Timnas Butuh Pelapis untuk Joey Pelupessy, Ini 3 Kandidat Paling Pantas Menggantikan Posisi di Garuda Muda
Timnas Indonesia kini tengah memikirkan strategi penggantian gelandang utama Joey Pelupessy, yang sudah berusia 33 tahun namun tetap menjadi andalan di FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan ini didorong oleh keinginan untuk menambah pelapis yang sepadan, mengingat peran Pelupessy yang sangat krusial dalam setiap pertandingan.
Peran Joey Pelupessy di Garuda Muda
Joey Pelupessy, pemain asal SK Lommel, telah menunjukkan konsistensi luar biasa dalam skuad Garuda. Di FIFA ASEAN Cup 2026, ia selalu menjadi starter dan menempuh 90 menit penuh, bahkan menembus 120 menit pada final melawan Thailand. Keberadaannya di lapangan dianggap tak tergantikan, karena ia mampu menstabilkan lini tengah dan mengarahkan serangan tim.
Menurut pengamat sepak bola nasional, Supriyono Prima, Pelupessy tidak hanya konsisten secara teknis, tetapi juga mental. Ia selalu tampil dengan semangat tinggi dan mampu menjaga fokus di situasi kritis. Namun, Supriyono menekankan bahwa dalam konteks turnamen, kehadiran pelapis sangat penting, terutama bila tim menghadapi risiko kartu kuning atau merah yang dapat mengancam kelangsungan pemain kunci.
Kebutuhan Pelapis di Lini Tengah
Supriyono menilai bahwa untuk mengantisipasi kemungkinan cedera atau kartu, Timnas Indonesia harus memiliki pelapis yang mampu menyesuaikan gaya bermain dengan cepat. Ia menyoroti dua calon utama yang bisa mengisi peran tersebut: Rivaldo Pakpahan dan Thom Haye.
Rivaldo Pakpahan, gelandang muda berusia 23 tahun dari Borneo FC, dianggap sebagai opsi yang paling menarik. Dengan karakter yang agresif dan kemampuan menekan lawan, Rivaldo menunjukkan potensi untuk menjadi pelapis yang handal. Supriyono menyatakan bahwa Rivaldo “bisa jadi salah satu opsi dengan melihat karakternya di Borneo FC” dan pantas mendapat tempat di skuad Garuda.
Di sisi lain, Thom Haye juga dipertimbangkan sebagai pelapis potensial. Ia dikenal memiliki fleksibilitas posisi dan kemampuan bertahan yang kuat. Supriyono menambahkan bahwa “Ricky Kambuaya itu bagus. Egy juga sebenarnya bagus, tapi untuk intensitas pertandingan tinggi kadang…” (kata tersebut menunjukkan bahwa beberapa pemain masih perlu peningkatan untuk menghadapi pertandingan berintensitas tinggi).
Strategi Pelatih John Herdman
John Herdman, pelatih kepala Timnas Indonesia, diharapkan akan meninjau ulang kebijakan lini tengahnya. Dengan adanya Pelupessy yang tetap menjadi andalan, Herdman perlu memastikan bahwa tim memiliki cadangan yang memadai. Hal ini penting agar Garuda dapat beradaptasi dengan berbagai taktik lawan dan mengurangi beban pada pemain inti.
Penggunaan pelapis yang sepadan juga dapat membantu mengurangi risiko kelelahan dan cedera. Dalam turnamen yang menuntut banyak pertandingan dalam waktu singkat, kemampuan untuk menukar pemain secara strategis menjadi faktor kunci. Pelapis yang handal dapat menjaga kualitas permainan dan memastikan Garuda tetap kompetitif di setiap babak.
Dampak Positif bagi Garuda Muda
Menambahkan pelapis yang kompeten akan memberi Timnas Indonesia beberapa keuntungan. Pertama, adanya opsi cadangan meningkatkan fleksibilitas taktik. Kedua, pemain baru dapat menambah dinamika di lini tengah, membawa gaya bermain yang lebih segar. Ketiga, kehadiran pelapis dapat mendorong persaingan internal, sehingga pemain utama tetap termotivasi untuk mempertahankan performa terbaik.
Selain itu, strategi ini juga dapat memperkuat hubungan antar pemain. Dengan adanya pemain yang dapat saling menggantikan, tim dapat menciptakan sinergi yang lebih kuat, terutama di situasi tekanan tinggi. Hal ini akan berdampak positif pada performa keseluruhan Garuda, baik di kompetisi regional maupun internasional.
Kesimpulan
Timnas Indonesia berada di fase penting di mana pengelolaan pemain kunci menjadi prioritas. Joey Pelupessy tetap menjadi tulang punggung Garuda Muda, namun kehadiran pelapis yang sepadan diperlukan untuk menjaga kestabilan tim dalam kompetisi yang menuntut. Rivaldo Pakpahan dan Thom Haye muncul sebagai kandidat utama, sementara strategi pelatih John Herdman akan menyesuaikan kebijakan lini tengah guna memaksimalkan potensi Garuda. Dengan langkah ini, Timnas Indonesia dapat tetap kompetitif dan siap menghadapi tantangan di FIFA ASEAN Cup 2026 dan kompetisi berikutnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/olahraga/20261007174626-142-1412784/joey-pelupessy-dinilai-butuh-pelapis-di-timnas-siapa-paling-pantas, without altering the facts of the original article.