Warga Pulau Pramuka Dapat Pelatihan Budidaya Perikanan Ramah Lingkungan dari Pemkab

Pelatihan Budidaya Perikanan Ramah Lingkungan di Pulau Pramuka

Pulau Pramuka, Kabupaten Kepulauan Seribu, menjadi lokasi pelatihan budidaya perikanan yang ramah lingkungan dan keramba jaring apung (KJA) yang produktif, berkelanjutan, dan bernilai wisata. Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar pelatihan tersebut untuk meningkatkan kapasitas pembudidaya perikanan di wilayah tersebut.

Pelatihan Pengelolaan Budidaya Perikanan yang Ramah Lingkungan dan KJA yang Produktif, Berkelanjutan, dan Bernilai Wisata diikuti oleh 50 peserta, terdiri dari kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dan pelaku usaha ikan hias. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pembudidaya perikanan di Kepulauan Seribu agar mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan sekaligus memiliki nilai tambah melalui sektor pariwisata.

Suku Dinas KPKP menyediakan bantuan sarana budidaya berupa pakan ikan laut, serokan ikan, tabung oksigen, pompa dorong, dan freezer kepada 39 orang untuk mendukung produktivitas usaha budidaya. Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pembudidaya perikanan di wilayah tersebut.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Suku Dinas KPKP Kabupaten Kepulauan Seribu bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya perikanan di wilayah tersebut. Pembudidaya perikanan akan belajar tentang cara mengelola budidaya perikanan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta cara meningkatkan produktivitas dan nilai tambah usaha budidaya perikanan.

Pada hari pertama pelatihan, peserta pelatihan diberikan materi tentang cara mengelola budidaya perikanan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Materi tersebut meliputi cara mengelola air laut, cara mengelola pakan ikan, dan cara mengelola keramba jaring apung (KJA). Peserta pelatihan juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya kepada narasumber.

Pada hari kedua pelatihan, peserta pelatihan diberikan materi tentang cara meningkatkan produktivitas dan nilai tambah usaha budidaya perikanan. Materi tersebut meliputi cara meningkatkan kualitas ikan, cara meningkatkan kuantitas ikan, dan cara meningkatkan nilai tambah usaha budidaya perikanan.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 50 peserta, terdiri dari kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) dan pelaku usaha ikan hias. Peserta pelatihan tersebut berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengelola budidaya perikanan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Kegiatan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pembudidaya perikanan di Kepulauan Seribu agar mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan sekaligus memiliki nilai tambah melalui sektor pariwisata. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha budidaya perikanan di wilayah tersebut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

Demikian informasi tentang pelatihan budidaya perikanan ramah lingkungan di Pulau Pramuka. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5680227/pemkab-latih-warga-pulau-pramuka-budidaya-perikanan-ramah-lingkungan, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *