Mahfud MD Beri Pesan untuk Orang Baik yang Ingin Berpengaruh di Pemerintahan

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD, memberikan pesan kepada orang-orang baik yang ingin berpengaruh di pemerintahan. Menurut Mahfud, masyarakat jangan sampai putus asa dan pesimis terhadap kondisi politik dan hukum di Indonesia. Ia yakin bahwa orang-orang baik akan tetap ada dan bisa berpengaruh di sistem pemerintahan.

Pesan Mahfud MD untuk Orang Baik

Mahfud MD menyatakan bahwa kondisi politik dan hukum di Indonesia saat ini memang mengalami regresi. Banyak masyarakat yang pesimis dan menganggap bahwa hukum dan politik di Indonesia tidak berjalan dengan baik. Namun, Mahfud yakin bahwa peluang untuk membangun kembali harapan lewat kualitas politik dan hukum ada di masa mendatang.

Menurut Mahfud, perbaikan di dua bidang itu kemungkinan bisa tercapai saat ada pergantian kepemimpinan di dalam pemerintahan. “Negara kita ini adalah negara hukum atau negara demokrasi konstitusional. Demokrasi dan konstitusi itu selalu membuka peluang bagi terjadinya sirkulasi kekuasaan. Tidak mungkin ada kekuasaan yang abadi,” ungkapnya.

Mengapa Orang Baik Harus Berpengaruh di Pemerintahan

Mahfud MD juga menjelaskan bahwa orang-orang baik harus berpengaruh di pemerintahan karena kondisi politik dan hukum di Indonesia saat ini memang membutuhkan perhatian. Banyak masyarakat yang merasa bahwa hukum tidak berjalan dengan adil, seperti kasus korupsi yang sering kali tidak mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Kita jangan sampai putus asa. Pesimis itu kan bagian dari putus asa. Kita harus bekerja sebaik-baiknya dan orang-orang baik seperti ini pada saat-saat tertentu bisa masuk,” ucap Mahfud.

Dampak bagi Pemerintahan ke Depan

Mahfud MD berharap bahwa orang-orang baik akan tetap ada dan bisa berpengaruh di sistem pemerintahan. Ia yakin bahwa dengan adanya orang-orang baik di pemerintahan, kondisi politik dan hukum di Indonesia bisa membaik.

“Perbaikan di dua bidang itu kemungkinan bisa tercapai saat ada pergantian kepemimpinan di dalam pemerintahan. Kalau normalnya kekuasaannya jatuh dan diperbarui setiap pemilu. Kalau tidak normal, biasanya selesai di tengah jalan,” ungkapnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Mahfud MD juga menyatakan bahwa jalan panjang yang masih harus ditempuh untuk memperbaiki kondisi politik dan hukum di Indonesia. Namun, ia yakin bahwa dengan adanya kerja sama dan komitmen dari orang-orang baik, perbaikan itu bisa tercapai.

“Kita harus bekerja sebaik-baiknya dan orang-orang baik seperti ini pada saat-saat tertentu bisa masuk. Negara kita ini adalah negara hukum atau negara demokrasi konstitusional,” ungkapnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/06/30/mahfud-md-yakin-orang-baik-bisa-tempati-posisi-berpengaruh-di-pemerintahan-jangan-putus-asa, without altering the facts of the original article.

Pakar UMY Ingatkan Masyarakat Tetap Rasional saat Selat Hormuz Dibuka, Ini Alasannya

Selat Hormuz Dibuka, Harga Minyak Dunia Tak Akan Anjlok

Setelah meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, Selat Hormuz yang merupakan salah satu urat nadi pelayaran paling strategis di dunia akhirnya dibuka kembali. Dengan dibukanya selat ini, lalu lintas kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz meningkat lebih dari 50 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Hal ini menunjukkan adanya sentimen positif dari perundingan antara Amerika Serikat dan Iran yang sedang berlangsung. Masyarakat Indonesia dan dunia berharap pembukaan ini dapat menurunkan harga minyak.

Apa yang Terjadi?

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dyah Titis Kusuma Wardani, S.E., MIDEC., Ph.D., menjelaskan bahwa dibukanya kembali Selat Hormuz memiliki peran besar dalam menekan ketidakpastian distribusi minyak global. Namun, situasi ini bekerja sebagai penstabil harga, bukan penurun harga secara mendadak. “Pembukaan kembali Selat Hormuz memberikan sentimen positif dan menurunkan risk premium geopolitik di pasar minyak dunia. Namun, harga minyak tidak otomatis anjlok karena pasar masih mempertimbangkan faktor lain, seperti kuota produksi OPEC+, volume permintaan dari Tiongkok dan Amerika Serikat, serta kondisi stok minyak global,” urainya.

Mengapa dan Dampaknya

Mekanisme penentuan harga BBM di Indonesia sendiri melibatkan variabel yang kompleks. Selain mengacu pada pergerakan harga minyak mentah internasional, pemerintah juga harus mengalkulasi rata-rata Indonesian Crude Price (ICP), pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, ongkos logistik dan pengadaan, hingga kontrak perdagangan minyak yang sedang berjalan. Fluktuasi harga minyak dunia direspons secara berbeda oleh jenis BBM di Indonesia, bergantung pada peruntukannya.

Menurut Dyah, BBM Non-Subsidi (Pertamax Series) yang harganya bersifat lebih dinamis dan penyesuaiannya relatif cepat karena mengikuti mekanisme pasar keekonomian. Di sisi lain, pergerakan harga BBM Bersubsidi, seperti Pertalite dan Solar, sangat dipengaruhi oleh kebijakan fiskal dan intervensi kompensasi dari pemerintah. “Ketika harga minyak dunia melonjak, pemerintah menahan dampaknya melalui subsidi agar masyarakat tidak terbeban, meski ruang fiskal negara menjadi berat. Sebaliknya, saat harga minyak turun, ruang fiskal pemerintah menjadi lebih longgar. Jadi, intervensi pemerintah membuat masyarakat tidak langsung merasakan seluruh fluktuasi harga dunia,” jelasnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Selain kebijakan subsidi, faktor krusial lainnya adalah nilai tukar rupiah. Dikarenakan seluruh transaksi minyak internasional menggunakan mata uang dolar AS, penguatan atau pelemahan rupiah akan sangat menentukan apakah penurunan harga minyak dunia bisa memberikan keuntungan maksimal bagi Indonesia atau tidak. Dampak dari normalisasi Selat Hormuz ini juga memerlukan waktu transisi (time lag) sebelum benar-benar dirasakan oleh sektor riil. Untuk BBM non-subsidi, evaluasi harga umumnya dilakukan setiap bulan sekali. Sementara itu, bagi sektor industri, logistik, dan transportasi, dampaknya baru terlihat dalam kurun waktu satu hingga tiga bulan karena keterikatan kontrak stok lama. Efek rantai ini baru akan memengaruhi tingkat inflasi setelah ongkos distribusi barang ikut mengalami penyesuaian.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/06/30/selat-hormuz-dibuka-pakar-umy-minta-masyarakat-tetap-rasional-dan-bijak-kelola-energi, without altering the facts of the original article.

Peneliti BRIN Temukan 3 Spesies Kantong Semar Baru, Indonesia Kini Punya Koleksi Langka

Penemuan tiga spesies kantong semar baru di Sulawesi dan Papua oleh peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Muhammad Mansur, menambah kekayaan flora nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan jumlah spesies kantong semar terbanyak di dunia. Kantong semar, atau Nepenthes spp., merupakan tumbuhan karnivora yang unik dan memiliki nilai ekologis serta ekonomi yang tinggi. Dengan penemuan ini, Indonesia kini memiliki 83 spesies kantong semar, atau sekitar 39,3 persen dari seluruh spesies Nepenthes yang dikenal di dunia.

Penelitian Panjang dan Temuan Berharga

Prof. Muhammad Mansur telah meneliti kantong semar selama lebih dari 38 tahun, menjelajahi kawasan hutan terpencil dari Sulawesi hingga pegunungan Papua. Penelitian ini merupakan bagian dari orasi ilmiahnya yang berjudul “Kantong Semar (Nepenthes spp.) di Indonesia: dari Keanekaragaman Hayati menuju Sistem Konservasi dan Pemanfaatan Berkelanjutan”. Dalam orasinya, Mansur menegaskan bahwa kekayaan spesies kantong semar Indonesia merupakan aset penting yang membutuhkan pengelolaan secara bijak.

Penemuan tiga spesies baru kantong semar, yaitu Nepenthes pitopangii, Nepenthes monticola, dan Nepenthes diabolica, merupakan hasil perjalanan ilmiah Mansur yang telah diakui dunia. Setiap spesies baru memberikan informasi penting mengenai evolusi tumbuhan, karakter ekologi, hingga kondisi lingkungan tempat tumbuhan itu hidup.

Mengapa Penemuan Ini Penting?

Penemuan ini penting karena kantong semar memiliki nilai ekologis yang tinggi dan berpotensi sebagai tanaman hias yang banyak diminati kolektor. Selain itu, kantong semar juga berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis alam. Habitat alaminya di kawasan pegunungan dan hutan tropis dapat menjadi bagian dari pengembangan ekowisata yang tetap mengedepankan prinsip konservasi.

Namun, kekayaan spesies kantong semar Indonesia juga menghadapi tantangan serius. Dari total 83 spesies yang ada di Indonesia, enam di antaranya telah masuk kategori kritis menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN). Status tersebut menunjukkan bahwa sebagian kantong semar menghadapi risiko kepunahan akibat kerusakan habitat, perubahan tata guna lahan, hingga aktivitas manusia.

Dampak dan Arah ke Depan

Penemuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi kantong semar dan habitatnya. Dengan demikian, diharapkan dapat dilakukan upaya pelestarian dan pengelolaan kantong semar secara berkelanjutan. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk melindungi habitat kantong semar dan mencegah kerusakan lingkungan yang dapat mengancam keberlangsungan spesies ini.

Kedepan, penelitian tentang kantong semar diharapkan dapat terus dilakukan untuk memahami lebih lanjut tentang keanekaragaman hayati dan potensi pemanfaatan berkelanjutan. Dengan demikian, Indonesia dapat terus menjadi negara dengan kekayaan flora terbesar di dunia dan kantong semar dapat terus menjadi salah satu ikon keanekaragaman hayati Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/01/38-tahun-masuk-hutan-peneliti-brin-ini-tambah-tiga-spesies-kantong-semar-baru-untuk-indonesia, without altering the facts of the original article.

Rahasia Kesehatan Terungkap, Senyawa di Hutan yang Bikin Tubuh dan Pikiran Sehat

Rahasia kesehatan yang selama ini tersembunyi di balik keindahan alam akhirnya terungkap. Hutan, yang dikenal sebagai penyerap karbon dan penyangga kehidupan berbagai satwa liar, ternyata memiliki manfaat langsung bagi kesehatan fisik dan mental manusia. Salah satu kunci dari manfaat ini adalah keberadaan senyawa phytoncide, yang dilepaskan oleh tumbuhan di hutan.

Apa Itu Phytoncide?

Phytoncide adalah senyawa volatil alami yang diproduksi oleh tumbuhan sebagai mekanisme pertahanan terhadap serangan mikroorganisme, serangga, maupun tekanan lingkungan. Namun, ketika dihirup manusia, phytoncide ternyata memberikan berbagai manfaat kesehatan. Penelitian telah menemukan bahwa paparan udara hutan yang kaya akan phytoncide dapat meningkatkan aktivitas natural killer cells, yaitu sel-sel sistem imun yang berfungsi melawan infeksi dan membantu menghancurkan sel kanker.

Mengapa Phytoncide Penting?

Keberadaan phytoncide di hutan menjadi semakin penting ketika dunia menghadapi triple planetary crisis, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan. Menurut Guru Besar IPB University, Prof. Siti Badriyah Rushayati, hutan tidak hanya berperan dalam menjaga ketahanan iklim dan ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesehatan manusia melalui konsep healing forest. “Hutan tidak hanya berperan dalam menjaga ketahanan iklim dan ekosistem, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kesehatan manusia melalui konsep healing forest,” jelasnya.

Dampak Phytoncide bagi Kesehatan

Paparan udara hutan yang kaya akan phytoncide dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan kesehatan mental dan fisik. Senyawa ini memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, phytoncide juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental. “Paparan udara hutan dapat meningkatkan aktivitas natural killer cells yang berperan melawan infeksi dan sel kanker. Selain itu, terapi hutan juga terbukti mampu menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kesehatan mental,” ungkap Prof. Siti.

Apa Artinya Ini bagi Kesehatan Kita?

Kehadiran phytoncide di hutan memberikan harapan baru bagi kesehatan manusia. Dengan memanfaatkan keberadaan senyawa ini, kita dapat meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua kawasan berhutan dapat dijadikan lokasi healing forest. Kawasan yang digunakan harus memenuhi sejumlah persyaratan, seperti tingkat kebisingan yang rendah, kualitas udara yang baik, kondisi medan yang aman, serta suasana yang mampu menciptakan rasa tenang. “Dalam healing forest, seluruh panca indera harus dapat menyatu dengan alam. Jika tingkat kebisingan terlalu tinggi, proses relaksasi tidak akan berjalan optimal,” katanya.

Dengan demikian, kita dapat memanfaatkan keberadaan hutan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Phytoncide, senyawa yang terkandung di dalamnya, memiliki potensi besar untuk membantu kita menghadapi tantangan kesehatan di masa depan. Oleh karena itu, kita harus terus melestarikan dan menjaga keberadaan hutan, bukan hanya sebagai penyerap karbon dan penyangga kehidupan, tetapi juga sebagai sumber kesehatan bagi manusia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/01/rahasia-healing-di-hutan-terungkap-ada-senyawa-ini-yang-bikin-tubuh-dan-pikiran-lebih-sehat, without altering the facts of the original article.

Kontribusi Indonesia dalam Penyusunan Buku Seni Silat di Singapura 1979

Penyusunan buku seni silat di Singapura pada 1979 silam merupakan sebuah proyek yang melibatkan kontribusi dari Indonesia. Buku ini disusun oleh Persekutuan Silat Singapura (Persisi) dengan tujuan menghimpun seni silat serantau yang ada di Singapura. Indonesia, melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), turut memberikan bantuan dalam proses penyusunan buku tersebut.

Kontribusi Indonesia dalam Penyusunan Buku Seni Silat

Menurut artikel “Indonesia Akan Bantu Kumpul Bahan utk Projek Buku Persisi” yang terbit dalam surat kabar Berita Harian edisi 15 Mei 1979, IPSI mewadahi Persisi dalam pengumpulan bahan yang dibutuhkan dalam penyusunan karya tulis tersebut. Dalam kerja sama ini, pihak dari Persisi melakukan lawatan ke beberapa daerah di Indonesia untuk menghimpun sumber informasi dari seni bela diri silat yang tersebar ke beberapa wilayah di tanah air.

Selain memberikan bantuan, IPSI juga turut memberikan saran terkait proyek penyusunan buku tersebut. IPSI menyarankan Persisi untuk menghubungi Malaysia agar bisa terlibat dalam proses pengerjaan. Dengan tambahan sumber data dari Malaysia, maka proses penyusunan buku seni silat ini menjadi makin maksimal. Terlebih seni bela diri silat juga berkembang di Negeri Jiran tersebut.

Momen Penentu dalam Penyusunan Buku Seni Silat

Dalam perundingan yang digelar oleh Persisi dan IPSI, kedua organisasi juga turut memberikan persembahan silat bersama. Pagelaran ini dilaksanakan di Singapura selama dua hari lamanya. Persembahan ini menjadi kesempatan bagi kedua belah pihak untuk saling bertukar pengalaman dan wawasan antara satu sama lain. Selain itu, pagelaran tersebut juga menjadi wadah untuk menghimpun dana untuk keperluan lainnya dari kedua organisasi tersebut.

Apa Artinya Ini bagi Pengembangan Seni Silat?

Penyusunan buku seni silat serantau ini diharapkan bisa menghimpun sejarah dan hal berkaitan lainnya terkait seni bela diri tersebut. Selain itu, buku ini juga diharapkan bisa menjadi panduan bagi para praktisi seni silat serantau. Dengan demikian, kontribusi Indonesia dalam penyusunan buku seni silat di Singapura pada 1979 silam merupakan sebuah langkah penting dalam pengembangan seni silat di Asia Tenggara.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah ada upaya penyusunan buku seni silat, namun masih banyak hal yang perlu dilakukan untuk mengembangkan seni silat di Indonesia dan Asia Tenggara. Pengembangan seni silat tidak hanya berhenti pada penyusunan buku, tetapi juga perlu adanya dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan organisasi terkait. Dengan kerja sama dan dukungan yang kuat, seni silat dapat terus berkembang dan menjadi salah satu identitas budaya Asia Tenggara.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/01/penyusunan-buku-seni-silat-di-singapura-pada-1979-indonesia-turut-beri-kontribusi, without altering the facts of the original article.

Asal Usul Makam Mahligai Terungkap, Simak Cerita Rakyat Sumatera Utara yang Menarik

Makam Mahligai merupakan salah satu objek bersejarah yang ada di Sumatera Utara, tepatnya di daerah Aek Dakka, Barus, Tapanuli Tengah. Makam ini merupakan kompleks pemakaman yang bersejarah dan menjadi tempat peristirahatan terakhir bagi beberapa tokoh ternama di masa lalu. Legenda asal usul Makam Mahligai adalah salah satu cerita rakyat yang berasal dari daerah Sumatera Utara, yang berkisah tentang seorang pemuda yang tinggal di daerah pemakaman tersebut dulunya.

Asal Usul Makam Mahligai

Menurut legendanya, kompleks ini dulunya merupakan sebuah kampung yang ada di daerah tersebut, bernama Kampung Mahligai. Di sana hidup seorang guru yang memiliki ilmu agama tinggi dan banyak orang yang berdatangan untuk berguru padanya. Namun tidak setiap orang yang diterima untuk berguru di Kampung Mahligai tersebut, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mendalami ilmu agama di sana.

Pada suatu hari, datang seorang pemuda dari negeri jauh ke sana. Dia ingin bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Pemuda ini berniat untuk berguru langsung pada guru besar yang ada di Kampung Mahligai. Melihat kesungguhan hati pemuda itu, dia pun diterima di sana. Sang guru mengajarkan ilmu agama dan memperbolehkan pemuda itu tinggal bersamanya.

Perjalanan Spiritual Pemuda

Pemuda itu diajarkan sebuah zikir oleh sang guru, yang mesti dilantunkan oleh sang pemuda setiap harinya. Pada bulan haji, sang guru berniat untuk berangkat ke Makkah untuk menunaikan ibadah haji. Melihat hal ini, pemuda itu berniat untuk ikut bersama sang guru menuju Makkah. Namun gurunya tidak mengizinkan untuk ikut bersama.

Dengan perasaan sedih, pemuda itu tetap tinggal di Kampung Mahligai. Dia terus mengulang zikir yang diajarkan oleh sang guru untuknya. Ketika sedang berzikir, tiba-tiba terdengar suara asing di telinga pemuda itu. Suara itu memintanya untuk pergi ke hutan dan mengambil daun sukik. Pemuda itu langsung pergi ke hutan dan menjalankan perintah suara itu.

Momen Penentu di Menit Akhir

Sesampainya di sana, dia mengambil daun sukik dan membawanya pulang. Ajaibnya, daun sukik itu tiba-tiba berubah menjadi kapal besar. Dengan perasaan senang, pemuda itu langsung menaiki kapal itu dan pergi ke Makkah. Pemuda ini berhasil menyusul gurunya, bahkan dia sampai lebih dulu di Makkah dibandingkan rombongan sang guru.

Begitu sang guru tiba, pemuda itu langsung menghampirinya. Sang guru tentu heran karena pemuda itu berhasil sampai ke Makkah. Pemuda itu kemudian menceritakan jika dia selalu menjalankan zikir yang diajarkan oleh sang guru. Hal itulah yang berhasil membawanya ke Makkah dengan selamat.

Apa Artinya Ini bagi Masyarakat?

Kisah ini memberikan kita gambaran tentang pentingnya ketekunan dan ketaatan dalam menjalankan ajaran agama. Pemuda itu berhasil mencapai tujuannya karena dia selalu menjalankan zikir yang diajarkan oleh sang guru. Cerita rakyat ini juga menjadi bukti bahwa Sumatera Utara memiliki sejarah dan budaya yang kaya, serta menjadi bagian dari warisan yang harus dilestarikan.

Kita dapat memahami bahwa Makam Mahligai bukan hanya sebuah tempat peristirahatan terakhir bagi beberapa tokoh ternama, tetapi juga menjadi simbol dari perjalanan spiritual dan ketekunan dalam menjalankan ajaran agama. Dengan memahami cerita rakyat ini, kita dapat lebih menghargai sejarah dan budaya yang ada di sekitar kita.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/01/legenda-asal-usul-makam-mahligai-cerita-rakyat-dari-sumatera-utara, without altering the facts of the original article.

Trilogi Siswa SD Cikal Laris Manis, Penjualan Buku Capai 15 Juta untuk Donasi

Trilogi buku karya siswa SD Cikal, Aksara, sukses menarik perhatian publik. Buku-buku tersebut membahas isu-isu yang kerap dialami remaja, seperti kepercayaan diri, skincare, dan standar kecantikan. Hasil penjualan buku senilai Rp15 juta didonasikan ke Yayasan Kanker Pita Kuning untuk membantu anak-anak yang berjuang melawan kanker.

Trilogi Buku yang Menginspirasi

Aksara, siswa SD Cikal, menulis trilogi buku yang berjudul Beyond The Filter, Skincare Decoded, dan Parents and Guardians. Buku-buku tersebut membahas isu-isu yang kerap dialami remaja, seperti kepercayaan diri, skincare, dan standar kecantikan. Sementara itu, teman Aksara, Lea, menulis buku berjudul My Own Special Crown yang membahas tentang rasa suka terhadap diri sendiri dan rasa tidak percaya diri pada anak-anak yang memiliki rambut keriting.

Momen Penentu di Balik Buku

Buku-buku tersebut merupakan bagian dari tugas akhir kelas 6, yaitu Culminating Project. Proyek ini dirancang agar peserta didik dapat menunjukkan apa yang telah mereka pelajari melalui sebuah karya atau solusi nyata. Aksara dan Lea tidak hanya menulis buku, tetapi juga memiliki ide untuk mendonasikan hasil penjualan buku ke Yayasan Kanker Pita Kuning.

Apa Artinya Ini bagi Aksara dan Lea?

Donasi ini bukan hanya sekadar tindakan mulia, tetapi juga menunjukkan kepedulian Aksara dan Lea terhadap sesama. Mereka ingin membantu anak-anak yang berjuang melawan kanker dan membutuhkan dukungan lebih. “Proses pengobatan kanker banyak mengubah fisik seseorang sehingga para penyintas membutuhkan dukungan lebih,” kata Aksara.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kisah Aksara dan Lea dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk memiliki kepedulian terhadap sesama. Mereka menunjukkan bahwa anak-anak muda dapat membuat perbedaan dengan tindakan mulia mereka. Semoga kisah ini dapat memotivasi kita semua untuk melakukan hal-hal positif dan berdampak bagi masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/01/siswa-sd-cikal-ini-bikin-trilogi-hasil-jualan-buku-senilai-15-juta-didonasikan, without altering the facts of the original article.

Bocah 9 Tahun Rilis 11 Lagu, Kini Santa Sakramenta Terbitkan Buku Tangisan Pohon Tua

Momen Penentu di Alam

Peristiwa itu terjadi saat pandemi. Kala itu, keluarga Santa rajin mengajaknya ke luar, terutama alam, misalnya ke sungai, air terjun, hutan, hingga bukit. Mirisnya, bukan hanya pemandangan yang ia lihat, tapi sampah yang berserakan. “Aku sering diajak ke alam sama ayah-bunda. Aku diajak trekking ke sungai, air terjun, hutan, bukit, dan lainnya. Aku senang banget olahraga sambil main ke alam, tapi di sana aku malah lihat banyak sampah berserakan,” cerita Santa.

Tiga Fakta yang Bikin Laga Ini Berbeda

Dari sana, kebiasaan Santa pun ikut berubah. Dia mulai giat memilah sampah di rumah sendiri, biar bisa diserahkan ke pengelola sampah dan nggak numpuk di TPA. “Aku juga lagi belajar mengurangi produksi sampah. Sampahku sudah makin sedikit,” katanya. Dia juga bikin konten edukasi di Instagram, judulnya “Santa Mencari Tahu”. Konten-konten itu mayoritas dibuat dari rasa penasarannya.

Apa Artinya Ini bagi Santa ke Depan?

Sebelum jadi “aktivis cilik”, Santa memang lebih dulu dikenal di dunia teater dan musik. Dia mulai aktif di teater anak sejak umur 6 tahun, dan di situlah bakat menulis lagunya ketahuan. Sutradara tempatnya bergabung melihat Santa punya kepekaan soal nada dan lirik, lalu mulai dikasih tantangan bikin lagu buat mendukung cerita pentas. Sampai sekarang dia sudah punya 11 lagu. Dua di antaranya, “Makan Sehat, Kita Hebat!” dan “Teman Baru”, bisa didengar di Spotify, YouTube, sampai iTunes.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan terbitnya buku “Tangisan Pohon Tua”, Santa Sakramenta menunjukkan bahwa usia muda tidak menjadi penghalang untuk berkontribusi pada lingkungan dan masyarakat. Ia berharap dapat menginspirasi anak-anak lain untuk peduli dengan lingkungan dan membuat perubahan positif. “Aku ingin membuat perbedaan dan menjadi contoh bagi anak-anak lain bahwa kita dapat membuat perubahan positif, bahkan dari hal-hal kecil,” katanya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/01/baru-berusia-9-tahun-santa-sakramenta-sudah-punya-11-lagu-dan-kini-menerbitkan-buku-tangisan-pohon-tua, without altering the facts of the original article.

Anggi Wahyuda Nekat Daki Gunung Kerinci dengan Satu Kaki, Butuh 3 Jam untuk Trek 500 Meter

Anggi Wahyuda, seorang content creator yang dikenal karena kegiatan berlari dan mendaki gunung dengan satu kaki, baru-baru ini menaklukkan Gunung Kerinci, gunung berapi tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.805 meter di atas permukaan laut. Gunung yang terletak di perbatasan Provinsi Jambi dan Sumatra Barat ini merupakan salah satu destinasi pendakian yang cukup menantang. Bagi Anggi, pendakian ini bukan hanya soal mencapai puncak, tetapi juga tentang membuktikan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalanginya untuk mengejar impian.

Perjalanan Menuju Puncak Gunung Kerinci

Anggi Wahyuda, yang kehilangan satu kakinya akibat kecelakaan pada 2015 lalu, telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan kegiatan-kegiatannya yang disiarkan di media sosial. Dengan menggunakan sepasang kruk, Anggi mampu melakukan aktivitas fisik yang cukup ekstrem, termasuk mendaki gunung. Gunung Kerinci menjadi salah satu targetnya, dan pendakian ini tidaklah mudah. Anggi harus melibas jarak menanjak yang pendek, hanya 500 meter, tetapi membutuhkan waktu hingga 3 jam. Ia harus menanjak akar-akar pohon untuk sampai di celah-celah yang sempit, menjadikannya pengalaman yang sangat sulit.

Mengapa Pendakian Ini Penting?

Menurut Anggi, pendakian Gunung Kerinci merupakan pembuktian bahwa ia tetap kuat meskipun memiliki keterbatasan fisik. “Semakin kita depresi kan enggak buat kita jadi lebih baik, tapi buat kita jadi lebih buruk. Makanya kalau ada masalah udah ketawa aja. Dibilang orang gila enggak apa-apa, kan kita enggak di jalan,” ungkapnya. Anggi juga menambahkan bahwa keyakinan dan mental yang kuat menjadi kunci utamanya dalam melakukan pendakian ini. “Jadi prinsipku yakin aja dulu. Ada Allah gitu. Kalau Allah sayang pasti dikasih keselamatan. Mental aja dulu,” katanya.

Dampak dan Makna

Anggi mengakui bahwa kehilangan salah satu anggota tubuhnya akibat kecelakaan membuatnya mengalami masa-masa depresi selama dua tahun. Namun, ia tidak menyerah. Melalui kegiatan-kegiatan yang dibagikannya di media sosial, Anggi ingin menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak menghalanginya untuk hidup normal dan mengejar impian. “Orang-orang paling banyak depresi adalah orang yang disabilitasnya karena kecelakaan bukan dari lahir. Kalau dia dari lahir sudah dikuatkan keluarganya. Nah, kalau dia kecelakaan dan sebagainya, dia yang harus nguatin keluarganya dan sebagainya. Makanya berat banget,” katanya. Pendakian Gunung Kerinci oleh Anggi menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Anggi Wahyuda masih akan terus berbagi pengalaman dan kegiatan-kegiatannya di media sosial. Dengan ratusan ribu pengikut, ia berharap dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk tidak menyerah menghadapi keterbatasan. “Kita enggak perlu sempurna untuk memulai, tapi kita harus mulai untuk menjadi sempurna,” ungkapnya. Bagi Anggi, pendakian Gunung Kerinci bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tantangan-tantangan baru yang akan datang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/01/cerita-anggi-wahyuda-daki-gunung-kerinci-dengan-satu-kaki-panjat-trek-500-meter-3-jam, without altering the facts of the original article.

Pelatihan Manajer KDMP Kurang Relevan, Pakar Beri Solusi Alternatif

Pelatihan manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menggunakan metode militer belakangan menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Pasalnya, metode ini dianggap tidak relevan dengan tugas utama seorang manajer koperasi, yakni mengeksekusi kebijakan strategis dan mengelola operasional koperasi. Para pakar pun memberikan solusi alternatif untuk meningkatkan kemampuan manajer koperasi.

Apa yang Terjadi dengan Pelatihan Manajer KDMP?

Pelatihan manajer KDMP yang menggunakan metode militer dianggap tidak sesuai dengan tugas dan tanggung jawab seorang manajer koperasi. Menurut Dr. Subarsono, dosen sekaligus peneliti di Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik Universitas Gadjah Mada (UGM), tugas utama seorang manajer adalah mengeksekusi kebijakan strategis yang dibuat pengurus dalam pengoperasian koperasi. Manajer koperasi harus mampu mengelola staf, mengawasi arus kas, memastikan target penjualan tercapai, serta melaporkan kinerja bisnis kepada pengurus secara berkala.

Dr. Aulia Nur Kasiwi, dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), juga menyatakan bahwa esensi dari pemberdayaan koperasi sepatutnya bertumpu pada peningkatan kapasitas pengurus dalam mengelola organisasi secara profesional. Keterampilan utama yang dibutuhkan pengurus koperasi bukanlah soal ketahanan fisik, tetapi kecakapan administrasi, pengelolaan keuangan, dan kemampuan membangun jejaring dan partisipasi aktif anggota.

Mengapa Pelatihan Militer Tidak Relevan?

Pelatihan militer tidak relevan dengan tugas dan tanggung jawab seorang manajer koperasi karena koperasi adalah organisasi sipil yang mengutamakan prinsip demokrasi, partisipasi anggota, dan musyawarah. Metode militer lebih sesuai dengan budaya sistem komando, komunikasi satu arah, dan kurangnya partisipasi anggota. Dr. Subarsono menyatakan bahwa jika manajer koperasi dilatih secara militeristik, ada potensi akan menggunakan pendekatan militer dalam tatakelola koperasi dan menggeser budaya demokrasi ke arah sistem komando.

Apa Solusi Alternatifnya?

Para pakar建议 memberikan pelatihan yang berkaitan dengan tata kelola koperasi, kepemimpinan, manajemen sumber daya manusia (SDM), manajemen keuangan digital, kewirausahaan dan inovasi model bisnis, perencanaan strategis, serta pemasaran. Dengan demikian, manajer koperasi dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam mengelola koperasi secara profesional dan efektif.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pelatihan manajer koperasi yang efektif dan relevan dengan tugas dan tanggung jawab mereka masih menjadi tantangan. Namun, dengan solusi alternatif yang diberikan oleh para pakar, diharapkan koperasi dapat meningkatkan kemampuan manajer mereka dan mencapai tujuan organisasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan dalam sistem pelatihan manajer koperasi untuk meningkatkan kualitas dan kinerja koperasi di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/01/bukan-pelatihan-militer-ini-saran-pakar-agar-pelatihan-manajer-kdmp-tetap-relevan, without altering the facts of the original article.