Mendagri Tito Karnavian Prioritaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana dalam TKD
Mendagri Tito Karnavian Prioritaskan Daerah Fiskal Rendah dan Terdampak Bencana dalam TKD
Pemerintah telah menargetkan pemerintah daerah untuk mencapai kinerja yang lebih baik dalam mengelola anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) pada tahun anggaran 2027. Hal ini disampaikan oleh Mendagri Tito Karnavian dalam Konferensi Pers Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) serta Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Pusat Ditjen Pajak Kemenkeu, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Mendagri, Kemendagri akan terus mengevaluasi perkembangan dan dinamika pendapatan dan belanja daerah secara berkala. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah dalam mengelola anggaran dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Berdasarkan data dari Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri per 31 Juli 2026, total realisasi pendapatan APBD provinsi dan kabupaten/kota telah mencapai Rp606,8 triliun atau 51,05 persen. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai Rp691,8 triliun atau 51,93 persen. Sementara itu, realisasi belanja daerah hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp538,6 triliun atau sekitar 42,5 persen. Persentase tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebesar Rp576,4 triliun atau sekitar 41,7 persen.
Mendagri mengatakan bahwa pada 5 Agustus 2026, pemerintah telah memberikan tambahan anggaran untuk daerah-daerah yang terdampak bencana. Hal ini bertujuan untuk membantu daerah-daerah tersebut dalam mengatasi dampak bencana dan meningkatkan kinerja pemerintah daerah.
Menurut Mendagri, prioritas utama Kemendagri dalam tahun anggaran 2027 adalah meningkatkan kinerja pemerintah daerah dalam mengelola anggaran dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kinerja pemerintah daerah.
Dalam mengevaluasi kinerja pemerintah daerah, Kemendagri akan mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk tingkat pendapatan dan belanja daerah, kualitas pelayanan publik, dan kinerja pemerintah daerah dalam mengelola anggaran. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan demikian, Kemendagri berharap dapat meningkatkan kinerja pemerintah daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Demikian informasi tentang prioritas utama Kemendagri dalam tahun anggaran 2027. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/kilas-kementerian/7868880/mendagri-tito-tegaskan-daerah-fiskal-rendah-dan-terdampak-bencana-jadi-prioritas-tkd, without altering the facts of the original article.