BNI dukung 24 UMKM lokal tampil di MotoGP Mandalika 2026, fakta mengejutkan soal peluang bisnis internasional bagi pelaku usaha kecil

BNI dukung 24 UMKM lokal tampil di MotoGP Mandalika 2026, fakta mengejutkan soal peluang bisnis internasional bagi pelaku usaha kecil.

Visi BNI dalam Mendukung UMKM di Ajang MotoGP

Bank Negara Indonesia (Persero) atau BNI menegaskan komitmennya dalam membuka akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui dukungan finansial dan teknologi. Dalam konteks MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, BNI memfasilitasi 24 UMKM untuk menampilkan produk kuliner mereka di area event. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi BNI untuk memperluas jaringan distribusi, sekaligus mempermudah transaksi bagi para pelaku usaha selama acara balap motor internasional tersebut.

Pelaksanaan Program: 24 UMKM Menyapa Ribuan Pengunjung

Selama tiga hari acara, 24 pelaku usaha lokal menyiapkan berbagai hidangan khas Lombok dan Nusa Tenggara Barat. Dari makanan laut hingga masakan tradisional, setiap stand dirancang untuk menarik minat pengunjung yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. BNI menyediakan mesin Electronic Data Capture (EDC) serta sistem QRIS bagi UMKM ini, sehingga transaksi dapat dilakukan secara digital dan cepat. Salah satu contoh yang menonjol adalah usaha Kepiting Mbk Lily, yang dimiliki oleh Lili Herawati. Menu utama yang ditawarkan meliputi kepiting, bakso udang, dan cumi, serta hidangan lainnya yang mewakili cita rasa laut Lombok.

Pengalaman Lili Herawati: Menyambut Pelanggan dengan Solusi Pembayaran Digital

Lili Herawati mengungkapkan kepuasan atas kemudahan penggunaan mesin EDC dan QRIS BNI. Ia mengatakan, “Senang sekali karena kami bisa mengenalkan menu makanan kami di event MotoGP. Harapannya, produk kami bisa semakin dikenal, bahkan hingga mancanegara.” Menurutnya, layanan pembayaran BNI membantu mempercepat proses transaksi, meminimalkan antrian, dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Dengan sistem digital yang terintegrasi, pelanggan dapat melakukan pembayaran melalui kartu kredit, debit, maupun dompet digital, sehingga tidak ada kendala dalam menyelesaikan pembayaran.

Dampak Positif bagi UMKM Lokal

Keberadaan UMKM di acara MotoGP membuka peluang bagi mereka untuk menjalin hubungan bisnis dengan pelanggan potensial yang lebih luas. Selain mendapatkan eksposur nasional, UMKM juga dapat memanfaatkan jaringan internasional yang hadir di event tersebut. Hal ini dapat membuka pintu bagi peluang ekspor, kolaborasi dengan pelaku industri makanan, serta peningkatan brand awareness di pasar global. BNI, melalui dukungan teknis dan finansial, memfasilitasi proses ini sehingga UMKM tidak perlu menghadapi hambatan administratif atau teknis yang biasanya menghambat pertumbuhan usaha kecil.

BNI sebagai Enabler: Menyediakan Infrastruktur Pembayaran

Dengan menyediakan mesin EDC dan QRIS, BNI tidak hanya membantu UMKM dalam melakukan transaksi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap keamanan dan kecepatan pembayaran. Sistem pembayaran digital yang terstandarisasi memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran dengan satu sentuhan, mengurangi risiko kesalahan dan mempercepat aliran kas bagi pelaku usaha. Selain itu, BNI menawarkan solusi pengajuan EDC yang cepat dan mudah, sehingga UMKM dapat segera memanfaatkan teknologi tanpa menunggu proses yang panjang.

Peluang Bisnis Internasional bagi Pelaku Usaha Kecil

Partisipasi UMKM di MotoGP juga membuka peluang bagi mereka untuk menilai minat pasar internasional secara langsung. Dengan melayani wisatawan mancanegara, UMKM dapat mengumpulkan data preferensi konsumen, menyesuaikan menu, dan mempersiapkan strategi pemasaran yang lebih terarah. BNI, melalui platform digitalnya, dapat menyediakan data analitik dan dukungan pemasaran tambahan, sehingga pelaku usaha kecil dapat memanfaatkan informasi tersebut untuk memperluas jaringan distribusi.

Kesempatan Berbagi Cerita dan Inspirasi

Acara MotoGP menjadi panggung bagi UMKM untuk berbagi cerita tentang asal-usul produk, proses pembuatan, dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Lili Herawati, misalnya, menjelaskan proses pemilihan kepiting segar dan cara penyajiannya yang unik. Cerita seperti ini menarik minat pengunjung, menciptakan pengalaman yang lebih bermakna, dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

Kesimpulan: BNI dan UMKM Bersinergi Menghadirkan Inovasi di MotoGP

Inisiatif BNI mendukung 24 UMKM lokal di MotoGP Mandalika 2026 menegaskan peran penting lembaga keuangan dalam memperkuat ekosistem usaha mikro. Melalui penyediaan mesin EDC, QRIS, dan fasilitas pengajuan yang cepat, BNI memudahkan UMKM dalam bertransaksi dan memperluas jangkauan pasar. Pelaku usaha kecil, seperti Kepiting Mbk Lily, merasakan manfaat langsung dari solusi pembayaran digital, sekaligus mendapatkan peluang untuk menembus pasar internasional. Dengan dukungan BNI, UMKM tidak hanya dapat bertahan dalam acara besar, tetapi juga memanfaatkan momentum tersebut untuk tumbuh dan bersaing di kancah global.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20261013210216-25-775879/bni-dukung-24-umkm-lokal-tampil-di-motogp-mandalika-2026, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *