Gejala Ptosis Bisa Ditandai dengan Mata Sayu dan Ngantuk, Kenali Risikonya
Gejala Ptosis Bisa Ditandai dengan Mata Sayu dan Ngantuk, Kenali Risikonya
Pernahkah Anda melihat seseorang yang kelopak mata atasnya terlihat turun, hingga wajahnya tampak selalu lelah atau mengantuk? Jika iya, kondisi medis ini dikenal dengan nama ptosis. Meski sering kali dianggap sebagai masalah estetika semata, ptosis sebenarnya bisa menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan yang lebih serius dan berpotensi mengganggu fungsi penglihatan.
Kronologi Fakta Ptosis
Dr. Roy Tan, Spesialis Mata dari Asian Healthcare Specialist (AHS) Singapura, mengatakan bahwa ptosis tidak boleh diremehkan karena dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya, baik dari sisi fungsional maupun psikologis. “Ptosis bukan sekadar persoalan estetika. Kelopak mata yang turun dapat mengganggu pandangan, menyulitkan aktivitas sehari-hari seperti membaca atau mengemudi, bahkan pada kasus tertentu dapat memengaruhi perkembangan penglihatan,” ujarnya.
Menurut Dr. Tan, kondisi ptosis tidak hanya terlihat pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak. “Ptosis pada anak-anak dapat mempengaruhi perkembangan penglihatan mereka, sehingga perlu diatasi sejak dini,” tambahnya.
Mengapa Ptosis Harus Dihindari?
Ptosis dapat menyebabkan beberapa masalah serius, termasuk gangguan penglihatan, penurunan kualitas hidup, dan bahkan kesulitan beraktivitas sehari-hari. Menurut Dr. Tan, jika tidak diatasi, ptosis dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan.
“Ptosis dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman, tidak dapat beraktivitas dengan lancar, dan bahkan dapat mempengaruhi hubungan sosial mereka. Oleh karena itu, perlu diatasi sejak dini untuk mencegah masalah tersebut,” tambahnya.
Dampak Ptosis pada Kesehatan
Ptosis dapat mempengaruhi kesehatan secara signifikan, terutama jika tidak diatasi. Menurut Dr. Tan, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan, penurunan kualitas hidup, dan bahkan kesulitan beraktivitas sehari-hari.
“Ptosis dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman, tidak dapat beraktivitas dengan lancar, dan bahkan dapat mempengaruhi hubungan sosial mereka. Oleh karena itu, perlu diatasi sejak dini untuk mencegah masalah tersebut,” tambahnya.
Penutup
Demikian informasi tentang gejala ptosis yang bisa ditandai dengan mata sayu dan ngantuk. Perlu diingat bahwa ptosis bukan hanya masalah estetika semata, tetapi juga dapat mempengaruhi kesehatan secara signifikan. Oleh karena itu, perlu diatasi sejak dini untuk mencegah masalah tersebut.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260724161209-33-753655/mata-terlihat-sayu-dan-ngantuk-awas-bisa-jadi-terkena-ptosis, without altering the facts of the original article.