Betrand Peto Bantah Tuduhan Kekerasan Seksual, Ungkap Detail Kejadian di Lokasi Kejadian dan Menolak Semua Isu Video Viral yang Beredar

Ketika tuduhan kekerasan seksual menyorak nama Betrand Peto, pengacara Timothy Ezra berusaha menegaskan bahwa semua klaim tersebut tidak berdasar. Ia mengungkapkan bahwa kliennya telah menjawab 55 pertanyaan penyidik, yang kemudian menjadi dasar pembelaan penuh.

Proses Penyidikan dan Pertanyaan Penyidik

Menurut kuasa hukum, penyidik menanyakan secara detail bagaimana Peto sampai di tempat kejadian, apa yang terjadi sebelum, selama, dan setelah peristiwa, serta identitas saksi dan fakta yang dapat menguatkan atau meniadakan tuduhan. Pertanyaan-pertanyaan ini mencakup jam 05.00 subuh sebagai titik akhir kronologi. Semua jawaban tersebut dikumpulkan untuk membentuk gambaran utuh yang menolak adanya unsur kekerasan seksual.

Keberadaan Peto di Tempat Hiburan Malam

Timothy Ezra menegaskan bahwa keberadaan Peto di tempat hiburan malam pada malam itu hanyalah sebuah pertemuan santai antar teman. Ia menjelaskan bahwa tidak ada niat atau perbuatan kekerasan seksual. Peto hadir di sana sebagai bagian dari agenda berkumpul tanpa ada unsur pelanggaran.

Saksi Lain dan Tidak Ada Memberatkan

Selain saksi-saksi yang sudah diperiksa polisi, tidak ada bukti atau pernyataan yang memberatkan Peto. Kuasa hukum menegaskan bahwa tidak ada orang yang mengajak atau menyetujui tindakan yang menimbulkan dugaan. Semua interaksi awal bersifat “happy” dan tidak ada indikasi persetujuan yang salah.

Kesimpulan Pembelaan dan Penolakan Tuduhan

Melalui sesi tanya jawab, Peto menunjukkan bahwa semua peristiwa awalnya bersifat bersahabat. Ia menolak semua tuduhan, termasuk video viral yang beredar. Kuasa hukum menegaskan bahwa tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut. Peto menyampaikan apa adanya, tanpa ada unsur yang memberatkan.

Dengan semua fakta yang telah diungkap, kuasa hukum berharap penyelidikan dapat menuntaskan kasus ini tanpa menimbulkan keraguan lebih lanjut. Peto tetap menolak tuduhan kekerasan seksual dan menegaskan bahwa semua peristiwa bersifat normal dan tidak melanggar hukum.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://hot.detik.com/celeb/d-8698878/betrand-peto-bantah-lakukan-kekerasan-seksual-buka-yang-terjadi-di-tkp, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *