Lacoste Luncurkan Sneakers Unik Bertumit Bola Tenis di Paris Fashion Week, 5 Detail yang Bikin Heboh

Lacoste, merek legendaris yang didirikan oleh atlet tenis René Lacoste pada tahun 1933, kembali memukau dunia fashion dengan koleksi terbaru mereka di Paris Fashion Week. Pada Minggu (4/10/2026), brand ini mengundang para tamu ke Court Philippe-Chatrier untuk menampilkan presentasi berjudul “Dress Code: Beyond White.”

Konsep “Beyond White” dan Inspirasi Tenis

Pelagia Kolotouros, kreatif director baru Lacoste, menekankan bahwa tema “Beyond White” mengajak penonton melampaui batasan warna putih yang telah menjadi identitas brand ini. Ia menekankan bahwa setiap item dalam koleksi ini tetap terinspirasi oleh dunia tenis, namun dengan sentuhan modern yang lebih daring. Konsep ini terlihat jelas pada tas “Lenglen Bag,” yang meniru siluet rok tenis lipit. Tas ini merupakan penghormatan kepada Suzanne Lenglen, petenis legendaris yang pada 1920-an mengubah aturan berpakaian tenis perempuan.

Selain tas, fokus utama Pelagia pada musim ini adalah footwear. Ia menggabungkan unsur sporty dengan elemen futuristik, menciptakan sepatu yang tidak hanya nyaman tapi juga menonjol secara visual. Salah satu contoh paling mencolok adalah sepatu hak tinggi dengan lapisan rongga‑rongga menyerupai permukaan raket tenis atau net. Desain lacing asimetris menambah nuansa futuristik, terutama pada varian berwarna metalik.

Inovasi pada Sepatu ACE‑T1

Sepatu ACE‑T1 mengalami facelift signifikan. Bagian tumit kini menampilkan desain yang lebih agresif, memberikan kesan “power play” yang kuat. Desain ini tidak hanya estetis tetapi juga fungsional, karena struktur tumit yang diperkuat membantu menstabilkan langkah. Keberadaan ACE‑T1 ini menunjukkan bahwa Lacoste tidak takut untuk menguji batasan dalam desain footwear.

Peran Yujin An sebagai Brand Ambassador

Yujin An, anggota K‑Pop group IVE, berperan sebagai brand ambassador Lacoste. Ia tampil di front row dengan sepatu “Beyond White” yang berwarna coklat. Kehadiran Yujin menambah daya tarik bagi penonton muda dan menegaskan bahwa Lacoste tetap relevan di dunia pop culture. Penampilannya menunjukkan bagaimana desain sepatu ini dapat dipadukan dengan gaya streetwear maupun formal.

Reaksi dan Dampak di Industri Fashion

Reaksi terhadap koleksi ini sangat positif. Banyak pengamat fashion mengapresiasi cara Lacoste berhasil menggabungkan elemen klasik tenis dengan inovasi desain modern. Sepatu dengan tumit berbentuk net dan lacing asimetris menjadi sorotan utama, menunjukkan bahwa brand ini tidak hanya memegang tradisi tetapi juga memajukan tren.

Dalam konteks industri, peluncuran ini menandai langkah penting bagi Lacoste. Dengan menonjolkan footwear sebagai fokus utama, brand ini memperluas pangsa pasar di segmen alas kaki, yang sebelumnya lebih dikenal dengan pakaian dan tas. Keberhasilan koleksi ini dapat meningkatkan penjualan dan memperkuat posisi Lacoste sebagai pionir fashion yang terus berinovasi.

Kesimpulan

Paris Fashion Week kali ini menjadi panggung bagi Lacoste untuk memperlihatkan visi “Beyond White,” yang tidak hanya menambah dimensi baru pada identitas merek, tetapi juga menegaskan komitmen mereka terhadap inovasi. Dari tas Lenglen Bag hingga sepatu ACE‑T1 yang berani, setiap elemen mengekspresikan perpaduan antara tradisi tenis dan desain kontemporer. Keberhasilan koleksi ini tidak hanya memperkaya katalog Lacoste, tetapi juga memberikan dampak positif bagi industri fashion secara keseluruhan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://wolipop.detik.com/fashion-news/d-8695688/lacoste-perkenalkan-sneakers-unik-bertumit-bola-tenis-di-paris-fashion-week, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *