Pemkab Badung Gandeng BPKP Bali Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan, Target Transparansi Anggaran 2024

Pemkab Badung Gandeng BPKP Bali Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan, Target Transparansi Anggaran 2024 menjadi sorotan utama dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan desa di wilayah tersebut. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 19 Oktober 2026, di Ruang Pertemuan Kerta Gosana, Kantor Bupati Badung, dan menampung 180 peserta yang berasal dari berbagai unsur pemerintahan desa.

Agenda Workshop dan Tema Utama

Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 ini mengusung tema “Tata Kelola Keuangan Desa yang Berkualitas dalam Rangka Peningkatan Kemandirian Desa yang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa”. Pusat perhatian acara adalah bagaimana desa dapat memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dan sosial, sekaligus memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan dapat dipakai secara efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Agenda workshop memuat beberapa sesi penting, termasuk penguatan administrasi keuangan, pemanfaatan evaluasi sebagai alat perbaikan program, serta strategi pemberdayaan masyarakat. Setiap sesi dirancang untuk memberikan pelatihan praktis bagi peserta, sehingga mereka dapat segera mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh ke dalam kegiatan sehari-hari di desa masing-masing.

Peran BPKP Bali dan Kerja Sama Lintas Pemerintahan

Workshop ini bersinergi dengan Perwakilan BPKP Provinsi Bali, yang turut hadir dan memberikan kontribusi pada diskusi. Kehadiran BPKP Bali menegaskan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam memperkuat sistem keuangan desa. Kerja sama ini tidak hanya terbatas pada penyampaian materi, tetapi juga melibatkan pertukaran pengalaman dan best practice antara Badung dan Bali dalam mengelola keuangan desa.

Dengan melibatkan berbagai unsur perbekel, sekretaris desa, ketua BPD, camat, serta perwakilan OPD, workshop ini menciptakan platform yang holistik. Setiap lapisan pemerintahan dapat saling bertukar informasi dan mengidentifikasi tantangan serta peluang yang ada di tingkat desa, sehingga upaya perbaikan dapat dilakukan secara terpadu.

Kesadaran tentang Peran Desa dalam Pembangunan Daerah

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Badung, Luh Suryaniti, Bupati Badung menegaskan bahwa desa merupakan garda terdepan pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa tata kelola keuangan desa yang berkualitas merupakan fondasi penting untuk memastikan pembangunan desa berjalan efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen memastikan desa tidak hanya menjadi penerima program, tetapi juga mampu mandiri, berinovasi, dan memberdayakan masyarakatnya secara berkesinambungan.

Penekanan Bupati Badung pada peran desa juga menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat sebagai bagian integral dari setiap program pembangunan. Dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan, diharapkan tercipta rasa kepemilikan dan tanggung jawab yang lebih tinggi terhadap hasil pembangunan.

Poin Penting yang Ditekankan dalam Workshop

Workshop ini menyoroti beberapa poin penting yang menjadi fokus utama pelatihan. Pertama, penguatan administrasi keuangan desa menjadi kunci untuk memastikan setiap transaksi keuangan terdokumentasi dengan baik dan dapat diaudit. Kedua, pemanfaatan evaluasi sebagai alat perbaikan program membantu desa untuk menilai efektivitas program yang telah dilaksanakan dan melakukan penyesuaian bila diperlukan. Ketiga, peningkatan kemandirian lewat potensi lokal menuntut desa untuk mengidentifikasi dan mengembangkan sumber daya yang dimiliki, baik itu pertanian, pariwisata, maupun kerajinan tangan.

Keempat, pemberdayaan masyarakat menjadi elemen yang tidak dapat dipisahkan dari setiap program pembangunan desa. Melalui pelatihan, sosialisasi, dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung inovasi dan pertumbuhan ekonomi lokal. Semua poin tersebut saling terkait dan membentuk kerangka kerja yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa.

Target Transparansi Anggaran 2024 dan Implikasi Jangka Panjang

Workshop ini juga menyoroti target transparansi anggaran 2024, yang menjadi indikator penting bagi pemerintah Kabupaten Badung dalam menilai sejauh mana kebijakan fiskal dapat dijalankan secara terbuka dan akuntabel. Dengan menetapkan target ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap penggunaan anggaran desa. Selain itu, target transparansi ini juga menjadi dasar bagi evaluasi berkelanjutan, sehingga setiap perbaikan dapat diukur dan dipantau secara sistematis.

Implikasi jangka panjang dari target transparansi anggaran 2024 adalah terciptanya budaya keuangan yang lebih baik di tingkat desa. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi desa, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan menurunkan risiko penyalahgunaan dana. Dengan demikian, desa dapat lebih berfokus pada pengembangan potensi lokal yang berkelanjutan.

Manfaat dan Dampak bagi Masyarakat Desa

Manfaat utama dari workshop ini bagi masyarakat desa adalah peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Dengan pengetahuan yang diperoleh, para pengelola desa dapat mengelola anggaran dengan lebih cermat, menghindari penyimpangan, dan memastikan bahwa dana publik dialokasikan sesuai prioritas pembangunan. Dampaknya, masyarakat desa akan merasakan peningkatan layanan publik, seperti perbaikan infrastruktur, peningkatan fasilitas kesehatan, dan program pendidikan yang lebih terfokus.

Selain itu, workshop ini juga memperkuat rasa tanggung jawab dan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Melalui keterlibatan aktif, masyarakat dapat memantau penggunaan anggaran secara langsung, sehingga tercipta hubungan yang lebih transparan antara pemerintah desa dan warga. Hal ini pada gilirannya dapat meningkatkan kepercayaan publik dan meminimalisir potensi konflik sosial.

Kesimpulan dan Harapan ke Depan

<p

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/pemkab-badung/607450/workshop-evaluasi-pengelolaan-keuangan-sinergi-pemkab-badung-dengan-perwakilan-bpkp-bali, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *