Fakta Mengejutkan: Platform Judi Online Mengincar Dana Raksasa Wall Street, Angka yang Menakutkan

**Fakta Mengejutkan: Platform Judi Online Mengincar Dana Raksasa Wall Street, Angka yang Menakutkan** Pasar keuangan global sedang mengalami perubahan drastis dengan datangnya platform judi online yang menawarkan kemungkinan besar untuk investor memperdagangkan peluang suatu peristiwa. Kalshi dan Polymarket, dua perusahaanprediction market yang tengah berkembang pesat, kini berambisi menjadi bagian dari infrastruktur pasar keuangan layaknya bursa derivatif konvensional. **Momen Penentu di Menit Akhir** Luana Lopes Lara, salah satu pendiri Kalshi, pernah bekerja di sejumlah hedge fund besar di Wall Street seperti Citadel Securities dan Five Rings Capital. Ia menyadari bahwa banyak manajer investasi membangun strategi investasi yang rumit hanya untuk mengambil posisi terhadap suatu peristiwa, seperti hasil pemilihan umum atau keputusan suku bunga Federal Reserve. Melalui prediction market, investor dapat langsung memperdagangkan peluang suatu peristiwa tanpa harus menyusun portofolio yang kompleks. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Kalshi dan Polymarket telah menjadi platform prediction market yang paling populer, dengan aktivitas transaksi di Kalshi mencapai sekitar US$33 miliar pada Juni, sementara Polymarket membukukan transaksi sekitar US$10,7 miliar pada platform internasional berbasis kripto serta tambahan sekitar US$3,3 miliar melalui platform yang telah diregulasi di Amerika Serikat. – Valuasi kedua perusahaan melonjak, dengan Kalshi dikabarkan tengah menggalang pendanaan dengan valuasi sekitar US$40 miliar, sedangkan Polymarket diperkirakan bernilai sekitar US$15 miliar. – Namun, untuk mempertahankan momentum pertumbuhan tersebut, prediction market harus mampu menarik partisipasi investor institusional yang memiliki kapasitas transaksi jauh lebih besar dibandingkan investor ritel. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Prediction market sedang mengalami pertumbuhan yang cepat dan menjanjikan. Kalshi dan Polymarket telah mencoba menyediakan berbagai kontrak yang lebih relevan bagi investor institusional, seperti pasar mengenai keputusan suku bunga Federal Reserve, harga listrik, minyak, dan kapasitas komputasi. Namun, minat terhadap kontrak-kontrak tersebut masih relatif terbatas, dengan nilai transaksi terbesar masih berasal dari pasar olahraga yang menyumbang lebih dari 70% aktivitas perdagangan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Untuk mempertahankan momentum pertumbuhan tersebut, prediction market harus mampu menarik partisipasi investor institusional yang memiliki kapasitas transaksi jauh lebih besar dibandingkan investor ritel. Selain itu, perusahaan harus terus meningkatkan kemampuan mereka dalam menyediakan kontrak yang relevan bagi investor institusional, serta meningkatkan likuiditas pasar. Dengan demikian, prediction market dapat menjadi bagian dari infrastruktur pasar keuangan layaknya bursa derivatif konvensional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260724163231-17-753666/platform-judi-online-kejar-dana-raksasa-wall-street, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *