Boris Bokir Buka Tabir Kenakalan Masa Kecilnya, Serta Bagikan Metode Didik Anak yang Membentuk Karakternya Sekarang

Boris Bokir mengungkapkan kenakalan masa kecilnya dan metode mendidik anak yang membentuk karakternya sekarang, memberikan pandangan menarik bagi para penggemar dan orang tua.

Kenakalan Masa Kecil yang Tak Terlupakan

Ketika ditemui di Kemang, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/10/2026), Boris Bokir membagikan kisah kenakalan semasa kecilnya dengan candaan ringan. Ia menegaskan bahwa kenakalannya dulu lebih bersifat ringan dan tidak berhubungan dengan kesan berandalan. Salah satu contoh yang ia ceritakan adalah ketika ia dibayar les namun tidak pernah datang ke tempat les. “Nakalnya dulu paling saya ini, eh udah dibayarin les tapi nggak datang ke tempat les,” ungkap Boris Bokir dengan senyum. Cerita ini menunjukkan sisi kocak dan tidak terduga dari masa kecilnya, yang kini menjadi bahan candaan di dunia hiburan.

Boris Bokir juga menyebutkan bahwa kenakalan tersebut tidak pernah menimbulkan masalah serius. Ia menekankan bahwa kenakalan itu lebih bersifat “kasual” dan tidak pernah mengganggu jalannya pendidikan. Hal ini memperlihatkan bagaimana ia melihat masa kecilnya dari perspektif yang lebih ringan dan positif, sekaligus memberi inspirasi bagi para penggemar yang mungkin pernah mengalami kenakalan serupa.

Peran di Film “Yang Disebut Nakal”

Boris Bokir kini menampilkan peran Goklas Panjaitan, salah satu pelatih di Bina Laku, dalam film drama komedi “Yang Disebut Nakal.” Film ini diproduksi oleh DLK Pictures dan INHYPE Pictures. Ketika ditanya mengenai kesesuaian tema film dengan pengalaman kenakalan masa kecilnya, Boris Bokir mengatakan bahwa ia tidak terlalu relate dengan tema tersebut. Ia menilai bahwa pengalaman kenakalan yang ia alami lebih bersifat “ringan” dibandingkan dengan kisah yang diangkat dalam film.

Namun, peran yang ia mainkan tetap menjadi bagian penting dalam cerita. Goklas Panjaitan menjadi karakter yang memicu dinamika kelompok pelatih di Bina Laku, dan Boris Bokir menekankan pentingnya setiap karakter memiliki cara khas dalam merespons kejadian. Hal ini sejalan dengan arahan sutradara Benni Setiawan, yang menekankan bahwa “dalam sebuah kelompok, orang tidak selalu berpikir atau bereaksi dengan cara yang sama.”

Metode Mendidik Anak yang Tidak Dikategorikan Nakal

Selain berbagi kenakalan masa kecil, Boris Bokir juga membahas pendekatan uniknya dalam mendidik anak. Ia menekankan pentingnya memulai proses dengan mendengar aspirasi dan keinginan anak. “Mendidik anak supaya nggak nakal ya kita kasih taulah dengan cara mulai dengan mendengar aspirasinya dia bagaimana, maunya apa,” ujar Boris Bokir. Pendekatan ini menyoroti nilai komunikasi terbuka antara orang tua dan anak.

Menurut Boris Bokir, pola didikan orang tua zaman dulu cenderung searah, di mana anak mengikuti aturan tanpa banyak dialog. Ia memilih cara berbeda dengan menekankan pentingnya mendengarkan terlebih dahulu sebelum menentukan aturan. “Makanya kalau yang sekarang mungkin harus lebih banyak mendengarkan dulu. Baru dicari formulanya biar ada deal-nya gitu, biar ada perjanjiannya,” tambahnya. Pendekatan ini menekankan bahwa hubungan antara orang tua dan anak harus didasarkan pada kesepakatan dan komunikasi dua arah.

Dampak Positif Metode Mendidik Anak

Metode mendidik yang dipilih oleh Boris Bokir dapat membawa dampak positif bagi perkembangan karakter anak. Dengan mendengarkan aspirasi dan keinginan anak, orang tua dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan pribadi dan kreativitas. Pendekatan ini juga dapat mengurangi kemungkinan anak merasa tertekan atau terjebak dalam pola perilaku yang tidak sehat.

Selain itu, ketika anak merasa didengar dan dihargai, mereka cenderung mengembangkan rasa tanggung jawab dan kemandirian. Hal ini dapat memperkuat hubungan antara orang tua dan anak serta meningkatkan kepercayaan diri anak dalam mengambil keputusan. Metode ini juga membantu menciptakan atmosfer keluarga yang lebih harmonis dan penuh pengertian.

Kesimpulan dan Pesan Moral

Boris Bokir melalui kisah kenakalan masa kecil dan pendekatan mendidik anaknya mengajak kita merenungkan pentingnya komunikasi terbuka dan kesepakatan dalam hubungan keluarga. Kenakalan masa kecilnya yang ringan menjadi contoh bahwa setiap orang memiliki sisi kocak dan tidak selalu memerlukan hukuman berat. Sementara metode mendidik anak yang menekankan mendengarkan aspirasi dan keinginan anak menunjukkan bahwa hubungan orang tua dan anak dapat berkembang menjadi lebih harmonis dan penuh pengertian.

Dengan menonjolkan nilai komunikasi dan kesepakatan, Boris Bokir menunjukkan bahwa pendekatan yang berbeda dari pola tradisional dapat membawa dampak positif bagi perkembangan karakter anak. Hal ini menjadi pelajaran penting bagi para orang tua dan masyarakat luas untuk terus mencari cara terbaik dalam mendidik generasi mendatang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/showbiz/read/8318608/boris-bokir-bongkar-kenakalan-masa-kecil-dan-cara-didik-anak, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *