BRI Dorong UMKM Go Global, NOMNOM Raih Penjualan Pertama di Singapura, Buktikan Langkah Perluas Pasar Internasional
BRI Dorong UMKM Go Global, NOMNOM Raih Penjualan Pertama di Singapura, Buktikan Langkah Perluas Pasar Internasional
Inisiatif BRI Membuka Pintu Global bagi UMKM Lokal
Bank Rakyat Indonesia (BRI) meluncurkan program âGo Globalâ yang menargetkan pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar ke luar negeri. Program ini bertujuan membantu UMKM mengakses modal, pelatihan digital, serta jaringan distribusi internasional. Salah satu pelaku yang berhasil menembus pasar Singapura adalah perusahaan kreatif NOMNOM, yang memanfaatkan fasilitas dan dukungan BRI untuk memasarkan produk uniknya di pasar Asia Tenggara.
Perjalanan NOMNOM Menembus Pasar Singapura
NOMNOM, sebuah start-up yang bergerak di bidang desain interior dan furniture berbahan kayu, memulai perjalanan ekspansi sejak awal 2024. Setelah mendaftar ke program BRI Go Global, mereka menerima paket pendanaan mikro sebesar Rp 500 juta, serta akses ke pelatihan e-commerce dan logistik internasional. Dengan modal tambahan, NOMNOM mengembangkan website multibahasa, menyesuaikan desain produk dengan preferensi pasar Singapura, dan menyiapkan sistem pengiriman yang aman.
Perluasan pasar dimulai pada bulan Maret 2024, ketika NOMNOM meluncurkan kampanye âMade in Indonesiaâ di platform marketplace Singapura, seperti Qoo10 dan Lazada Singapore. Kampanye ini dipromosikan melalui media sosial, influencer lokal, dan kolaborasi dengan desainer interior Singapura. Hasilnya, pada bulan April, NOMNOM mencatat penjualan pertama di Singapura sebesar 150 unit dengan total omzet Rp 2,5 miliar.
Faktor Kunci Keberhasilan BRI Go Global
Keberhasilan NOMNOM tidak terlepas dari dukungan BRI Go Global. Program ini menyediakan tiga pilar utama: pendanaan, pendampingan, dan infrastruktur penjualan. Pendanaan mikro membantu UMKM menutup biaya produksi dan pengiriman, sementara pendampingan meliputi pelatihan manajemen keuangan, pemasaran digital, dan kepatuhan regulasi ekspor. Infrastruktur penjualan, berupa akses ke platform e-commerce global dan jaringan logistik, mempermudah UMKM mengirim produk ke luar negeri.
Selain itu, BRI Go Global menawarkan fasilitas konsultasi hukum internasional untuk membantu UMKM memahami peraturan impor di negara tujuan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi UMKM yang sebelumnya belum familiar dengan prosedur ekspor. Dengan demikian, BRI tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga membekali UMKM dengan pengetahuan teknis yang diperlukan.
Dampak Ekonomi bagi UMKM dan Ekosistem Kreatif Indonesia
Ekspansi ke pasar Singapura membawa dampak positif bagi ekonomi UMKM. Penjualan internasional meningkatkan pendapatan dan memberikan peluang bagi perusahaan untuk memperluas skala produksi. Selain itu, keberhasilan NOMNOM membuka pintu bagi UMKM lain untuk mengikuti jejaknya. Banyak pelaku UMKM di sektor kreatif, seperti tekstil, kerajinan, dan makanan khas, yang kini lebih termotivasi untuk mengembangkan produk mereka di pasar global.
Menurut data BRI, hingga akhir 2024, lebih dari 200 UMKM telah mendaftar program Go Global, dan sekitar 30% di antaranya berhasil menembus pasar internasional. Hal ini menandakan potensi besar bagi perekonomian Indonesia untuk meningkatkan ekspor barang kreatif dan manufaktur kecil. Dengan dukungan BRI, UMKM dapat memperkuat brand mereka di mata konsumen global, meningkatkan daya saing, dan memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas.
Peran BRI dalam Mendorong Ekspor UMKM
BRI telah lama dikenal sebagai bank yang mendukung UMKM di Indonesia. Program Go Global adalah langkah strategis yang menegaskan komitmen BRI untuk memperluas jaringan ekspor. Melalui kolaborasi dengan lembaga keuangan internasional, BRI juga menyediakan akses ke pembiayaan luar negeri yang lebih kompetitif bagi UMKM. Ini memungkinkan UMKM mengurangi risiko keuangan dan meningkatkan likuiditas.
Selain itu, BRI mengintegrasikan teknologi keuangan (fintech) dalam programnya. Aplikasi mobile banking BRI memudahkan UMKM mengelola transaksi internasional, memantau pembayaran, dan mengakses layanan valuta asing secara real-time. Dengan sistem ini, UMKM dapat mengurangi biaya administrasi dan mempercepat proses pembayaran, yang menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelanggan internasional.
Visi Jangka Panjang Program Go Global
BRI menyatakan bahwa program Go Global bertujuan menjadi platform utama bagi UMKM Indonesia untuk berkompetisi di pasar global. Dengan memperluas jaringan distribusi, meningkatkan kualitas produk, dan mengadopsi teknologi digital, BRI berharap dapat menciptakan ekosistem ekspor yang berkelanjutan. Program ini juga diharapkan dapat memfasilitasi kolaborasi antara UMKM dengan perusahaan multinasional, membuka peluang joint venture, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi kreatif di Asia.
Kesimpulan
Inisiatif BRI Dorong UMKM Go Global telah terbukti efektif melalui kisah sukses NOMNOM yang meraih penjualan pertama di Singapura. Program ini tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga pengetahuan, jaringan, dan teknologi yang diperlukan untuk memasarkan produk secara global. Dampak positifnya terasa pada peningkatan pendapatan UMKM, pertumbuhan ekonomi kreatif, dan perkuatan posisi Indonesia di panggung internasional. Dengan terus mengembangkan program ini, BRI berupaya menjadikan UMKM Indonesia lebih kompetitif, inovatif, dan siap bersaing di pasar global.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.