Daging Wagyu Rp 1 Juta per Kilogram, Apa Saja Rahasia di Baliknya?
**Daging Wagyu Rp 1 Juta per Kilogram, Apa Saja Rahasia di Baliknya?** Daging Wagyu yang memiliki harga Rp 1 juta per kilogram telah menjadi primadona di kalangan pecinta kuliner. Apa yang membuat daging ini begitu mahal dan unik? Kami akan membahas rahasia di balik kualitas dan harga yang tinggi dari daging Wagyu. **Momen Penentu di Menit Akhir** Arita Wagyu Farm dari Miyazaki, Jepang, yang telah memiliki pengalaman lebih dari 70 tahun dalam mengembangkan Japanese black wagyu, telah membawa pengalaman tersebut ke Indonesia. Bersama Alpha Agro Indonesia, mereka memperkenalkan filosofi peternakan dan karakter produknya. “Bagi kami, wagyu bukan sekadar mengejar tingkat marbling tertinggi. Kami percaya kualitas sejati lahir dari cara kami merawat setiap sapi dengan penuh perhatian, menjaga kesehatannya, serta menghasilkan daging yang memiliki keseimbangan rasa dan karakter alami,” kata Yonemasu Arita, CEO Arita Farm and SE Meat, saat jamuan makan siang di Tugu Kunstkring Paleis, Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Arita Wagyu mengelola sekitar 7.000â7.500 ekor sapi Japanese black melalui sistem terintegrasi yang mencakup pembiakan hingga distribusi. Mereka juga mencatatkan pencapaian di tingkat internasional melalui penghargaan Large Producer Award pada World Steak Challenge 2025. Penghargaan tersebut menempatkan Arita Wagyu sebagai salah satu produsen steak yang mendapat pengakuan dalam kategori produsen skala besar. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Filosofi Arita dalam menghasilkan wagyu terangkum dalam pesan “Not Everything is BMS.” Beef Marbling Score merupakan salah satu indikator dalam menilai kualitas wagyu, tapi perusahaan tidak menjadikannya sebagai satu-satunya ukuran. Pihaknya turut memperhatikan kesehatan sapi, metode pemeliharaan, kelembutan, keseimbangan rasa, serta karakter alami daging. Pendekatan tersebut berjalan melalui filosofi Earth Medicine Zero (EMO). Sistem ini mengutamakan kesejahteraan hewan, lingkungan dengan tingkat stres rendah, serta pengelolaan pakan sebagai bagian dari proses pemeliharaan sapi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Arita membawa cerita panjang lebih dari tujuh dekade dalam mengembangkan Japanese black wagyu. Pengalaman tersebut terus digunakan dalam proses perusahaan dalam menjaga konsistensi kualitas daging yang dihasilkan. Kolaborasi Arita dengan Alpha Agro Indonesia tidak hanya memperluas pilihan daging premium, tapi juga memperkenalkan filosofi Arita dalam menghasilkan wagyu, mulai dari proses pemeliharaan hingga menjaga karakter alami daging saat disajikan. Kehadiran Arita Wagyu di Jakarta menjadi bagian dari upaya brand asal Miyazaki tersebut memperkenalkan produknya melalui pengalaman kuliner yang lebih dekat dengan konsumen. Dalam kesimpulan, daging Wagyu yang memiliki harga Rp 1 juta per kilogram memiliki rahasia di balik kualitas dan harga yang tinggi. Arita Wagyu Farm dari Miyazaki, Jepang, telah membawa pengalaman lebih dari 70 tahun dalam mengembangkan Japanese black wagyu ke Indonesia dan memperkenalkan filosofi peternakan dan karakter produknya. Dengan filosofi Earth Medicine Zero (EMO), Arita mengutamakan kesejahteraan hewan, lingkungan dengan tingkat stres rendah, serta pengelolaan pakan sebagai bagian dari proses pemeliharaan sapi. Kehadiran Arita Wagyu di Jakarta menjadi bagian dari upaya brand asal Miyazaki tersebut memperkenalkan produknya melalui pengalaman kuliner yang lebih dekat dengan konsumen.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8266876/dari-miyazaki-ke-jakarta-perjalanan-70-tahun-di-balik-sepotong-daging-wagyu, without altering the facts of the original article.