Eks Ketua BEM FH UBK Terancam Sanksi Kampus, Tim Investigasi Ungkap Aliran Dana

Eks Ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya Kediri (UBK) terancam sanksi dari kampus setelah tim investigasi mengungkap aliran dana terkait aksi demonstrasi mahasiswa pada 15 Juni 2026. Berdasarkan hasil investigasi, uang senilai Rp20 juta diberikan kepada mantan Ketua BEM FEB UBK, Abdimaludin, setelah aksi demonstrasi berakhir. Temuan ini menimbulkan pertanyaan tentang integritas dan independensi organisasi mahasiswa.

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut Ketua Tim Investigasi Demo 15 Juni UBK, Eko Suryo S, uang tersebut diperoleh Abdimaludin melalui senior yang memiliki kedekatan dengan aparat kepolisian. Kesepakatan pemberian uang ini dilakukan sebelum aksi demonstrasi dimulai, namun uangnya diberikan setelah aksi selesai. Eko menjelaskan bahwa kesepakatan dibuat pada Senin (15/6/2026) pagi sebelum demonstrasi dimulai, yang melibatkan Abdimaludin selaku koordinator lapangan, dua senior alumni UBK, serta seorang yang diduga aparat kepolisian.

Dalam pertemuan tersebut, Abdimaludin disebut diminta mengalihkan lokasi demonstrasi yang semula direncanakan di depan Istana Merdeka menuju Gedung DPR RI. Sebagai imbalannya, ia dijanjikan uang yang akan diberikan setelah aksi selesai. Namun, aksi demonstrasi mahasiswa UBK tetap berlangsung di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan dan tidak berpindah ke DPR RI.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang berkaitan dengan kejadian ini:

Abdimaludin menerima uang Rp20 juta setelah aksi demonstrasi selesai, yang diserahkan secara tunai oleh salah satu seniornya di sebuah kafe di kawasan Cikini, Jakarta Pusat. Uang tersebut diberikan sebagai imbal balik kesepakatan untuk mengalihkan lokasi demonstrasi. Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar, menilai kasus tersebut lebih berpotensi berujung pada sanksi administratif dari kampus dibanding proses pidana.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menimbulkan dampak signifikan bagi pihak terkait, terutama UBK dan organisasi mahasiswa. Sanksi administratif yang mungkin diterapkan oleh kampus dapat mempengaruhi reputasi dan integritas organisasi mahasiswa. Selain itu, kejadian ini juga menimbulkan pertanyaan tentang peran aparat kepolisian dalam aksi demonstrasi mahasiswa.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepan, UBK dan organisasi mahasiswa harus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan kegiatan. Kejadian ini juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi dalam organisasi mahasiswa untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa depan. Abdimaludin dan pihak terkait lainnya harus siap menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/nasional/7846784/tim-investigasi-ungkap-aliran-dana-ke-eks-ketua-bem-fh-ubk-pengamat-bisa-disanksi-kampus, without altering the facts of the original article.

Hari Tasyrik 2026: Panduan Lengkap Amalan, Zikir, dan Larangan yang Wajib Diketahui

Amalan Hari Tasyrik

Beberapa amalan yang dapat dilakukan pada hari tasyrik antara lain: Menyembelih hewan kurban bagi umat Muslim yang mampu. Menikmati hidangan makanan dari hasil sembelihan dan disajikan kepada orang-orang sekitar. Membaca tasmiyah (bismillah) dan takbir saat menyembelih hewan kurban. Berdoa dan memuji Allah SWT ketika makan dan minum. Memperbanyak bacaan zikir, tahlil, tahmid, dan takbir.

Mengapa Hari Tasyrik Penting?

Hari Tasyrik penting karena merupakan hari untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Dengan melakukan amalan-amalan yang telah disebutkan, umat Muslim dapat mendulang pahala dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu, hari tasyrik juga merupakan hari untuk berbagi dengan orang lain, yaitu dengan menyembelih hewan kurban dan membagikan dagingnya kepada orang-orang yang membutuhkan.

Dampak Hari Tasyrik

Dampak dari hari tasyrik adalah meningkatkan kesadaran umat Muslim untuk berbagi dengan orang lain dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu, hari tasyrik juga dapat memperkuat tali silaturahmi antara umat Muslim dengan melakukan kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan.

Larangan pada Hari Tasyrik

Namun, ada beberapa hal yang dilarang atau menjadi pantangan agama pada hari tasyrik. Pertama adalah hukumnya haram untuk berpuasa. Selama hari tasyrik ini, umat Islam dilarang menjalankan puasa qada maupun puasa sunnah apa pun. Menjalankan puasa sunnah di tiga hari setelah perayaan Idul Adha tidak diperbolehkan di hari Tasyrik, baik puasa Senin-Kamis, puasa Daud, puasa qadha, atau puasa sunnah lainnya. Allah SWT berfirman, “Dan di antara mereka ada orang yang berdoa, ‘Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.'” (QS Al Baqarah ayat 201) Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga bersabda, “Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan hari zikir.” Berikut bacaan zikir yang umum diamalkan saat Hari Tasyrik: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، لَا

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menjalankan amalan-amalan pada hari tasyrik, umat Muslim harus senantiasa meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan berbagi dengan orang lain. Dengan demikian, umat Muslim dapat mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529125405-29-738730/hari-tasyrik-2026-amalan-bacaan-zikir-dan-larangannya, without altering the facts of the original article.

3 Kesalahan Masak Jeroan Sapi yang Bikin Bau Amis Tak Hilang

Jeroan sapi menjadi salah satu bahan makanan yang banyak diolah saat Idul Adha. Mulai dari paru, babat, usus hingga limpa kerap dijadikan soto, gulai, sate sampai sambal goreng favorit keluarga. Namun, banyak orang masih mengeluhkan aroma amis atau prengus yang tetap muncul meski sudah memakai banyak rempah. Padahal, rahasia mengolah jeroan bukan hanya soal jahe atau serai, tetapi juga terletak pada teknik penanganannya sejak awal.

Langsung merebus jeroan setelah dicuci adalah kesalahan yang sering terjadi. Teknik perebusan bertahap sering digunakan saat mengolah jeroan untuk membantu mengurangi aroma menyengat. Salah satu cara yang banyak dilakukan adalah memasukkan jeroan saat air masih dingin atau hangat, lalu memanaskannya perlahan hingga mendidih. Setelah direbus sekitar 10-15 menit, air rebusan pertama biasanya dibuang karena cenderung mengandung lemak dan aroma yang cukup kuat.

Momen Penentu di Menit Awal

Sebab, uap rebusan bisa membuat aroma menyengat bertahan lebih lama. Sebagian orang memilih tidak menutup panci terlalu rapat ketika perebusan pertama berlangsung agar aroma tajam dapat keluar bersama uap panas. Cara ini memang bukan aturan wajib, tetapi cukup sering dipakai saat mengolah jeroan agar bau prengus tidak terlalu kuat.

Menambahkan garam sejak awal sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Namun, sebagian orang memilih menambahkan garam setelah perebusan pertama selesai agar rasa dan tekstur jeroan tetap terjaga. Penggunaan garam berlebihan di tahap awal juga dapat membuat rasa jeroan menjadi terlalu tajam sebelum bumbu lain meresap sempurna.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Jeruk nipis atau cuka cukup populer digunakan untuk membantu mengurangi aroma amis pada jeroan. Kandungan asamnya dapat membantu menetralisir bau yang kuat. Meski begitu, penggunaan berlebihan juga kurang disarankan karena bisa memengaruhi tekstur dan rasa alami jeroan. Biasanya, jeroan cukup dilumuri jeruk nipis selama beberapa menit sebelum dibilas kembali menggunakan air bersih.

Sejumlah penjual soto memilih merebus jeroan secara terpisah sebelum dicampurkan ke kuah utama. Setelah direbus, jeroan biasanya didiamkan sejenak agar aroma tajam berkurang terlebih dahulu. Cara ini dinilai membantu rasa kuah tetap lebih bersih dan tidak terlalu prengus.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Setelah direbus, jeroan sebaiknya tidak langsung ditutup rapat saat masih sangat panas. Membiarkannya sedikit mendingin sebelum disimpan dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih di dalam wadah. Panduan keamanan pangan juga menyarankan makanan matang disimpan pada suhu yang aman agar kualitasnya tetap terjaga. Jika tidak langsung dimasak, simpan jeroan dalam wadah tertutup di kulkas atau freezer.

Penggunaan banyak rempah belum tentu membuat jeroan otomatis bebas bau amis. Teknik pembersihan, perebusan bertahap dan pengolahan yang tepat justru menjadi faktor yang lebih penting. Dengan cara yang benar, jeroan sapi bisa terasa lebih gurih, empuk dan tetap nikmat disantap tanpa aroma menyengat yang berlebihan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam mengolah jeroan sapi, perlu dipahami bahwa setiap langkah pengolahan memiliki peran penting dalam menentukan hasil akhir. Oleh karena itu, memahami teknik pengolahan jeroan yang tepat dapat membantu menghasilkan hidangan yang lezat dan bebas dari aroma amis yang tidak diinginkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529143758-29-738782/kesalahan-masak-ini-bisa-bikin-jeroan-sapi-tetap-bau-amis, without altering the facts of the original article.

Sapi Kurban Prabowo-Gibran Disembelih di IKN, Basuki: Ini Bagian dari Ibadah

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Negara IKN pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan ini juga diiringi dengan penyaluran ribuan paket daging kurban kepada masyarakat sekitar IKN dan para pekerja di kawasan pembangunan IKN. Salah satu sapi kurban yang disembelih berasal dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran. Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa penyembelihan hewan kurban ini merupakan bagian dari ibadah.

Momen Penentu di Idul Adha Perdana IKN

Salat Iduladha dilaksanakan di Masjid Negara IKN dengan khotbah yang disampaikan oleh Ust. KH. Athian Ali M. Da’i, Lc., M.A., Ketua Forum Ulama Umat Indonesia. Dalam khotbahnya, ia menyampaikan bahwa setiap orang beriman akan menghadapi ujian dari Allah SWT dan bahwa ukuran keimanan seorang muslim tercermin dari kecintaannya kepada Allah SWT yang melebihi kecintaannya terhadap dunia dan seluruh isinya.

Usai pelaksanaan salat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hewan kurban. Tahun ini, terkumpul 29 ekor sapi dan 9 ekor kambing dari para shohibul kurban. Dari jumlah tersebut, dua ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia dan satu ekor sapi merupakan bantuan kemasyarakatan Wakil Presiden Republik Indonesia. Sebanyak 13 ekor sapi didistribusikan ke sejumlah kecamatan dalam wilayah delineasi IKN.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut beberapa fakta terkait penyelenggaraan Idul Adha di IKN:

1. Sapi kurban dari Presiden Prabowo dan Wapres Gibran disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat sekitar IKN.

2. Pelaksanaan kurban di IKN juga melibatkan peternak lokal, seperti Rosibul Aklil dari Samboja, yang menyatakan bahwa pembelian ternak untuk kebutuhan kurban memberikan manfaat bagi usahanya.

3. Melalui pelaksanaan kurban tahun ini, diperkirakan akan disalurkan sebanyak 4895 paket daging kurban dialokasikan bagi masyarakat di sembilan desa dan kelurahan sekitar IKN, serta 1.090 paket disalurkan kepada para pekerja di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pelaksanaan Idul Adha di IKN tidak hanya menjadi momentum ibadah bersama, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat tali silaturahmi dan kepedulian sosial antara masyarakat sekitar IKN. Dengan melibatkan peternak lokal dan mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat dan pekerja, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya berbagi dan kepedulian sosial.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam kesempatan tersebut, Basuki Hadimuljono juga menyampaikan harapannya bahwa kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari budaya masyarakat IKN. Dengan demikian, IKN tidak hanya menjadi ibu kota negara yang baru, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia dalam hal kesadaran sosial dan kepedulian terhadap sesama.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260529130218-30-738732/penampakan-sapi-prabowo-gibran-disembelih-di-ikn-basuki-ucapkan-ini, without altering the facts of the original article.

Industri Syariah di Ujung Tanduk: Spin Off dan Strategi Bertahan di Tengah Gejolak

Industri syariah saat ini berada di ujung tanduk dengan gejolak pasar modal dan melemahnya rupiah. Spin off, strategi yang diambil oleh beberapa emiten untuk memisahkan bisnis syariah mereka, menjadi salah satu cara untuk bertahan di tengah tekanan ekonomi. Namun, nasib spin off dan daya tahan industri syariah masih menjadi tanda tanya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pasar modal Indonesia mengalami tekanan besar dalam beberapa waktu terakhir. Melemahnya rupiah terhadap dolar AS dan ketidakpastian ekonomi global membuat investor semakin berhati-hati dalam berinvestasi. Hal ini berdampak langsung pada industri syariah yang mayoritas produknya berbasis pada investasi dan keuangan.

Beberapa emiten syariah telah melakukan spin off untuk memisahkan bisnis syariah mereka dari bisnis konvensional. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan bisnis syariah. Namun, proses spin off tidaklah mudah dan memerlukan perencanaan yang matang.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian ini berbeda:

Pertama, industri syariah memiliki potensi besar untuk tumbuh di Indonesia. Dengan populasi muslim yang besar, industri syariah memiliki peluang untuk meningkatkan pangsa pasarnya.

Kedua, spin off menjadi salah satu strategi yang diambil oleh emiten syariah untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan bisnis syariah.

Ketiga, tekanan ekonomi global dan melemahnya rupiah membuat industri syariah harus lebih berhati-hati dalam mengelola bisnisnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

MENGAPA

Tekanan ekonomi global dan melemahnya rupiah memiliki dampak besar pada industri syariah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk ketidakpastian ekonomi global dan perubahan kebijakan moneter.

Kebijakan moneter yang berubah-ubah membuat investor semakin berhati-hati dalam berinvestasi. Hal ini berdampak langsung pada industri syariah yang mayoritas produknya berbasis pada investasi dan keuangan.

DAMPAK

Dampak dari tekanan ekonomi global dan melemahnya rupiah pada industri syariah sangat besar. Industri syariah harus lebih berhati-hati dalam mengelola bisnisnya dan meningkatkan efisiensi untuk bertahan di tengah tekanan ekonomi.

Spin off menjadi salah satu strategi yang dapat diambil oleh emiten syariah untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan bisnis syariah. Namun, proses spin off tidaklah mudah dan memerlukan perencanaan yang matang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Industri syariah masih memiliki jalan panjang untuk ditempuh dalam menghadapi tekanan ekonomi global dan melemahnya rupiah. Dengan strategi yang tepat dan perencanaan yang matang, industri syariah dapat bertahan dan bahkan tumbuh di tengah tekanan ekonomi.

Emiten syariah harus lebih berhati-hati dalam mengelola bisnisnya dan meningkatkan efisiensi untuk bertahan di tengah tekanan ekonomi. Spin off menjadi salah satu strategi yang dapat diambil oleh emiten syariah untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan bisnis syariah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260526211755-31-738266/video-arah-spin-off-daya-tahan-industri-syariah-di-tengah-gejolak, without altering the facts of the original article.

Penipuan Travel Umrah Rp12,14 Miliar: Korban Bertambah, Polisi Masih Buru Pelaku

Kasus penipuan travel umrah dengan nilai kerugian mencapai Rp12,14 miliar kembali terjadi. Ahmad Syah Farhan (ASF), pemilik Hanania Travel, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. ASF diduga melakukan penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah yang mengakibatkan puluhan orang menjadi korban.

Apa yang Terjadi?

Polda Metro Jaya resmi menetapkan ASF sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah pada 29 Mei 2026. ASF langsung ditahan di Rumah Tahanan Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya. Sebelumnya, ASF dilaporkan oleh para korban calon jemaah umrah ke Polda Metro Jaya pada Kamis malam lalu. Para korban sepakat menyelesaikannya di kantor polisi setelah tidak ada kejelasan mengenai keberangkatan umrah dan uang mereka.

Dalam laporan yang diterima polisi, salah satu pelapor berinisial JSP melaporkan adanya 128 orang korban dengan total kerugian mencapai sekitar Rp12,145 miliar. Penyidik telah memeriksa 33 orang saksi terkait laporan JSP tersebut. Selain itu, ada laporan kedua dari NN dengan kerugian Rp 78,8 juta yang masih dalam proses penyelidikan.

Mengapa dan Dampak

Kasus penipuan travel umrah ini terjadi karena adanya modus operandi yang dilakukan oleh pelaku dengan menjanjikan paket umrah kepada korban. Namun, kenyataannya, korban tidak diberangkatkan sesuai jadwal. Hal ini tentu sangat merugikan korban, terutama mereka yang telah menabung untuk melakukan ibadah umrah.

Dampak dari kasus ini adalah kerugian finansial yang dialami oleh korban. Selain itu, kasus ini juga dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap industri travel umrah. Oleh karena itu, pihak berwajib harus bekerja keras untuk mengungkap kasus ini dan memberikan keadilan kepada korban.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, Polda Metro Jaya masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kasus ini. ASF masih harus diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui keterlibatannya dalam kasus ini. Selain itu, pihak berwajib juga harus bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengembalikan kerugian yang dialami oleh korban.

Kasus penipuan travel umrah ini harus menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih travel umrah. Masyarakat harus memastikan bahwa travel umrah yang dipilih memiliki reputasi baik dan telah terdaftar di pihak berwajib. Dengan demikian, masyarakat dapat terhindar dari kasus penipuan seperti ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260601190920-29-739240/geger-penipuan-travel-umrah-rp1214-miliar-ini-kronologinya, without altering the facts of the original article.

3 Hal Penting tentang Mandi Wajib: Pengertian, Niat, dan Tata Cara yang Benar

Pengertian dan Niat Mandi Wajib

Mandi wajib memiliki beberapa jenis niat, yaitu niat mandi wajib umum, niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid, dan niat mandi wajib setelah nifas. Niat mandi wajib umum dilakukan karena keluarnya air mani, berhubungan suami istri, atau hadas besar lainnya. Niat mandi wajib untuk perempuan setelah haid dilakukan ketika darah haid berhenti mengalir sepenuhnya. Niat mandi wajib setelah nifas dilakukan ketika darah nifas berhenti atau sudah lewat masa 40 hari.

Tata Cara Mandi Wajib yang Benar

Tata cara mandi wajib yang benar menurut sunnah Rasulullah SAW adalah sebagai berikut: membaca bismillah dan berniat, mencuci kedua telapak tangan, membersihkan kemaluan dan area sekitar, mencuci tangan kiri, kembali berwudhu seperti wudhu salat, mengguyur kepala sebanyak 3 kali, mengguyur seluruh tubuh dimulai dari sisi kanan, memastikan air merata ke seluruh bagian tubuh, dan membasuh kaki.

Mengapa Mandi Wajib Penting?

Mandi wajib penting karena merupakan salah satu syarat sahnya pelaksanaan ibadah-ibadah tertentu. Selain itu, mandi wajib juga memiliki dampak besar pada kehidupan sehari-hari, yaitu membersihkan kotoran lahiriah dan membersihkan jiwa. Dengan melakukan mandi wajib, seseorang dapat menaati perintah Allah SWT dan meningkatkan kesucian dan kebersihan dirinya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Mandi wajib merupakan salah satu bentuk ibadah yang harus dilakukan secara rutin dan konsisten. Oleh karena itu, umat Muslim harus memahami tata cara dan ketentuan mandi wajib dengan baik. Dengan demikian, seseorang dapat melaksanakan mandi wajib dengan benar dan meningkatkan kesucian dan kebersihan dirinya. Selain itu, mandi wajib juga dapat membantu seseorang untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260603151029-29-739815/mandi-wajib-pengertian-niat-tata-cara-dan-hal-yang-membatalkannya, without altering the facts of the original article.

Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah: Lengkap dengan Arab, Latin, dan Arti yang Mendalam

Umat Islam di seluruh dunia kini bersiap menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 H yang jatuh pada 1 Muharam. Momen pergantian tahun Hijriah ini bukan sekadar perpindahan angka dalam kalender, melainkan waktu yang sangat istimewa untuk merenungkan perjalanan spiritual, memohon ampunan atas kesalahan yang lalu, serta memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan. Berdasarkan panduan syariah dan berbagai rujukan ulama, ada amalan yang dianjurkan dilakukan, yaitu membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.

Doa Akhir Tahun Hijriah: Penutup dengan Permohonan Ampun

Doa akhir tahun dibaca sebagai wujud rasa syukur atas segala nikmat yang diterima sekaligus permohonan ampunan atas segala khilaf, dosa, dan kekurangan selama satu tahun yang telah berlalu. Lafaz ini dikutip dari kitab Terjemah dan Fadhilah Majmu’ Syarif.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ اللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِي عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتُ عَلَى بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جُرْأَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ. فَإِنِّى أَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلَ. وَمَا عَمِلْتُ فِيهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِي عَلَيَّ الثَّوَابَ فَأَسْتَلُكَ. اللَّهُمَّ يَا كَرِيمُ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنّى وَلَا تَقْطَعُ رَجَائِي مِنْكَ يَا كَرِيمُ. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamÄ«n. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā wa maulānā Muḥammadin wa ‘alā ālihi wa á¹£aḥbihi wa sallam. Allāhumma mā ‘amiltu fÄ« hādhihis-sanati mimmā nahaitanÄ« ‘anhu falam atub minhu wa lam tarḍahu wa lam tansahu wa ḥalimta ‘alayya ba’da qudratika ‘alā ‘uqÅ«batÄ« wa da’autanÄ« ilat-taubati minhu ba’da jur’atÄ« ‘alā ma’á¹£iyatika. Fa innÄ« astaghfiruka faghfir lÄ«. Wa mā ‘amiltu fÄ«hā mimmā tarḍāhu wa wa’adtanÄ« ‘alaihits-tsawāba fa as’aluka. Allāhumma yā KarÄ«mu yā Dzal-Jalāli wal-Ikrām an tataqabbalahu minnÄ« wa lā taqá¹­a’ rajā’Ä« minka yā KarÄ«m. Wa shallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin an-nabiyyil-ummiyyi wa ‘alā ālihi wa á¹£aḥbihi wa sallama wal-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamÄ«n.

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah kukerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang aku belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar dengan kasih sayang-Mu, padahal sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa kepadaku. Engkau pun telah mengajakku untuk bertaubat sesudah aku melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, aku mohon ampunan-Mu, berilah ampunan kepadaku dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah kukerjakan selama tahun ini berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, aku mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi, dan kepada keluarga dan sahabatnya.”

Momen Penentu di Menit Akhir

Umat Islam dianjurkan membaca doa akhir tahun ini sebelum memasuki waktu pergantian tahun. Doa ini merupakan wujud rasa syukur dan permohonan ampunan kepada Allah SWT atas segala nikmat dan kesalahan yang telah dilakukan selama satu tahun yang telah berlalu.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun Hijriah merupakan tradisi yang dilakukan oleh umat Islam di seluruh dunia. Doa-doa ini diharapkan dapat membawa umat Islam lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan atas kesalahan yang telah dilakukan, dan memanjatkan doa kebaikan untuk masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, umat Islam diharapkan dapat meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT. Dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun, umat Islam dapat memohon ampunan dan bimbingan Allah SWT dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615131724-29-742933/doa-akhir-dan-awal-tahun-hijriah-bacaan-lengkap-arab-latin-dan-arti, without altering the facts of the original article.

5 Ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang Bisa Anda Kirim ke Keluarga, Kerabat, dan Rekan Kerja

Momen Penentu di Awal Tahun Hijriah

Pada awal tahun Hijriah ini, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan refleksi diri dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Salah satu tradisi yang kerap dilakukan adalah saling mengirim ucapan Tahun Baru Islam kepada keluarga, sahabat, kerabat, hingga rekan kerja. Ucapan-ucapan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan harapan baru di tahun yang akan datang. Berikut beberapa contoh ucapan Tahun Baru Islam 2026 yang bisa dibagikan: * Selamat Tahun Baru Islam 1448 H. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan untuk keluarga kita sepanjang tahun ini. * Di awal tahun Hijriah ini, semoga keluarga kita selalu diberikan perlindungan, rezeki yang halal, dan hati yang penuh rasa syukur. Selamat Tahun Baru Islam 2026. * Selamat 1 Muharram 1448 H. Semoga setiap langkah keluarga kita selalu dipenuhi kemudahan, kedamaian, dan keberkahan dari Allah SWT.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Tahun Baru Islam memiliki makna yang mendalam bagi umat Muslim. Momentum ini menjadi kesempatan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperbaiki hubungan dengan sesama. Dengan demikian, umat Muslim diharapkan dapat menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat. Dalam menyambut tahun Hijriah yang baru, umat Muslim dianjurkan untuk meningkatkan semangat dan harapan baru. Tahun baru adalah kesempatan untuk menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat bagi sesama. Semoga keluarga kita semakin harmonis, rukun, dan dekat dengan Allah SWT.

Tiga Fakta yang Bikin Tahun Baru Islam Berbeda

Berikut beberapa fakta yang membuat Tahun Baru Islam berbeda: * Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026. * Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Muslim untuk melakukan refleksi diri dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. * Tahun Baru Islam bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga mengingatkan pada peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan nilai perjuangan, pengorbanan, dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menyambut tahun Hijriah yang baru, umat Muslim masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Namun, dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperbaiki hubungan dengan sesama, umat Muslim diharapkan dapat menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat bagi masyarakat. Semoga tahun ini menjadi awal yang lebih baik bagi keluarga kita, dengan kesehatan yang terjaga dan rezeki yang semakin berkah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260615114024-29-742880/ucapan-tahun-baru-islam-2026-untuk-keluarga-kerabat-dan-rekan-kerja, without altering the facts of the original article.

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026: Ini Dampaknya

PBNU atau Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengumumkan bahwa 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Penetapan ini berbeda dengan pemerintah dan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Muharram jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. PBNU melakukan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, dan tidak melihat hilal, sehingga 1 Muharram 1448 H ditetapkan pada Rabu, 17 Juni 2026.

Penetapan 1 Muharram 1448 H oleh PBNU

Lembaga Falakiyah PBNU menyatakan telah menyelenggarakan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, dan tidak melihat hilal. Berdasarkan hasil rukyatul hilal tersebut, PBNU menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Surat penetapan ini dikeluarkan oleh Lembaga Falakiyah PBNU dengan nomor 146/PB.08/A.II.11.13/13/06/2026.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, dan menetapkan libur nasional untuk memperingati Tahun Baru Hijriah. Sementara itu, Muhammadiyah juga menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026, sebagaimana tertera dalam Kalender Hijriah Global Tunggal.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penetapan 1 Muharram 1448 H yang berbeda antara PBNU, pemerintah, dan Muhammadiyah dapat menimbulkan perbedaan dalam pelaksanaan ibadah dan perayaan Tahun Baru Hijriah. Meskipun demikian, umat muslim di Indonesia tetap diharapkan untuk menjalankan ibadah dan perayaan dengan penuh kesadaran dan kesabaran. PBNU juga mengajak umat muslim untuk berdoa agar diberi kebaikan pada tahun yang baru.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Perbedaan penetapan 1 Muharram 1448 H antara PBNU, pemerintah, dan Muhammadiyah menunjukkan bahwa masih ada jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai kesepakatan dan keseragaman dalam pelaksanaan ibadah dan perayaan keagamaan di Indonesia. Namun, dengan kesadaran dan kesabaran, umat muslim di Indonesia dapat menjalankan ibadah dan perayaan dengan penuh makna dan kebersamaan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260616130536-29-743139/pbnu-tetapkan-1-muharram-1448-h-jatuh-rabu-17-juni-2026, without altering the facts of the original article.