IHSG Tembus Level 6.100, 10 Saham Ini Diborong Asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level psikologis 6.100 pada perdagangan Kamis (16/7/2026), dengan lonjakan 66,24 poin atau 1,1% ke level 6.108,21. Kenaikan ini didorong oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk Amman Mineral (AMMN), Bank Mandiri (BMRI), Astra International (ASII), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Investor asing juga terlihat積極 dalam membeli saham, dengan pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp 1,22 triliun di seluruh pasar. IHSG kembali menembus level 6.100.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada perdagangan Kamis, nilai transaksi mencapai Rp 13,22 triliun, melibatkan 26,23 miliar saham dalam 2,27 juta kali transaksi. Sebanyak 385 saham naik, 254 turun, dan 326 lainnya tidak bergerak. Kapitalisasi pasar tercatat Rp 10.659 triliun. Sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi motor penopang indeks sejak pagi.

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 283,41 miliar di pasar reguler dan Rp 940,73 miliar di pasar tunai serta negosiasi. Total nilai transaksi asing di seluruh pasar tercatat foreign buy Rp 4,82 triliun dan foreign sell Rp 3,59 triliun. Porsi transaksi asing terhadap keseluruhan pasar mencapai 31,36%, sedangkan investor domestik mendominasi dengan 68,64%.

Apa yang Diborong Asing?

Berikut 10 saham yang paling banyak diborong asing pada perdagangan Kamis, mengutip Stockbit:

1. AMMN (Amman Mineral) – Rp 243,45 miliar

2. BMRI (Bank Mandiri) – Rp 181,41 miliar

3. ASII (Astra International) – Rp 134,81 miliar

4. BBRI (Bank Rakyat Indonesia) – Rp 123,45 miliar

5. BBNK (Bank BNI) – Rp 93,21 miliar

6. PTBA (Tambang Batubara Bukit Asam) – Rp 83,45 miliar

7. INCO (Vale Indonesia) – Rp 73,81 miliar

8. UNTR (United Tractors) – Rp 63,91 miliar

9. LSIP (Lipat Ganda Sakti) – Rp 58,39 miliar

10. ITMG (Indo Tambangraya Megah) – Rp 54,95 miliar

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kenaikan IHSG dan peningkatan aktivitas beli oleh investor asing menunjukkan adanya kepercayaan yang lebih tinggi terhadap pasar saham Indonesia. Hal ini dapat berdampak positif pada perekonomian Indonesia, karena dapat meningkatkan mobilisasi dana untuk kegiatan ekonomi. Namun, investor harus tetap waspada dan mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar saham.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Untuk mempertahankan momentum positif ini, pelaku pasar perlu memantau perkembangan indikator ekonomi, baik domestik maupun internasional. Selain itu, perusahaan yang terdaftar di bursa efek harus terus meningkatkan kinerja dan transparansi untuk menjaga kepercayaan investor. Dengan demikian, IHSG diharapkan dapat terus bergerak stabil dan meningkat, memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260717082735-17-751497/asing-borong-10-saham-ini-kala-ihsg-ngegas-balik-ke-level-6100, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *