Polisi Terus Cari Kaki Korban Mutilasi Saepul, Masyarakat Diminta Bantu Lapor

Korban Mutilasi Saepul: Polisi Terus Cari Kaki Korban

Pencarian korban mutilasi Saepul masih berlangsung, terus-menerus dilakukan oleh tim kepolisian di Depok. Masyarakat diminta untuk membantu melaporkan informasi yang terkait dengan kasus ini, jika ada yang mengetahui detail atau lokasi potongan kaki korban.

Kasus ini terjadi pada 23 Juli 2026 sore, Saepul membunuh korban di kontrakannya di kawasan Cipayung, Depok. Setelah itu, korban diputilasi sekitar pukul 16.00 WIB. Mayat korban kemudian dibungkus dalam karung dan dibuang di tanah kosong di Depok. Sementara itu, kaki korban dibuang ke Kali Licin. Polisi berhasil menemukan karung berisi tubuh korban pada Selasa, 4 Agustus, namun sampai saat ini, potongan kaki korban belum ditemukan.

Kendala utama dalam kasus ini adalah belum menemukan kaki korban. Menurut Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, penyidik Satreskrim Polres Depok dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus berupaya mencari potongan badan bagian bawah dua kaki yang dibuang oleh tersangka.

Aliran sungai menjadi kelemahan dalam pencarian kaki korban. Air sungai yang terus mengalir membuat kemungkinan kaki korban terdampar di tempat lain. Hal ini membuat tim kepolisian harus berusaha keras untuk menemukan potongan kaki korban.

Masyarakat diharapkan bisa membantu tim kepolisian dalam mencari kaki korban. Jika ada masyarakat yang mengetahui informasi yang terkait dengan kasus ini, segera melaporkan ke kepolisian. Dengan kerja sama antara masyarakat dan tim kepolisian, diharapkan kasus ini bisa segera dibuka dan korban bisa mendapatkan keadilan.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *