Como Kembali Melakukan Tindakan Agresif, Kali Ini Mereka Incar Liam Delap dari Chelsea

Como Kembali Melakukan Tindakan Agresif

Klub penuh kejutan, Como, kembali mendekati Chelsea pada bursa transfer musim panas ini. Setelah mendapatkan Trevoh Chalobah dengan nilai transfer 30 juta euro, klub Serie A tersebut kini mengincar penyerang The Blues, Liam Delap.

Buruan Liam Delap

Penyerang berusia 23 tahun itu masuk daftar incaran Como untuk memperkuat lini depan. Hubungan kedua klub juga terbilang baik setelah kesepakatan transfer Chalobah. Selain itu, ada Cesc Fabregas yang menjadi penghubung lain karena mantan pemain Chelsea tersebut kini melatih Como.

Performa Delap yang Menjanjikan

Delap tampil menjanjikan pada musim pertamanya di Premier League bersama Ipswich Town pada 2024/2025. Ia mencetak 12 gol dari 37 pertandingan untuk klub yang baru promosi ke kasta tertinggi Inggris tersebut. Performa itu membuat Chelsea tertarik mendatangkannya.

Klausul Pelepasan 35 Juta Euro

The Blues kemudian mengaktifkan klausul pelepasan Delap senilai 35 juta euro pada musim panas berikutnya. Namun, Delap belum mampu mengamankan tempat utama di Stamford Bridge.

Peranan Cesc Fabregas

Cesc Fabregas berperan penting dalam proses transfer ini. Sebagai mantan pemain Chelsea, Fabregas memiliki hubungan yang baik dengan kedua klub. Kondisi ini membuatnya sebagai penghubung yang efektif untuk mencapai kesepakatan transfer.

Persaingan di Chelsea

Delap harus bersaing dengan Joao Felix di Chelsea. Keduanya merupakan penyerang yang berpotensi besar, namun belum bisa mengamankan tempat utama di Stamford Bridge.

Perspektif Kedepannya

Apakah Delap akan bergabung dengan Como? Atau ia akan tetap berada di Chelsea? Hanya waktu yang akan menentukan. Namun, satu hal pasti, Delap memiliki potensi besar untuk menjadi pemain yang sukses di lini depan.

Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/dunia/read/8270230/como-tempel-chelsea-lagi-kali-ini-demi-boyong-liam-delap, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *