3 Insight Penting yang Diperoleh Mahasiswa Unpad & Unpas Saat Kunjungan Eksklusif ke Bank BJB tentang Industri Perbankan

Mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Universitas Pasundan (Unpas) mendapat kesempatan unik untuk mengenal dunia perbankan melalui kunjungan eksklusif ke kantor pusat bank bjb pada hari Rabu, 4 November 2026. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk memahami fungsi perbankan, literasi keuangan, serta kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia kerja.

Pengantar Kunjungan: Menyongsong Peran Bank dalam Perekonomian

Kunjungan ini diadakan di ruang utama bank bjb, di mana puluhan mahasiswa disambut dengan sesi pengarahan tentang peran bank sebagai lembaga intermediasi. Dosen dari Universitas Padjadjaran, Ken Paramitha Aryana, menekankan bahwa bank tidak sekadar tempat menabung, melainkan juga perantara yang menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya melalui pembiayaan. Ia menambahkan bahwa perbankan memiliki kontribusi signifikan terhadap pembangunan dan perekonomian daerah.

Acara ini dinamakan “Banking Insight: Peran bank bjb sebagai BPD dan Membangun Kompetensi Unggul.” Dalam sesi tersebut, mahasiswa tidak hanya mendengar teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana bank menjalankan tugasnya di lapangan. Ken berharap mahasiswa dapat menginternalisasi bahwa bank berfungsi sebagai jantung keuangan masyarakat, bukan sekadar tempat menyimpan uang.

Fokus Literasi Keuangan dan Kompetensi Digital

Selama kunjungan, mahasiswa diberikan pemahaman mendalam mengenai fungsi perbankan. Mereka mempelajari bagaimana bank mengelola dana, memfasilitasi kredit, dan menyediakan layanan keuangan yang beragam. Dosen menekankan pentingnya literasi finansial, mengingat produk dan layanan perbankan kini semakin beragam. Dengan pemahaman yang kuat, mahasiswa dapat membuat keputusan keuangan yang bijak di masa depan.

Selain itu, diskusi juga menyoroti kompetensi yang diperlukan di dunia kerja. Ken menilai integritas, mental yang kuat, dan kemampuan bertahan menghadapi perubahan—atau resiliensi—sebagai kualitas utama yang harus dimiliki mahasiswa. Ia juga mengingatkan bahwa kemudahan teknologi tidak boleh membuat mahasiswa terlena; sebaliknya, mereka harus terus mengembangkan kemampuan diri.

Peran Bank BJB sebagai Badan Penyelenggara Dana (BPD)

Bank bjb berfungsi tidak hanya sebagai bank komersial, tetapi juga sebagai Badan Penyelenggara Dana. Dalam kapasitas ini, bank membantu masyarakat menabung, memfasilitasi aliran dana, dan menyalurkan kredit kepada sektor produktif. Dosen menekankan bahwa pemahaman tentang peran BPD penting bagi mahasiswa yang ingin berkarir di bidang keuangan atau pengelolaan aset.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa melihat langsung bagaimana bank menyalurkan dana masyarakat ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Mereka juga mempelajari proses evaluasi kredit, manajemen risiko, dan bagaimana bank menjaga likuiditas serta profitabilitas.

Dampak Jangka Panjang bagi Mahasiswa dan Perekonomian Daerah

Pengalaman ini diharapkan dapat meningkatkan literasi finansial mahasiswa. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang fungsi bank, mereka dapat membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas, baik dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Lebih jauh, pengetahuan ini dapat memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam perekonomian lokal.

Selain itu, mahasiswa yang memahami peran bank sebagai BPD akan lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Mereka akan memiliki wawasan tentang bagaimana lembaga keuangan beroperasi, serta keterampilan yang diperlukan untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah. Hal ini sejalan dengan tujuan pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap pakai.

Kesimpulan: Menjadi Mahasiswa Berkompetensi di Era Digital

Kunjungan eksklusif ke bank bjb memberikan mahasiswa Unpad dan Unpas perspektif baru tentang industri perbankan. Dosen Ken Paramitha Aryana menekankan pentingnya integritas, mental kuat, dan resiliensi sebagai kompetensi utama. Dengan pemahaman tentang fungsi bank sebagai intermediasi dan BPD, mahasiswa dapat mengembangkan literasi finansial yang solid dan siap menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Semoga pengalaman ini menjadi batu loncatan bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan diri, tidak hanya dalam hal teknologi, tetapi juga dalam hal soft skill yang esensial. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi secara positif terhadap pembangunan ekonomi daerah dan memajukan industri perbankan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/kampus-360/1189059/kunjungan-ke-bank-bjb-mahasiswa-unpad-dan-unpas-dibekali-pemahaman-industri-perbankan, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *