Destry Damayanti Siap Menghadapi Tantangan Rupiah, Apakah Ia Mampu?
Destry Damayanti Siap Menghadapi Tantangan Rupiah, Apakah Ia Mampu? **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tanggal 27 Juli 2026, analis memperkirakan nilai tukar rupiah terhadap dolar akan bergerak di rentang Rp17.800/1US$ hingga Rp18.100/1US$ pasca mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet memperkirakan nilai tukar rupiah akan berada di kisaran Rp17.800-Rp17.900 per dolar Amerika Serikat (AS). **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Yusuf memperkirakan dalam jangka pendek akan ada tekanan terhadap nilai tukar rupiah namun terbatas. Terutama karena, pejabat sementara gubernur BI saat ini Destry Damayanti cakap dalam memimpin Bank Indonesia hingga Gubernur baru dilantik. “Penunjukan Ibu Destry Damayanti sebagai pelaksana tugas gubernur dapat memberikan kepastian bagi pasar. Sosok beliau bukanlah figur baru di Bank Indonesia. Sebagai Deputi Gubernur Senior, Destry memiliki pengalaman panjang dalam perumusan kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta memahami dinamika pasar keuangan,” ujar Yusuf. Sementara itu, analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek bisa bergerak di rentang Rp17.850/1US$ hingga Rp18.150/1US$. Lukman mengatakan, walaupun ada sentimen karena pengunduran diri Gubernur BI tapi yang mendominasi adalah sentimen eksternal. “Walau dengan perkembangan ini, sebenarnya faktor eksternal masih lebih mendominasi, dalam sepekan ini juga sangat padat data-data ekonomi AS dan FOMC dan indeks dolar AS berpotensi kembali naik dan menekan rupiah, terlebih apabila situasi geopolitik di timteng kembali memanas. Rentang jangka pendek 17850-18150,” ujar Lukman kepada CNBC Indonesia, Senin (27/7/2026). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan pagi ini di posisi Rp18.060/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,33%. Pelemahan tersebut melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup turun 0,36% dan terparkir tepat di level Rp18.000/US$. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,05% ke posisi 101,483. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Destry Damayanti sebagai pejabat sementara gubernur BI harus siap menghadapi tantangan rupiah yang masih tidak stabil. Dengan pengalaman panjang dalam perumusan kebijakan moneter dan menjaga stabilitas sistem keuangan, Destry harus dapat menjaga kepercayaan investor dan mencegah tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi, termasuk sentimen eksternal dan situasi geopolitik yang masih memanas. Jadi, apakah Destry mampu menghadapi tantangan rupiah dan memastikan kestabilan nilai tukar rupiah? Ini masih menjadi pertanyaan besar.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260728084208-17-754303/ramalan-kinerja-rupiah-di-tangan-pjs-gubernur-bi-destry-damayanti, without altering the facts of the original article.