BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali untuk Dukung Pembangunan Kota Berkelanjutan
BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali untuk Dukung Pembangunan Kota Berkelanjutan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, atau yang lebih dikenal dengan sebutan BTN, telah melakukan kegiatan penanaman 10.000 pohon mangrove di kawasan Simbar Segara, Pemogan, Denpasar, Bali. Kegiatan ini adalah bagian dari program BTN KPR (Coastal Regrowth Area) yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan daerah pesisir terhadap erosi, mendukung proses penyerapan karbon berwarna biru, serta memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan.
Kronologi Kegiatan Penanaman Mangrove
Kegiatan penanaman mangrove ini dilakukan bersama dengan Simbar Segara Community-Based Enterprise (KUB) pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung misi Danantara Indonesia untuk mendorong badan usaha milik negara menciptakan nilai jangka panjang melalui keterlibatan sosial dan lingkungan.
BTN Director of Risk Management, Setiyo Wibowo, hadir dalam kegiatan ini dan bergabung dengan karyawan BTN dan masyarakat setempat untuk menanam pohon mangrove. Kegiatan ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, yang antusias turut serta dalam proses penanaman pohon mangrove.
Mengapa Penanaman Mangrove Penting
Penanaman mangrove memiliki beberapa manfaat penting bagi lingkungan dan masyarakat. Mangrove dapat membantu mengurangi dampak erosi pantai, sehingga mencegah kerusakan infrastruktur dan kehilangan lahan yang dapat menyebabkan kerugian bagi masyarakat. Selain itu, mangrove juga dapat meningkatkan proses penyerapan karbon, sehingga dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.
Penanaman mangrove juga dapat memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan stabil, masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan mereka melalui kegiatan penanaman dan perawatan mangrove.
Dampak Penanaman Mangrove
Penanaman mangrove dapat memiliki dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan meningkatkan ketahanan daerah pesisir terhadap erosi, penanaman mangrove dapat membantu mencegah kerusakan infrastruktur dan kehilangan lahan. Selain itu, penanaman mangrove juga dapat meningkatkan proses penyerapan karbon, sehingga dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca.
Dengan memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan, penanaman mangrove dapat meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat. Hal ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan meningkatkan keadilan sosial.
Demikian informasi tentang kegiatan penanaman mangrove oleh BTN di kawasan Simbar Segara, Pemogan, Denpasar, Bali. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penanaman mangrove bagi lingkungan dan masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://en.tempo.co/read/2116971/btn-supports-sustainable-urban-development-by-planting-10000-mangroves-in-kuta-bali, without altering the facts of the original article.