Lestari Moerdijat Desak Perlunya Reformasi Budaya Sekolah dan Peningkatan Kesejahteraan Guru
Lestari Moerdijat Desak Reformasi Budaya Sekolah dan Peningkatan Kesejahteraan Guru
Lestari Moerdijat, Wakil Ketua MPR RI, menyatakan bahwa peningkatan kesejahteraan guru tidak cukup untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional. Menurutnya, kebijakan tersebut harus dibarengi dengan tata kelola yang baik dan distribusi guru yang merata.
Pernyataan ini disampaikan merespons kebijakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti yang akan memperkuat reformasi budaya sekolah. Abdul Mu’ti sebelumnya menyampaikan rencana mengubah peran guru, dari sekadar pengajar menjadi pendamping sekaligus wali bagi peserta didik. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.
Lestari Moerdijat menekankan bahwa reformasi budaya sekolah harus dilakukan secara serius. Menurutnya, peran guru harus diubah agar lebih efektif dalam mengajar dan mendidik siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendamping dan wali bagi siswa. Dengan demikian, siswa dapat mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas.
“Peningkatan kesejahteraan saja sejatinya belum cukup untuk langsung meningkatkan mutu pendidikan nasional, tanpa didukung tata kelola dan distribusi guru yang merata, serta perhatian khusus terhadap kesejahteraan tenaga pengajar di tanah air,” kata Lestari Moerdijat.
Lestari Moerdijat juga menekankan bahwa reformasi budaya sekolah harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Menurutnya, perlu ada perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang efektif untuk mencapai tujuan reformasi budaya sekolah.
“Reformasi budaya sekolah harus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Perlu ada perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang efektif untuk mencapai tujuan reformasi budaya sekolah,” kata Lestari Moerdijat.
Dengan demikian, Lestari Moerdijat berharap bahwa reformasi budaya sekolah dapat mencapai tujuan yang diinginkan yaitu meningkatkan mutu pendidikan nasional. Menurutnya, dengan reformasi budaya sekolah yang efektif, siswa dapat mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas.
“Reformasi budaya sekolah harus diprioritaskan agar siswa dapat mendapatkan pendidikan yang lebih baik dan berkualitas,” kata Lestari Moerdijat.
Demikian informasi tentang Lestari Moerdijat desak reformasi budaya sekolah dan peningkatan kesejahteraan guru.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.