Bahlil Lahadalia Mengungkap Sisi Lain Luhut Binsar Panjaitan, Mentor yang Tegas dan Penuh Kasih Sayang
Bahlil Lahadalia Mengungkap Sisi Lain Luhut Binsar Panjaitan, Mentor yang Tegas dan Penuh Kasih Sayang
Di acara peluncuran bukunya ’10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia’ di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026), Bahlil Lahadalia mengungkapkan pengalamannya sebagai anak didik Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Binsar Panjaitan.
Belajar Negosiasi dari Luhut
Bahlil, yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Investasi atau Kepala BKPM, mengakui bahwa ia belajar negosiasi investasi selama 6 bulan dari Luhut. “Saya harus jujur mengatakan di depan Bapak Presiden, saya buka kartu saja. Waktu saya jadi Kepala BKPM, Menko saya itu Pak Luhut. Dan saya kan sekolah di kampung, enggak pernah belajar negosiasi investasi dengan negara lain,” ujarnya.
Bahlil menekankan bahwa pengalamannya belajar dari Luhut sangat berharga bagi dirinya. “Pak Luhut ini guru yang baik bagi saya, seperti jinak-jinak merpati. Ada saat dia menekan, ada saat dia sayang-sayang,” kata Bahlil disambut tawa hadirin.
Mengapa Luhut Binsar Panjaitan Dapat Dipilih sebagai Mentor
Menurut Bahlil, Luhut Binsar Panjaitan dapat dipilih sebagai mentor karena ia memiliki pengalaman yang luas dan kemampuan yang unggul dalam bidang investasi. “Pak Luhut memiliki pengalaman yang sangat luas dalam bidang investasi, dan ia juga memiliki kemampuan untuk memahami kebutuhan dan keinginan negara lain,” kata Bahlil.
Bahlil juga menekankan bahwa Luhut memiliki sifat yang tegas dan penuh kasih sayang. “Pak Luhut ini sangat tegas dalam membuat keputusan, tapi juga sangat sayang-sayang kepada anak didiknya,” kata Bahlil.
Dampak dari Pengalaman Membelajarkan Luhut
Pengalaman membelaajar dari Luhut sangat berdampak bagi Bahlil. Ia dapat meningkatkan kemampuan dan pengalaman dalam bidang investasi, serta memahami kebutuhan dan keinginan negara lain.
“Pengalaman membelaajar dari Pak Luhut sangat berharga bagi saya. Saya dapat meningkatkan kemampuan dan pengalaman dalam bidang investasi, serta memahami kebutuhan dan keinginan negara lain,” kata Bahlil.
Penutup
Demikian informasi dari acara peluncuran bukunya ’10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia’ di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026). Bahlil Lahadalia mengungkapkan pengalamannya sebagai anak didik Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menko Marvest) Luhut Binsar Panjaitan. Ia belajar negosiasi investasi selama 6 bulan dari Luhut dan menekankan bahwa pengalamannya sangat berharga bagi dirinya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.