IDAI Ingatkan Orang Tua untuk Jalin Komunikasi Erat dan Cermati Perilaku Anak

Memperingati Hari Anak Nasional, orang tua harus menjalin komunikasi yang erat dengan anak-anak mereka. Orang tua juga harus mencermati perilaku anak untuk mendeteksi gangguan kesehatan mental. Hal ini disampaikan oleh Dr. Angga Wirahmadi, Sp.A, Subsp.T.K.P.S.(K) sebagai anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Fokus pada Gangguan Kesehatan Mental pada Anak

Menurut Dr. Angga, gangguan mental pada anak kerap tidak terlihat secara jelas. Oleh karena itu, orang tua harus waspada dan mendeteksi gejala-gejala gangguan mental pada anak mereka. Gangguan mental pada anak dan remaja umumnya ditandai dengan minat terhadap kegiatan yang disukai, tetapi tidak dapat menikmati kegiatan tersebut.

Angga menjelaskan bahwa gangguan mental pada anak dan remaja dapat berupa depresi, ADHD, dan lain-lain. Depresi pada anak dan remaja dapat ditandai dengan perubahan emosi, perubahan perilaku, dan perubahan fisik. Beberapa gejala depresi pada anak dan remaja adalah:

– Kurangnya minat dalam kegiatan yang disukai

– Perubahan emosi, seperti marah, sedih, atau stres

– Perubahan perilaku, seperti meningkatkan perilaku agresif atau menarik diri

– Perubahan fisik, seperti kelelahan, sakit kepala, atau perubahan makanan

Pentingnya Komunikasi dan Perilaku

Dr. Angga mengingatkan orang tua untuk menjalin komunikasi yang erat dengan anak-anak mereka. Komunikasi yang erat dapat membantu orang tua mendeteksi gangguan kesehatan mental pada anak. Selain itu, komunikasi yang erat juga dapat membantu anak-anak merasa lebih nyaman dan terbuka untuk berbicara tentang masalah mereka.

Angga juga mengingatkan orang tua untuk mencermati perilaku anak mereka. Perilaku anak dapat menjadi indikator gangguan kesehatan mental. Beberapa perilaku yang perlu diperhatikan adalah:

– Perilaku agresif, seperti menghancurkan barang atau menganiaya orang lain

– Perilaku menarik diri, seperti tidak ingin berinteraksi dengan orang lain

– Perilaku berlebihan, seperti bermain game atau menonton TV secara berlebihan

Mengapa Perlu Mendeteksi Gangguan Kesehatan Mental?

Dr. Angga menjelaskan bahwa gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja dapat memiliki dampak yang serius jika tidak ditangani dengan cepat. Beberapa dampak dari gangguan kesehatan mental adalah:

– Gangguan akademik, seperti kurangnya minat dalam belajar atau keterlambatan dalam belajar

– Gangguan sosial, seperti kesulitan dalam berinteraksi dengan orang lain atau memiliki hubungan yang buruk dengan orang lain

– Gangguan emosi, seperti kesulitan mengendalikan emosi atau memiliki emosi yang tidak stabil

Demikian informasi tentang pentingnya menjalin komunikasi yang erat dan mencermati perilaku anak untuk mendeteksi gangguan kesehatan mental. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5659400/idai-ingatkan-orang-tua-jalin-komunikasi-dan-cermati-perilaku-anak, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *