Spesies Baru Ditemukan di Alam: Monyet dengan Jempol Bibir Oranye
**Spesies Baru Ditemukan di Alam: Monyet dengan Jempol Bibir Oranye** Dalam dunia ilmu pengetahuan, terutama di bidang biologi, penemuan spesies baru masih terus terjadi. Terakhir, pada bulan Juli 2026, para peneliti dari Florida Atlantic University (FAU) dan City University of New York Graduate Center berhasil menemukan spesies monyet baru di Republik Demokratik Kongo. Spesies ini dikenal dengan nama Likweli, yang berarti “monyet dengan bibir oranye” dalam bahasa lokal. **Momen Penentu di Menit Akhir** Likweli merupakan spesies monyet baru yang ditemukan di Afrika, tepatnya di Taman Nasional Lomami, Republik Demokratik Kongo. Spesies ini telah diidentifikasi selama 75 tahun terakhir oleh para ilmuwan di Afrika. Likweli memiliki penampakan yang cukup khas, yakni bibir berwarna oranye dengan suara auman yang dalam. Selain itu, terdapat bulu hitam mengilap, ekor yang menjuntai, dan corak wajah oranye-krem yang mencolok. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Para peneliti dari FAU dan CUNY menambahkan bahwa spesies Colobus congoensis memiliki karakteristik tengkorak, gigi, dan kerangka khas. Selain itu, perawakannya juga lebih kecil dari monyet Colobus lainnya, yaitu hanya 6,8 kilogram. “Hewan ini dibedakan oleh bulunya yang halus dan memantulkan cahaya, serta fitur wajah yang dramatis terbentuk dari bulu wajah hitam panjang dan telinga besar yang terlipat,” kata FAU dikutip dari CNN Internasional, Senin (27/7/2026). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Para peneliti menyuarakan kekhawatiran soal sebarannya yang terbatas. Hal ini mengingat Likweli berada di wilayah dengan luas sekitar 1.700 kilometer persegi. Bahkan, peneliti dari CUNY mengusulkan Colobus congoensis masih dalam spesies terancam punah. Hal ini mengingat wilayah sebaran yang terbatas, hilangnya habitat, dan tekanan perburuan. “Sebagian besar habitatnya yang diketahui berada di dalam Taman Nasional Lomami, membuat perlindungan wilayah itu sangat penting dalam kelangsungan hidup spesies,” jelas para peneliti. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Para peneliti dari FAU dan CUNY menyarankan perlindungan wilayah sebaran Likweli sangat penting dalam kelangsungan hidup spesies ini. Mereka juga menyarankan penelitian lebih lanjut untuk memahami karakteristik dan perilaku spesies ini. Selain itu, mereka juga menyarankan perlindungan habitat dan pengurangan tekanan perburuan untuk menjaga kelangsungan hidup spesies Likweli. “Mereka adalah monyet Afrika yang tak punya jempol,” kata Kate Derwiler dari Florida Atlantic University. “Mereka adalah herbivora, yang memakan kanopi dengan peran yang penting di ekosistem. Kami perkirakan peran mereka terutama terkait pemrosesan biji dan penyerbukan di hutan.”
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260727110810-37-754049/heboh-monyet-tak-punya-jempol-bibirnya-oranye-ternyata-spesies-baru, without altering the facts of the original article.