Serangan Balasan Iran ke AS, Pusat Data Amazon di Bahrain Jadi Sasaran
Serangan Balasan Iran ke AS, Pusat Data Amazon di Bahrain Jadi Sasaran
Kronologi Serangan dan Balasan
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan pihaknya telah menyerang pusat data milik raksasa perdagangan AS, Amazon, di Bahrain sebagai tanggapan atas serangan Amerika Serikat terhadap lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Darkhovin.
Sebelumnya pada Minggu (19/7), media melaporkan bahwa militer AS menyerang lokasi pembangunan PLTN di Kota Darkhovin, Iran. Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menyatakan bahwa mereka tengah menyelidiki laporan tersebut.
Menurut IAEA, mereka kurang meyakini serangan tersebut menimbulkan risiko radiologis. Selain itu, IAEA juga mengatakan bahwa mereka telah melakukan beberapa kali inspeksi ke lokasi PLTN Darkhovin sejak tahun 2015.
Mengapa Serangan Balasan Dilakukan?
IRGC mengatakan bahwa serangan balasan dilakukan sebagai respons atas serangan AS terhadap fasilitas yang sedang dibangun dan kawasan sipil di wilayah Darkhovin.
IRGC juga mengatakan bahwa serangan balasan tersebut tidak hanya menargetkan infrastruktur pusat data Amazon, tetapi juga menargetkan prinsip-prinsip keamanan dan kestabilan di wilayah Timur Tengah.
Dampak Serangan Balasan
IRGC mengatakan bahwa serangan balasan tersebut berhasil mengakibatkan kerusakan yang signifikan pada infrastruktur pusat data Amazon di Bahrain.
Menurut laporan, kerusakan tersebut juga menyebabkan gangguan pada layanan internet dan komunikasi di wilayah Bahrain.
Penutup
Serangan balasan Iran ke AS dan pusat data Amazon di Bahrain merupakan contoh dari konflik yang semakin meningkat antara Iran dan Amerika Serikat.
Konflik ini tidak hanya berdampak pada hubungan diplomatik antara kedua negara, tetapi juga berdampak pada stabilitas keamanan di wilayah Timur Tengah.
Demikian informasi tentang serangan balasan Iran ke AS dan pusat data Amazon di Bahrain. Semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5659403/iran-serang-pusat-data-amazon-di-bahrain-sebagai-balasan-kepada-as, without altering the facts of the original article.