Sally Rooney Dihentikan Penjualan Buku di Beberapa Negara Usai Dukungan Tegasnya pada Palestina, Mengguncang Karier Penulis

Penjualan buku Sally Rooney di Inggris dihentikan setelah dukungannya terhadap Palestina Action menimbulkan kontroversi hukum di negara tersebut.

Keputusan Penerbit Faber dan Dampak Hukum

Penerbit Faber, yang telah menerbitkan karya-karya Sally Rooney seperti Normal People, memutuskan menghentikan distribusi seluruh buku penulis Irlandia tersebut di Inggris. Keputusan ini diambil setelah penerbit menyatakan tidak dapat menyalurkan royalti hasil penjualan buku kepada Rooney akibat ketentuan hukum yang berlaku di Inggris. Menurut pernyataan Faber pada Rabu (14 Oktober), situasi tersebut tidak dapat diterima, dan penghentian distribusi telah disepakati bersama Rooney.

Faber menegaskan bahwa keputusan ini tidak akan memengaruhi penjualan buku-bukunya di negara lain. Hal ini menunjukkan bahwa pembatasan hanya berlaku di wilayah hukum Inggris, sementara karya Sally Rooney tetap tersedia di pasar internasional.

Alasan Dukungan terhadap Palestine Action

Persoalan ini bermula ketika pemerintah Inggris menetapkan Palestine Action sebagai organisasi terlarang. Dukungan Sally Rooney terhadap kelompok pro-Palestina ini dianggap berbenturan dengan undang-undang antiterorisme Inggris. Akibatnya, pemerintah menilai bahwa keterlibatan Rooney dengan lembaga tersebut dapat menimbulkan risiko hukum bagi penerbit dan pembaca di Inggris.

Reaksi Penulis dan Publik

Sally Rooney menyatakan persetujuannya terhadap keputusan penghentian distribusi. Ia mengaku telah berusaha bersikap terbuka kepada publik mengenai keyakinan dan niatnya, serta siap menghadapi konsekuensi dari sikap yang diambilnya. Dalam pernyataannya kepada The Guardian, Rooney menegaskan kesiapan untuk menerima konsekuensi tersebut.

Reaksi publik mencerminkan ketegangan antara kebebasan berekspresi dan regulasi hukum. Beberapa penggemar menilai tindakan ini sebagai pelanggaran terhadap hak kebebasan berpendapat, sementara pihak lain menilai bahwa penerbit harus mematuhi hukum yang berlaku di negara tempat distribusi.

Dampak pada Karier dan Distribusi Internasional

Hentinya penjualan buku di Inggris dapat memengaruhi pendapatan penulis secara signifikan, mengingat pasar Inggris merupakan salah satu pasar terbesar bagi penerbit buku. Namun, karena karya Sally Rooney tetap tersedia di negara lain, dampak jangka panjang terhadap kariernya masih belum dapat dipastikan.

Selain itu, keputusan ini menimbulkan pertanyaan mengenai kebijakan penerbit dalam menavigasi konflik antara kebebasan berekspresi penulis dan kewajiban hukum. Penerbit mungkin perlu meninjau kembali prosedur distribusi dan kebijakan publik mereka agar dapat menghindari konflik serupa di masa depan.

Kesimpulan

Keputusan penghentian penjualan buku Sally Rooney di Inggris menyoroti kompleksitas hubungan antara kebebasan berekspresi, regulasi antiterorisme, dan kebijakan penerbit. Meskipun karya penulis tetap tersedia di pasar internasional, insiden ini menegaskan pentingnya pemahaman hukum yang jelas bagi penulis dan penerbit dalam menghadapi isu politik.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20261015155137-33-776535/sally-rooney-tak-bisa-jual-buku-lagi-usai-dukung-palestina, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *