MotoGP Mandalika Dorong Konsumsi Avtur Naik 48 Persen, Stok Bahan Bakar Dijamin Aman Hingga Musim Berikutnya
MotoGP Mandalika Dorong Konsumsi Avtur Naik 48 Persen, Stok Bahan Bakar Dijamin Aman Hingga Musim Berikutnya
Persiapan Logistik di Lombok Tengah Menjadi Fokus Utama
Seiring dengan antisipasi Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, kebutuhan logistik di Bandara Internasional Lombok (BIL) mengalami lonjakan signifikan. Di tengah persiapan acara yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 15 Oktober, konsumsi avtur di Bandara Internasional Lombok melonjak hingga 48 persen. Sebelumnya, kebutuhan harian avtur hanya berkisar di 80 kilometer liter (KL), namun kini diperkirakan mencapai 120 KL per hari. Peningkatan ini didukung oleh arus kargo masuk dan keluar serta peningkatan jumlah penumpang selama periode tersebut.
Ilham, manajer Terminal Avtur (AFT) BIL Group, menjelaskan bahwa pergerakan kargo dan penumpang selama periode MotoGP Mandalika menghasilkan peningkatan kebutuhan avtur antara 40 hingga 48 persen. “Periode MotoGP ini di tanggal 5 sampai dengan 15. Karena ada mulai dari incoming kargo sampai outgoing kargo, itu pergerakan, sekitar antara 40-48% kenaikan kebutuhan avtur,” ujar Ilham di kantor AFT BIL pada Kamis (8 Oktober 2026).
Konsumsi Avtur Meningkat 48 Persen: Dampak pada Operasional Bandara
Lonjakan konsumsi avtur ini menandai perubahan drastis dalam pola penggunaan bahan bakar di Bandara Internasional Lombok. Sebelumnya, stok avtur di bandara cukup stabil dengan persediaan sekitar 25 hingga 27 hari tanpa tambahan pasokan. Namun, dengan peningkatan kebutuhan harian, Pertamina Patra Niaga Lombok Tengah telah melakukan antisipasi untuk menjaga kestabilan pasokan. “Stok kita itu di kisaran 25 sampai 27 hari, bertahan ini tanpa supply. Itu stok kita sekarang, dengan kondisi sales saat ini kalau di-combine dengan sales kita dengan stok kita. Jadi secara kesimpulan bahwa stok kita sangat aman karena di atas 20 hari,” jelas Ilham.
Keamanan stok bahan bakar menjadi prioritas utama, mengingat MotoGP Mandalika menandai salah satu event olahraga motor terbesar di Indonesia. Peningkatan konsumsi avtur tidak hanya memengaruhi operasi bandara, tetapi juga berdampak pada logistik penerbangan internasional dan domestik yang beroperasi di wilayah tersebut. Dengan stok yang aman, Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada gangguan pada layanan penerbangan selama periode acara.
Strategi Pertamina Patra Niaga untuk Menangani Peningkatan Permintaan
Untuk mengatasi lonjakan konsumsi avtur, Pertamina Patra Niaga Lombok Tengah telah menerapkan beberapa strategi. Pertama, perusahaan meningkatkan frekuensi pengiriman avtur ke Bandara Internasional Lombok melalui jalur laut dan darat. Kedua, dilakukan koordinasi intensif dengan maskapai penerbangan dan operator bandara untuk memastikan alokasi avtur yang efisien. Ketiga, Pertamina Patra Niaga menyiapkan cadangan stok yang cukup untuk menutupi kebutuhan selama periode puncak acara.
Ilham menambahkan bahwa stok avtur di bandara saat ini masih berada di kisaran 25 hingga 27 hari, tanpa tambahan pasokan. Meskipun demikian, perusahaan menilai stok ini masih aman karena berada di atas ambang kritis 20 hari. Dengan demikian, Pertamina Patra Niaga dapat menanggapi fluktuasi permintaan yang mungkin terjadi selama MotoGP Mandalika.
Peran Bandara Internasional Lombok dalam Mendukung Acara Besar
Bandara Internasional Lombok berfungsi sebagai titik kunci dalam logistik MotoGP Mandalika. Selain menjadi pintu masuk bagi penumpang dan kargo, bandara juga menjadi pusat distribusi avtur bagi pesawat yang beroperasi di wilayah Lombok Tengah. Dengan konsentrasi konsumen avtur yang tinggi, bandara harus memastikan pasokan bahan bakar tetap stabil agar tidak mengganggu operasi penerbangan.
Selain itu, bandara juga berkolaborasi dengan pihak berwenang dan penyelenggara acara untuk memastikan semua fasilitas pendukung, seperti sistem pendinginan dan pengelolaan limbah, dapat berjalan lancar selama periode MotoGP Mandalika. Peran penting bandara ini menambah nilai strategis bagi pertumbuhan industri pariwisata dan olahraga motor di Nusa Tenggara Barat.
Implikasi Jangka Panjang bagi Pasokan Avtur di Lombok
Lonjakan konsumsi avtur selama MotoGP Mandalika memberikan gambaran tentang potensi permintaan bahan bakar di Lombok. Dengan peningkatan kebutuhan hingga 48 persen, Pertamina Patra Niaga Lombok Tengah menilai pentingnya memperkuat infrastruktur logistik. Hal ini mencakup peningkatan kapasitas terminal, penguatan jaringan distribusi, dan peningkatan cadangan stok.
Keamanan stok bahan bakar menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan operasional bandara dan penerbangan di wilayah tersebut. Dengan persediaan avtur yang aman hingga 25-27 hari, perusahaan dapat mengantisipasi fluktuasi permintaan di masa depan, termasuk acara besar atau kebutuhan darurat. Selain itu, strategi ini juga membantu meminimalkan risiko kekurangan bahan bakar yang dapat berdampak pada keselamatan penerbangan.
Kesimpulan
MotoGP Mandalika menandai lonjakan konsumsi avtur di Bandara Internasional Lombok hingga 48 persen, menambah tekanan pada logistik bahan bakar di wilayah Lombok Tengah. Melalui koordinasi yang intensif dan strategi pengelolaan stok yang proaktif, Pertamina Patra Niaga Lombok Tengah berhasil memastikan keamanan pasokan avtur, menjaga kestabilan operasional bandara, dan mendukung kelancaran acara MotoGP 2026. Dengan stok avtur yang masih aman dan cadangan yang memadai, perusahaan siap menghadapi tantangan logistik di masa depan dan menjaga kontinuitas layanan penerbangan di Lombok.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://finance.detik.com/energi/d-8698796/motogp-mandalika-dongkrak-konsumsi-avtur-hingga-48-stok-dijamin-aman, without altering the facts of the original article.