Pemkab Sidoarjo Fokus Keamanan Makanan Anak, Luncurkan Program Sertifikasi Seluruh Dapur MBG untuk Pastikan Gizi dan Kebersihan Terjamin

Pemkab Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk menjamin keamanan makanan bagi anak-anak melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokus utama adalah memastikan setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar higiene dan sanitasi yang ketat.

Proses Sertifikasi dan Pendampingan Intensif

Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemkab Sidoarjo mengeluarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi semua dapur yang terlibat dalam program MBG. Sertifikasi ini menjadi syarat wajib bagi setiap fasilitas penyedia makanan agar dapat berpartisipasi dalam program nasional MBG. Proses sertifikasi tidak hanya melibatkan audit standar, tetapi juga pendampingan intensif dari tenaga kesehatan dan petugas kebersihan yang bertugas membantu pengelola dapur SPPG dalam memenuhi semua persyaratan.

Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, 142 SPPG telah berhasil mengantongi SLHS. Lima unit masih dalam tahap pengajuan, sementara dua unit berada pada tahap akhir penerbitan sertifikat. Sementara itu, tiga dapur SPPG belum mengajukan permohonan SLHS, sehingga Pemkab Sidoarjo terus mendorong mereka untuk segera mematuhi standar yang ditetapkan.

Peran Bupati Subandi dalam Memastikan Standar Kebersihan

Bupati Subandi menegaskan bahwa pemenuhan standar higiene dan sanitasi pada dapur penyedia makanan adalah aspek krusial yang tidak boleh diabaikan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan seluruh SPPG beroperasi sesuai standar mutu kesehatan lingkungan demi mencegah risiko kontaminasi pangan pada penerima manfaat. Komitmen ini mencerminkan perhatian serius Pemkab Sidoarjo terhadap kesehatan anak-anak yang menjadi target program MBG.

Manfaat Sertifikasi bagi Program MBG

Dengan adanya SLHS, setiap fasilitas penyedia makanan dapat menjamin bahwa proses produksi makanan telah mematuhi protokol kebersihan yang ketat. Hal ini secara langsung meningkatkan kualitas gizi yang disajikan kepada anak-anak, sekaligus mengurangi potensi risiko penyakit akibat kontaminasi makanan. Sertifikasi juga membantu pemerintah daerah dalam memantau dan mengevaluasi kinerja setiap dapur, sehingga program MBG dapat berjalan lebih efisien dan transparan.

Langkah Selanjutnya: Memastikan Semua Dapur Memenuhi Persyaratan

Pemkab Sidoarjo terus mengawasi proses sertifikasi dengan memberikan pendampingan intensif kepada pengelola dapur SPPG. Upaya ini bertujuan memastikan bahwa setiap fasilitas penyedia makanan tidak hanya memenuhi standar kebersihan, tetapi juga mampu mempertahankan kualitas tersebut dalam jangka panjang. Melalui pendekatan proaktif, pemerintah daerah berharap dapat meminimalisir potensi risiko kesehatan dan memastikan keberlanjutan program MBG.

Dampak Positif bagi Masyarakat Sidoarjo

Keamanan makanan yang terjamin bagi anak-anak berpotensi meningkatkan kesehatan dan perkembangan fisik mereka. Dengan gizi yang cukup dan aman, anak-anak akan memiliki energi yang lebih baik untuk belajar dan beraktivitas. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap program MBG juga akan meningkat, sehingga partisipasi dalam program tersebut dapat terus bertambah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/jatim/565568/keamanan-makanan-anak-jadi-perhatian-pemkab-sidoarjo-kejar-sertifikasi-seluruh-dapur-mbg, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *