Apa Itu Sembelit dan Diare Menurut Dokter, Ini Penjelasan Batas Normal Buang Air Besar

Apa Itu Sembelit dan Diare Menurut Dokter, Ini Penjelasan Batas Normal Buang Air Besar

Pola buang air besar (BAB) setiap orang tidak selalu sama, dan penting untuk memahami batas normalnya agar dapat mengetahui kapan kondisi tersebut sudah tergolong sembelit maupun diare. Dokter spesialis gastroenterologi, hepatologi, dan endoskopi di Rumah Sakit Mt Elizabeth, Singapura, dr. Juanda Leo Hartono, menjelaskan bahwa frekuensi BAB setiap orang tidak memiliki satu patokan yang berlaku untuk semua orang.

Menurut dr. Juanda, beberapa orang mungkin BAB dua kali sehari, sementara sebagian lainnya hanya BAB setiap dua hari sekali. Kondisi tersebut masih dapat dianggap normal, terutama pada beberapa wanita. “Pola BAB setiap orang berbeda, mulai dari dua kali sehari hingga dua hari sekali,” jelasnya dalam podcast Tribun Health di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah yang tayang pada Minggu, 19 Juli 2026.

Dalam menjelaskan batas normal BAB, dr. Juanda mengatakan bahwa tidak ada satu patokan frekuensi yang berlaku untuk semua orang. Menurutnya, frekuensi BAB setiap orang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti usia, jenis kelamin, dan gaya hidup. Oleh karena itu, penting untuk memahami pola BAB sendiri agar dapat mengetahui kapan kondisi tersebut sudah tergolong sembelit maupun diare.

Sembelit dan diare adalah dua kondisi yang umum terjadi dan dapat menimbulkan kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sembelit adalah kondisi ketika buang air besar menjadi keras dan sukar dihilangkan, sedangkan diare adalah kondisi ketika buang air besar menjadi encer dan berlebihan. Kedua kondisi tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan pola makan, kekurangan serat, dan stres.

Batas normal BAB yang dimaksud oleh dr. Juanda adalah frekuensi BAB yang dapat dianggap normal bagi setiap orang. Menurutnya, beberapa orang mungkin BAB dua kali sehari, sementara sebagian lainnya hanya BAB setiap dua hari sekali. Kondisi tersebut masih dapat dianggap normal, terutama pada beberapa wanita. “Pola BAB setiap orang berbeda, mulai dari dua kali sehari hingga dua hari sekali,” jelasnya.

Dalam menjelaskan batas normal BAB, dr. Juanda juga mengatakan bahwa penting untuk memahami pola BAB sendiri agar dapat mengetahui kapan kondisi tersebut sudah tergolong sembelit maupun diare. Menurutnya, beberapa faktor dapat mempengaruhi pola BAB, seperti usia, jenis kelamin, dan gaya hidup. Oleh karena itu, penting untuk memahami pola BAB sendiri agar dapat mengetahui kapan kondisi tersebut sudah tergolong sembelit maupun diare.

Demikian informasi tentang batas normal buang air besar menurut dokter. Penting untuk memahami pola BAB sendiri agar dapat mengetahui kapan kondisi tersebut sudah tergolong sembelit maupun diare.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/kesehatan/7860176/batas-normal-bab-menurut-dokter-kapan-disebut-sembelit-dan-diare-ini-penjelasannya, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *