Kubu Sarwendah Menanggapi Tuduhan Bukti Hak Asuh dari Ruben: “Tidak Ada yang Istimewa”, Pernyataan Kontroversial yang Menambah Ketegangan dalam Perebutan Hak Asuh
Kubu Sarwendah menanggapi tuduhan bukti hak asuh dari Ruben: “Tidak Ada yang Istimewa”, Pernyataan Kontroversial yang Menambah Ketegangan dalam Perebutan Hak Asuh.
Reaksi Kubu Sarwendah terhadap Bukti 61 yang Diajukan Ruben Onsu
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (21/10), Kubu Sarwendah mengungkapkan ketidakpuasan terhadap bukti yang diserahkan oleh pihak Ruben Onsu. Menurut Chris Sam Siwu, pengacara Kubu Sarwendah, tidak ada satu pun bukti yang menonjol atau mengejutkan. “Kami tidak menemukan hal yang istimewa dalam bukti-bukti tersebut,” ujarnya.
Chris menyoroti bahwa sebagian besar bukti yang diajukan Ruben berupa video potongan yang sudah beredar luas. Ia menilai video-video tersebut tidak utuh dan hanya menyampaikan opini yang dipengaruhi oleh pihak lain. “Video-video tersebut tampak seperti upaya penggiringan opini, tanpa menyajikan narasi lengkap,” tambahnya. Kubu Sarwendah menegaskan bahwa mereka akan mengajukan bukti surat pada minggu depan.
Jumlah Bukti yang Diajukan Ruben Onsu
Rabu (21/10) menjadi hari di mana pihak Ruben Onsu menyerahkan 48 bukti tambahan, menambah total bukti menjadi 61. Pihak Kubu Sarwendah menilai bukti-bukti tersebut tidak memiliki unsur yang menonjol. Mereka bersikap netral dan tidak mengomentari lebih lanjut, menekankan pentingnya proses yang adil dan tidak memihak.
Strategi Hukum Kubu Sarwendah dalam Persidangan Hak Asuh
Dalam persidangan, Kubu Sarwendah memilih pendekatan yang tenang. Chris Sam Siwu menyatakan, “Kami tidak mau berpolemik terlalu jauh. Kita hormati, minggu depan giliran dari pihak kami.” Pendekatan ini menunjukkan kepercayaan bahwa bukti surat yang akan diajukan akan lebih kuat dan mendukung klaim hak asuh. Kubu Sarwendah menekankan bahwa proses hukum harus berlangsung secara objektif, tanpa dipengaruhi oleh publikasi media sosial atau opini publik.
Dampak dan Tension yang Meningkat di Lingkungan Hak Asuh
Perdebatan antara Kubu Sarwendah dan Ruben Onsu menambah ketegangan di antara kedua belah pihak. Tuduhan bahwa bukti yang diserahkan Ruben tidak lengkap atau tidak utuh menimbulkan kecurigaan akan integritas proses hukum. Kubu Sarwendah, dengan sikap tenang, berusaha menjaga kredibilitasnya di mata pengadilan dan publik. Namun, ketegangan ini tetap mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai keadilan dalam perkara hak asuh.
Perkembangan Selanjutnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Setelah persidangan Rabu (21/10), Kubu Sarwendah akan mengajukan bukti surat pada minggu depan. Proses ini diharapkan dapat memperjelas posisi mereka dan menyeimbangkan bukti yang telah diajukan Ruben. Pihak Kubu Sarwendah menekankan bahwa mereka bersiap untuk menghadapi setiap perkembangan hukum, sambil menjaga integritas proses.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20261021162140-234-1418052/kubu-sarwendah-komentari-61-bukti-dari-ruben-soal-hak-asuh-anak, without altering the facts of the original article.