Data Pekerjaan AS Turun, Wall Street Ditutup Melemah dan Investor Mulai Cemas
Data Pekerjaan AS Turun, Wall Street Ditutup Melemah dan Investor Mulai Cemas
Pasar saham Amerika Serikat (AS) Wall Street menutup dengan melemah pada Kamis (6/8) karena meningkatnya risiko geopolitik. Meningkatnya harga minyak memicu kekhawatiran inflasi sebelum laporan data pekerjaan pada Jumat (7/8) waktu setempat.
Pada pukul 4 sore waktu New York, S&P 500 mengalami penurunan 0,2 persen. Nasdaq 100 jatuh 0,4 persen, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,9 persen. S&P 500 juga mengalami penurunan untuk kedua hari berturut-turut.
Bahkan perusahaan memori Sandisk Corp. dan Western Digital Corp. mengalami penurunan besar karena perkiraan mereka mengecewakan investor. Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan kurangnya kejelasan tentang kesepakatan untuk menghidupkan kembali Selat Hormuz mendorong harga minyak mentah Brent mencapai USD 83 pada jam-jam terakhir.
Biaya energi yang lebih tinggi memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) harus menaikkan tarif. Iran berusaha melarang kapal AS dan Israel dari Selat Hormuz dan meminta kompensasi dari negara-negara yang bermusuhan. Semua hal ini membuat investor mulai cemas dan kehilangan kepercayaan pada pasar saham AS.
Kronologi Fakta
Pada Kamis (6/8), pasar saham AS Wall Street menutup dengan melemah. S&P 500 turun 0,2 persen, Nasdaq 100 jatuh 0,4 persen, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,9 persen.
Penurunan S&P 500 untuk kedua hari berturut-turut membuat investor kehilangan kepercayaan pada pasar saham AS. Perusahaan memori Sandisk Corp. dan Western Digital Corp. juga mengalami penurunan besar karena perkiraan mereka mengecewakan investor.
Mengapa dan Dampak
Meningkatnya risiko geopolitik dan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi sebelum laporan data pekerjaan pada Jumat (7/8) waktu setempat. Biaya energi yang lebih tinggi memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) harus menaikkan tarif.
Iran berusaha melarang kapal AS dan Israel dari Selat Hormuz dan meminta kompensasi dari negara-negara yang bermusuhan. Semua hal ini membuat investor mulai cemas dan kehilangan kepercayaan pada pasar saham AS.
Penutup
Pasar saham AS Wall Street menutup dengan melemah pada Kamis (6/8) karena meningkatnya risiko geopolitik. Meningkatnya harga minyak memicu kekhawatiran inflasi sebelum laporan data pekerjaan pada Jumat (7/8) waktu setempat.
Biaya energi yang lebih tinggi memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve (The Fed) harus menaikkan tarif. Iran berusaha melarang kapal AS dan Israel dari Selat Hormuz dan meminta kompensasi dari negara-negara yang bermusuhan.
Investor mulai cemas dan kehilangan kepercayaan pada pasar saham AS. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://kumparan.com/kumparanbisnis/wall-street-ditutup-melemah-investor-cermati-data-pekerjaan-as-27wARqnd5PS, without altering the facts of the original article.