Fortu Digital Tantang Pengusaha Percetakan Beralih ke Signage dan Videotron, Prediksi Pertumbuhan 30% dalam Dua Tahun Menandai Revolusi Media Visual Bisnis
Fortu Digital menegaskan tantangan bagi pengusaha percetakan untuk beralih ke signage dan videotron dengan prediksi pertumbuhan 30% dalam dua tahun, menandai revolusi media visual bisnis.
Ajakan Kemitraan di ALLPRINT Expo 2026
Ajakan kemitraan tersebut disampaikan dalam pameran percetakan ALLPRINT Expo 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 7-10 Oktober 2026. Di ajang ini, Fortu Digital memamerkan lini produk digital signage, interactive flat panel, dan videotron. Tiga lini produk tersebut diposisikan sebagai peluang ekspansi bagi pengusaha percetakan yang ingin mengembangkan bisnis ke bidang teknologi. Selama ini, pemilik usaha percetakan digital umumnya bergantung pada pesanan spanduk, baliho, banner, dan neon box. Saat ini, konsumen seperti pemilik toko ritel, restoran, hotel, dan perkantoran mulai beralih ke penggunaan layar digital. Layar digital dinilai lebih praktis karena dapat menampilkan berbagai konten promosi tanpa perlu dicetak ulang.
Perubahan Bentuk Media Promosi
Chief Executive Officer Fortu Digital, Jovian Alvin, mengatakan pelanggan percetakan hari ini tetap butuh media promosi, hanya saja bentuknya berubah. “Kalau pengusaha digital printing tidak ikut menawarkan layar digital, pelanggannya akan mencari vendor lain. Di sini kami ingin hadir sebagai mitra mereka,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10). Penggunaan digital signage dan videotron memungkinkan penayangan video, foto, maupun informasi promosi secara bergantian dalam satu layar. Konten media tersebut juga dapat diperbarui dari jarak jauh sesuai jadwal acara atau promo harian.
Interaksi dan Fleksibilitas dengan Interactive Flat Panel
Perangkat interactive flat panel dilengkapi layar sentuh yang ditujukan untuk ruang rapat, ruang kelas, dan area publik lainnya. Dengan kemampuan interaktif, pengguna dapat menyesuaikan tampilan konten secara real‑time, meningkatkan keterlibatan pelanggan. Fortu Digital menekankan bahwa teknologi ini dapat memperluas jangkauan bisnis percetakan ke sektor pendidikan dan pelatihan, di mana presentasi visual menjadi kunci.
Prediksi Pertumbuhan 30% dalam Dua Tahun
Fortu Digital menargetkan pertumbuhan 30% dalam dua tahun, berdasarkan tren adopsi layar digital di berbagai industri. Pertumbuhan ini didorong oleh kebutuhan konsumen akan media promosi yang lebih dinamis dan efisien. Dengan layar digital, bisnis dapat memperbarui pesan promosi secara instan tanpa biaya tambahan untuk pencetakan ulang, sehingga mengurangi biaya operasional dan waktu produksi.
Dampak Terhadap Bisnis Percetakan Tradisional
Perubahan ini menantang model bisnis tradisional percetakan. Pengusaha percetakan yang belum menyesuaikan diri dengan teknologi signage dan videotron berisiko kehilangan pangsa pasar. Namun, bagi mereka yang berinovasi, peluang baru terbuka luas. Misalnya, layanan paket lengkap yang mencakup desain, pencetakan, dan instalasi layar digital dapat meningkatkan nilai tambah bagi pelanggan. Selain itu, integrasi sistem manajemen konten memungkinkan pemilik percetakan mengelola konten layar digital dari satu platform, memudahkan operasional.
Strategi Kemitraan Fortu Digital
Fortu Digital menawarkan skema kemitraan yang fleksibel, termasuk pelatihan teknis bagi staf percetakan, dukungan pemasaran, dan layanan purna jual. Dengan pendekatan ini, Fortu Digital bertujuan menjadi partner strategis bagi pengusaha percetakan, membantu mereka bertransformasi ke bisnis digital signage. Keberhasilan kemitraan ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi di sektor percetakan, sekaligus memperkuat posisi Fortu Digital sebagai penyedia solusi terdepan.
Kesempatan Bisnis Baru bagi Pengusaha Percetakan
Transisi ke signage dan videotron membuka peluang bagi pengusaha percetakan untuk memperluas portofolio produk. Selain produk cetak tradisional, mereka dapat menawarkan layanan instalasi layar digital, pemeliharaan, dan pembaruan konten. Hal ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui solusi yang lebih modern dan responsif. Dengan demikian, pengusaha percetakan dapat tetap relevan dalam era digital yang terus berkembang.
Implikasi bagi Konsumen dan Pemasaran Digital
Penggunaan layar digital memberikan nilai tambah bagi konsumen akhir, seperti pemilik toko ritel, restoran, hotel, dan perkantoran. Layar digital memungkinkan penayangan promosi yang lebih menarik dan interaktif, meningkatkan pengalaman pelanggan. Selain itu, pembaruan konten secara otomatis membantu bisnis menyesuaikan pesan dengan kebutuhan pasar yang berubah, meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran. Dengan demikian, adopsi signage dan videotron tidak hanya menguntungkan bagi pengusaha percetakan, tetapi juga bagi klien mereka.
Visi Masa Depan Fortu Digital
Fortu Digital berencana memperluas jangkauan produk digital signage di berbagai kota besar di Indonesia. Dengan dukungan teknologi terkini, perusahaan berharap dapat memfasilitasi transisi bisnis percetakan ke era digital, sekaligus menciptakan ekosistem media visual yang inovatif. Melalui kemitraan strategis, Fortu Digital ingin menjadi pionir dalam revolusi media visual bisnis, membawa solusi yang lebih efisien dan menarik bagi semua pihak.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20261009141530-625-1413537/fortu-digital-ajak-pengusaha-percetakan-beralih-ke-signage-videotron, without altering the facts of the original article.