HJB Bojonegoro ke-349: Bupati Setyo Wahono Paparkan Target Ambisius untuk Pangan Nasional dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten

Hari Jadi Bojonegoro ke-349 menjadi sorotan utama ketika Bupati Setyo Wahono Paparkan Target Ambisius untuk Pangan Nasional dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten, menekankan pentingnya peran daerah dalam mencapai visi nasional. Acara yang berlangsung pada malam 19 Oktober 2026 di Pendopo Malowopati menampilkan tradisi penyemayaman api Kayangan Api, sekaligus menjadi panggung bagi rencana ambisius Bupati Setyo Wahono.

Tradisi Penyemayaman Api Kayangan Api sebagai Simbol Semangat Bojonegoro

Penyemayaman api di malam puncak prosesi Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-349 menjadi momen sakral. Api yang berasal dari geosite Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, disemayamkan di Pendopo Malowopati, kompleks Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Tradisi ini bukan sekadar rangkaian seremonial tahunan, melainkan simbol semangat perjuangan, pengabdian, dan kecintaan terhadap masyarakat daerah yang harus terus menyala. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengambilan Api Abadi Kayangan Api pada Sabtu (17/10/2026). Tradisi yang sarat nilai sejarah dan budaya tersebut melibatkan berbagai unsur adat dan kesenian tradisional, mulai dari Cucuk Lampah, tim Rontek, juru kunci, hingga Waranggono.

Setibanya di kawasan Kayangan Api, rombongan mengikuti prosesi penyambutan sebelum melanjutkan rangkaian ritual diiringi tabur bunga Waranggono. Juru kunci menyerahkan Api Abadi kepada Kepala Desa Sendangharjo untuk diteruskan kepada Camat Ngasem. Pada tahun ini, Pemkab Bojonegoro menerapkan konsep kirab yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya Api Abadi dikirab langsung dari Kayangan Api menuju pendopo kabupaten, kali ini perjalanannya dipermudah dan lebih terstruktur, menandai perubahan dalam pelaksanaan tradisi yang tetap menghargai nilai budaya.

Bupati Setyo Wahono Paparkan Target Ambisius untuk Pangan Nasional

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa Bojonegoro memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional. Ia menyoroti potensi lahan pertanian yang luas, diversifikasi tanaman, serta dukungan teknologi modern yang dapat meningkatkan produktivitas. Bupati Setyo Wahono Paparkan Target Ambisius untuk Pangan Nasional dengan menekankan bahwa setiap petani di kabupaten harus memiliki akses terhadap pelatihan dan fasilitas modern, sehingga produksi dapat mencapai level yang dapat menyalurkan surplus ke pasar nasional.

Target ambisius tersebut tidak hanya mengedepankan kuantitas, tetapi juga kualitas. Bupati Setyo Wahono menekankan pentingnya pengembangan varietas unggul, praktik pertanian berkelanjutan, dan sistem irigasi yang efisien. Dengan pendekatan holistik, ia berharap Bojonegoro dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memproduksi pangan yang berkelanjutan dan aman bagi konsumen.

Peningkatan Kesehatan Masyarakat sebagai Fokus Utama

Bupati Setyo Wahono Paparkan Target Ambisius untuk Pangan Nasional juga diiringi dengan rencana peningkatan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kesehatan masyarakat tidak dapat terpisah dari keamanan pangan. Oleh karena itu, program-program sanitasi, edukasi gizi, dan peningkatan akses layanan kesehatan akan menjadi prioritas. Bupati Setyo Wahono menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta untuk memastikan setiap warga mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.

Strategi peningkatan kesehatan masyarakat juga mencakup penguatan sistem kesehatan primer, peningkatan jumlah tenaga kesehatan, serta penyediaan fasilitas kesehatan yang lengkap. Dengan memperkuat sistem kesehatan, diharapkan tingkat penyakit menular dapat ditekan, sehingga produktivitas dan kualitas hidup masyarakat meningkat.

Peran Komunitas dalam Mewujudkan Target Ambisius

Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa pencapaian target ambisius untuk pangan nasional dan peningkatan kesehatan masyarakat memerlukan partisipasi aktif komunitas. Ia mengajak para petani, pengusaha, dan warga setempat untuk berkolaborasi dalam program-program pertanian dan kesehatan. Melalui forum diskusi, pelatihan, dan kerja sama lintas sektor, setiap individu dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi kabupaten.

Komunitas juga diharapkan menjadi agen perubahan dalam menjaga tradisi dan budaya. Penyemayaman api Kayangan Api, misalnya, tidak hanya menjadi ritual budaya, tetapi juga simbol semangat kolaborasi dan kesatuan. Dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, Bojonegoro dapat menjaga warisan budaya sambil maju menuju pembangunan berkelanjutan.

Potensi Ekonomi dan Dampak Positif bagi Kabupaten

Target ambisius untuk pangan nasional dan peningkatan kesehatan masyarakat akan memberikan dampak positif bagi perekonomian kabupaten. Peningkatan produksi pangan dapat menambah pendapatan petani, sementara peningkatan kesehatan masyarakat dapat menurunkan beban biaya kesehatan dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Dengan demikian, ekonomi kabupaten akan menjadi lebih stabil dan berkelanjutan.

Selain itu, Bojonegoro dapat menarik investasi dari sektor agribisnis dan kesehatan. Investasi ini akan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan infrastruktur, dan memperkuat jaringan distribusi. Dengan dukungan pemerintah dan sektor swasta, Bojonegoro dapat menjadi pusat produksi pangan yang aman dan berkualitas.

Kesimpulan dan Harapan ke Depan

Hari Jadi Bojonegoro ke-349 menjadi ajang bagi Bupati Setyo Wahono Paparkan Target Ambisius untuk Pangan Nasional dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten. Melalui tradisi penyemayaman api Kayangan Api, Bupati Setyo Wahono menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk mencapai visi nasional sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. Dengan dukungan teknologi, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor, Bojonegoro dapat menjadi contoh daerah yang mampu menyeimbangkan antara tradisi, pembangunan

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/bojonegoro/563777/hjb-bojonegoro-ke-349-bupati-setyo-wahono-ungkap-target-besar-di-bidang-pangan-kesehatan, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *