37 Bentuk Cahaya di Jam Tangan SEIKO, Rekor Desain yang Membuat Dunia Terkejut

**37 Bentuk Cahaya di Jam Tangan SEIKO, Rekor Desain yang Membuat Dunia Terkejut** **Pembuka** Jam tangan sering kali menyimpan keindahan pada bagian yang nyaris luput dari perhatian. Jarum bergerak perlahan, angka menjadi penanda waktu, sementara elemen kecil di permukaan dial bekerja dalam diam. Bagi Miho Wada, Design Director of Credor Team SEIKO, bagian-bagian tersebut justru menyimpan ruang luas untuk bereksperimen. Eksplorasi itu berawal dari bar indices, penanda jam yang selama ini dikenal sebagai elemen fungsional. **Momen Penentu di Menit Akhir** Bar indices memang dibuat untuk membantu pemakai membaca waktu. Namun, untuk Miho, hal ini bukanlah satu-satunya tujuan. Ia ingin memperluas potensi ekspresif elemen tersebut dengan cara mengeksplorasi bagaimana cahaya, refleksi, serta keterampilan pengerjaan dapat memperluas potensi ekspresifnya. “Saya sering memulai dari detail kecil, bukan konsep besar. Untuk Bar Indices, saya berfokus pada penanda jam dan mengeksplorasi bagaimana cahaya, refleksi, serta keterampilan pengerjaan dapat memperluas potensi ekspresifnya,” katanya dalam wawancara tertulis dengan Lifestyle Liputan6.com, Jumat, 31 Juli 2026. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Tantangan terbesar kemudian muncul ketika gagasan itu harus diterjemahkan ke dalam dial. Miho ingin memenuhi permukaan dial dengan bar indices dan membiarkan pantulan dari setiap komponen membentuk ritme visual yang kaya. Hasil akhirnya menghadirkan 37 komponen bar indices yang terdiri atas 23 bentuk berbeda. “Tujuan saya adalah menciptakan ekspresi visual yang kaya melalui pantulan bar indices. Bahkan perubahan kecil pada sudut pandang dapat mengubah keseimbangan cahaya dan bayangan, sehingga dial memperlihatkan ekspresi yang berbeda setiap kali dilihat,” kata Miho. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Puluhan komponen tersebut tidak ditempatkan secara sembarangan. Miho membedakan ketinggian indeks pada area di bawah jarum jam, di bawah jarum menit, dan bagian luar jarum. Bentuk piramida turut digunakan dengan titik puncaknya menjadi penanda waktu. Keputusan tersebut membuat variasi bentuk indeks berkembang semakin banyak. Permainan cahaya menjadi bagian paling menarik dari eksplorasi tersebut. Sebuah jam tangan tidak perlu digerakkan secara dramatis untuk menghasilkan perubahan tampilan. Kemiringan kecil saja dapat menggeser hubungan antara cahaya dan bayangan pada permukaan dial. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Keseimbangan visual itu membutuhkan ketelitian tinggi. Arah penempatan setiap indeks dibuat selaras, sementara sudut pada permukaan diamond-cut diseragamkan. Pengaturan tersebut membantu menjaga karakter pantulan agar tetap terkontrol meski cahaya datang dari sudut yang berbeda. Kebebasan bereksperimen tidak berarti meninggalkan esensi sebuah arloji. Fungsi dasar sebagai penunjuk waktu tetap menjadi bagian dari rancangan, sementara teknik pemesinan, pemotongan presisi, dan penyelesaian permukaan membuka kemungkinan baru bagi tampilan jam tangan. “Bagi saya, keseimbangan berarti mengembangkan elemen tradisional dalam sebuah jam tanpa kehilangan hubungan dengan fungsi aslinya dan esensi pembuatan jam. Bar Indices tetap penting sebagai bagian dari dial sekaligus sebagai bagian dari pengalaman membaca dan menikmati waktu,” ujar Miho. Dalam era digital, jam tangan tidak lagi menjadi satu-satunya cara untuk mengetahui waktu. Ponsel dan perangkat digital telah mengambil alih kebutuhan tersebut dengan cara yang lebih praktis. Sebuah arloji akhirnya memiliki ruang yang lebih personal, menjadi benda yang dikenakan karena bentuk, karakter, dan pengalaman yang ditawarkannya. Miho melihat kecenderungan desain yang lebih berfokus pada ekspresi visual dan keseimbangan, bukan hanya sebagai penunjuk waktu.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8267897/37-bar-indices-23-bentuk-cara-desainer-seiko-menciptakan-efek-cahaya-di-jam-tangan, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *