China Tiba di Mars, Amerika dan Negara Lain Belum Mampu Mengikuti
China Tiba di Mars, Amerika dan Negara Lain Belum Mampu Mengikuti
China telah mencapai tonggak sejarah dengan mencapai orbit Mars, menempatkan diri sebagai negara kedua yang berhasil melakukannya setelah Rusia dan India. Namun, perjalanan ini tidak semudah yang dibayangkan. Bahkan Amerika dan negara-negara lain masih belum mampu mengikuti jejak China dan India dalam mencapai orbit Mars.
Momen Penentu di Menit Akhir: Keberhasilan India dalam Misi Mangalyaan
India pernah mencatatkan sejarah sebagai negara Asia pertama yang berhasil menaklukkan Mars. Tak hanya itu, ongkos yang dikeluarkan untuk sampai ke orbit Planet Merah tersebut tergolong jauh lebih murah dibandingkan anggaran produksi kebanyakan film Hollywood. Misi pengorbit Mars ini resmi mencapai orbit pada 24 September 2014. Keberhasilan luar biasa ini dicapai hanya dalam satu kali percobaan oleh Organisasi Penelitian Antariksa India (Indian Space Research Organisation/ISRO).
Pesawat pengorbit Mars yang dinamai Mangalyaan tersebut diluncurkan menggunakan roket Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV-C25) pada 5 November 2013 dari Sriharikota. Dibutuhkan waktu sekitar 300 hari hingga wahana tersebut berhasil memasuki orbit Mars. Namun, roket PSLV-C25 saat itu tidak bisa langsung mengirimkan pesawat antariksa tersebut menuju Mars. Strategi yang digunakan adalah menempatkan Mangalyaan pada orbit elips yang sangat tinggi di sekeliling Bumi, lalu memanfaatkan serangkaian pembakaran mesin secara bertahap untuk menaikkan titik tertinggi orbitnya. Dorongan energi tersebut pada akhirnya berhasil meluncurkan Mangalyaan ke lintasan antarplanet pada 1 Desember 2013.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Capaian mengagumkan lainnya adalah efisiensi anggaran. Mengutip Space Daily, India hanya mengeluarkan biaya sekitar US$74-80 juta (sekitar Rp1,3-1,4 triliun) untuk misi bersejarah ini. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan biaya pembuatan film fiksi ilmiah Hollywood, salah satunya Gravity. Film yang menceritakan perjuangan astronaut kembali ke Bumi tersebut menghabiskan anggaran produksi hingga US$100 juta (sekitar Rp1,7 triliun).
Total pengeluaran misi Mangalyaan tersebut sudah mencakup seluruh kebutuhan, mulai dari pembuatan kendaraan peluncur, wahana antariksa, hingga pengoperasian segmen di darat. Meski demikian, Space Daily memberi catatan bahwa perbandingan biaya ini tidak bisa disandingkan secara langsung. Hal ini mengingat adanya perbedaan signifikan dalam pengeluaran berbasis dolar oleh studio film di California, tingkat gaji, rantai pasokan, serta daya beli (purchasing power) antara kedua industri tersebut.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Keberhasilan India dalam misi Mangalyaan membuka peluang baru bagi negara-negara lain untuk mengikuti langkah tersebut. Namun, perlu dipahami bahwa mencapai orbit Mars bukanlah hal yang mudah. Bahkan Amerika dan negara-negara lain masih belum mampu mengikuti jejak China dan India dalam mencapai orbit Mars. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dan pengembangan yang lebih intensif untuk mencapai tujuan tersebut.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
China telah mencapai tonggak sejarah dengan mencapai orbit Mars. Namun, perjalanan ini tidak semudah yang dibayangkan. Bahkan Amerika dan negara-negara lain masih belum mampu mengikuti jejak China dan India dalam mencapai orbit Mars. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dan pengembangan yang lebih intensif untuk mencapai tujuan tersebut. Dengan demikian, kita dapat melihat kemajuan yang signifikan dalam bidang antariksa dan mencapai tujuan yang lebih besar di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260723172903-37-753359/china-dan-amerika-minggir-negara-ini-sudah-taklukkan-mars, without altering the facts of the original article.