Rano Karno Puji Pramono Bawa Gagasan Masa Depan di Forum Kota Dunia, Harapan Baru bagi Kebijakan Nasional
Rano Karno Puji Pramono Bawa Gagasan Masa Depan di Forum Kota Dunia menegaskan pentingnya peran kota sebagai pelopor perubahan di era global.
Penghormatan Sejarah dan Keterhubungan Global
Dalam upacara Peringatan Hari Rapat Raksasa IKADA ke-81 Tahun 2026 di Balai Kota Jakarta, Rano Karno membuka sambutannya dengan merujuk pada pidato Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno, yang pernah diucapkan di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1960. Rano menyoroti bagaimana Sukarno membawa gagasan “To Build the World Anew” saat berdiri di New York, menegaskan bahwa gagasan tersebut masih relevan dalam konteks kota-kota dunia saat ini.
Rano kemudian mengaitkan sejarah tersebut dengan perjalanan Pramono Subianto, Gubernur Jakarta, yang juga menempuh perjalanan ke New York dalam rangka Forum Kota Dunia. Ia menegaskan bahwa Pramono tidak sekadar mengikuti jejak sejarah, melainkan memperluasnya dengan membawa pengalaman dan gagasan konkret mengenai masa depan kota. Rano menekankan bahwa keberanian Indonesia dalam menyuarakan aspirasi global tidak hanya bersifat historis, melainkan terus berlanjut melalui perwakilan kota seperti Jakarta.
Pramono dan Gagasan Masa Depan Kota
Pramono Subianto memaparkan visi Jakarta sebagai contoh kota yang mampu menyeimbangkan pembangunan, lingkungan, dan kualitas hidup. Ia menyoroti pentingnya transportasi publik yang terintegrasi, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, serta ketahanan iklim dan pangan sebagai komponen utama dalam menciptakan kota yang layak bagi warganya. Rano menilai bahwa gagasan Pramono mencerminkan langkah konkret menuju “kota masa depan” yang tidak hanya memprioritaskan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan sosial dan lingkungan.
Menurut Rano, ketika Sukarno menantang dunia untuk membangun dunia baru, Jakarta kini menantang dunia untuk membangun kota baru. Ia menekankan bahwa peran Jakarta sebagai pusat ekonomi, budaya, dan politik Indonesia menjadikan kota ini sebagai contoh bagi kota-kota lain di dunia dalam mengatasi tantangan modern seperti urbanisasi cepat, perubahan iklim, dan kebutuhan akan infrastruktur yang ramah lingkungan.
Pengaruh Forum Kota Dunia bagi Kebijakan Nasional
Forum Kota Dunia menjadi platform bagi para pemimpin kota untuk bertukar ide dan strategi. Rano menyoroti bahwa partisipasi Jakarta di forum tersebut dapat memicu reformasi kebijakan nasional, khususnya dalam bidang transportasi, energi terbarukan, dan tata ruang. Ia berpendapat bahwa gagasan Pramono tentang transportasi publik yang terintegrasi dapat menjadi contoh bagi pemerintah pusat dalam merancang kebijakan transportasi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Selain itu, Rano menambahkan bahwa fokus pada ketahanan iklim dan pangan yang ditekankan oleh Pramono dapat memandu kebijakan nasional dalam mengurangi emisi karbon serta meningkatkan ketahanan pangan melalui praktik pertanian berkelanjutan. Dengan demikian, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang pertukaran ide, tetapi juga katalisator bagi perubahan kebijakan yang lebih responsif terhadap tantangan global.
Hubungan Antara Lapangan Ikada dan Forum Kota Dunia
Rano juga mengaitkan perjalanan Pramono ke New York dengan sejarah Lapangan Ikada di Jakarta. Ia menyebut bahwa Lapangan Ikada telah menjadi saksi sejarah perjuangan bangsa, dan kini menjadi simbol tempat di mana ide-ide masa depan kota dapat berkembang. Rano menegaskan bahwa keberadaan Jakarta di lapangan Ikada, yang bersejarah dalam perjuangan kemerdekaan, menambah nilai simbolis bagi partisipasi kota dalam Forum Kota Dunia.
Melalui pernyataan ini, Rano menekankan bahwa Jakarta tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan nilai sejarah dan kebudayaan yang dapat menjadi landasan bagi kebijakan kota yang berkelanjutan. Ia menilai bahwa kombinasi antara warisan sejarah dan inovasi masa depan dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai kota yang visioner dan berdaya saing tinggi.
Dampak bagi Masyarakat dan Lingkungan
Rano menilai bahwa gagasan Pramono memiliki dampak langsung pada kualitas hidup masyarakat Jakarta. Dengan transportasi publik yang terintegrasi, masyarakat akan mendapatkan akses yang lebih mudah dan terjangkau ke berbagai layanan. Peningkatan pengelolaan lingkungan dan ketahanan iklim akan mengurangi dampak bencana, sementara ketahanan pangan akan memastikan ketersediaan makanan yang cukup dan sehat bagi penduduk.
Dampak ini juga dapat mempengaruhi persepsi global tentang Jakarta sebagai kota yang berkelanjutan. Rano berpendapat bahwa ketika kota dapat menunjukkan contoh nyata dalam mengatasi tantangan lingkungan dan sosial, hal tersebut akan menarik investasi internasional dan memperkuat reputasi Indonesia di panggung global.
Kesimpulan dan Prospek ke Depan
Rano Karno Puji Pramono Bawa Gagasan Masa Depan di Forum Kota Dunia menegaskan bahwa Jakarta memiliki peran penting dalam memajukan visi kota masa depan. Dengan menggabungkan warisan sejarah, keberanian dalam berpendapat global, dan gagasan konkret tentang transportasi, lingkungan, dan ketahanan, Jakarta dapat menjadi contoh bagi kota lain di dunia.
Partisipasi Jakarta di Forum Kota Dunia tidak hanya memperkuat posisi nasional, tetapi juga membuka peluang bagi kebijakan nasional yang lebih berkelanjutan. Rano menekankan bahwa keberhasilan Jakarta dalam menerapkan gagasan ini akan bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8671988/rano-karno-bangga-pramono-bawa-gagasan-masa-depan-di-forum-kota-dunia, without altering the facts of the original article.