Amerika Cari Masalah Baru ke China, Hubungan AS-China Terus Meningkatkan Ketegangan

Amerika Cari Masalah Baru ke China, Hubungan AS-China Terus Meningkatkan Ketegangan **Pembangunan Sistem Pembayaran Instan Pix di Brasil Menjadi Sorotan** Pemerintahan Presiden Donald Trump menyoroti sistem pembayaran instan Pix yang dikembangkan bank sentral Brasil dan menyebutnya sebagai salah satu hambatan perdagangan. Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer memasukkan Pix dalam daftar hambatan perdagangan yang menjadi alasan Washington menerapkan tarif tambahan sebesar 25% terhadap impor dari Brasil. Tarif tersebut mulai berlaku pekan ini. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada Rabu (22/7/2026), seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan Washington tidak meminta Brasil menghapus Pix. Namun, AS menilai sistem tersebut tidak boleh mendapatkan perlakuan khusus hanya karena dimiliki dan dioperasikan pemerintah. “Kami tidak meminta Brasil untuk menghapus Pix,” kata pejabat senior pemerintahan Trump tersebut, dikutip dari Reuters. Namun, Washington ingin menghindari situasi di mana Pix mendapat perlakuan khusus hanya karena dimiliki dan dioperasikan oleh pemerintah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Sistem pembayaran instan Pix dikembangkan oleh bank sentral Brasil dan telah menjadi metode pembayaran paling dominan di ekonomi terbesar Amerika Latin itu. 2. Pix telah berhasil melampaui transaksi kartu hanya dalam tiga tahun dan menyumbang lebih dari separuh seluruh transaksi di Brasil berdasarkan volume. 3. Penggunanya mencapai sekitar 170 juta orang atau sekitar 80% dari total populasi Brasil. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Perseteruan ini menunjukkan ancaman yang semakin besar terhadap dominasi perusahaan kartu kredit global. Sistem pembayaran yang dibangun pemerintah seperti Pix menawarkan alternatif terhadap jaringan pembayaran kartu yang selama puluhan tahun mendominasi transaksi dunia. Pix memungkinkan masyarakat mentransfer uang secara real-time melalui aplikasi perbankan. Sistem ini menyediakan layanan transfer secara gratis, dan juga menawarkan biaya yang lebih rendah serta transaksi yang lebih cepat bagi pelaku usaha karena memangkas sebagian besar rantai pembayaran kartu biasa. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Gubernur Bank Sentral Brasil Gabriel Galipolo membantah kritik AS terhadap dampak Pix terhadap pendapatan perusahaan kartu dan akses pasar. Ia menyebut tudingan tersebut absurd. Galipolo mengatakan jumlah pengguna kartu kredit secara absolut justru meningkat karena Pix mendorong lebih banyak warga Brasil membuka rekening bank. Menurutnya, Pix merupakan layanan publik, bukan pesaing perusahaan kartu kredit. “Ini seperti mengatakan bahwa pembangunan sanitasi dasar merugikan pendapatan pemilik truk pengangkut air,” kata Galipolo. Bank Sentral Brasil meluncurkan Pix pada 2020. Sistem tersebut dengan cepat menjadi metode pembayaran paling dominan di ekonomi terbesar Amerika Latin itu dan berhasil melampaui transaksi kartu hanya dalam tiga tahun. Saat ini, Pix menyumbang lebih dari separuh seluruh transaksi di Brasil berdasarkan volume. Penggunanya mencapai sekitar 170 juta orang atau sekitar 80% dari total populasi Brasil. Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan antara sistem pembayaran instan dan jaringan pembayaran kartu telah meningkat. Perusahaan kartu kredit Mastercard dan Visa telah memperingatkan investor dalam laporan mereka bahwa jaringan pembayaran seperti Pix dapat mengancam bisnis mereka. Information Technology Industry Council (ITI), kelompok industri berbasis di Washington yang mewakili Visa, Mastercard, Meta, dan sejumlah perusahaan teknologi lainnya, juga telah mendorong USTR selama beberapa tahun untuk menciptakan persaingan yang lebih setara bagi anggotanya di Brasil. Perseteruan ini menunjukkan bahwa sistem pembayaran instan seperti Pix akan terus berkembang dan mengancam dominasi perusahaan kartu kredit global. Pemerintah Brasil harus terus mengembangkan dan meningkatkan sistem pembayaran instan ini untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam melakukan transaksi. Sementara itu, perusahaan kartu kredit harus terus berinovasi dan meningkatkan layanan mereka untuk tetap relevan di pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260722141440-37-752925/china-minggir-dulu-amerika-cari-masalah-baru-ke-negara-ini, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *