Rekor Tak Terkalahkan: Juara Bertahan Piala Dunia kembali Tumbangkan Inggris

Timnas Inggris kembali gagal melaju ke final Piala Dunia setelah dikalahkan oleh juara bertahan, Argentina, dengan skor 2-1 di semifinal yang berlangsung di Atlanta Stadium, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. Inggris sebenarnya bisa memimpin duluan lewat Anthony Gordon pada menit ke-55, namun setelah unggul, mereka malah bertahan dan membuat Argentina leluasa membombardir gawang mereka. Enzo Fernandez menyamakan skor di menit ke-85 lewat sepakan jarak jauh, sedangkan Lautaro Martinez memastikan kemenangan Albiceleste di menit ke-92.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina ini berlangsung dengan tensi tinggi. Inggris sejatinya bisa memimpin duluan di menit ke-55 lewat Anthony Gordon, sekaligus memecah kebuntuan di babak pertama. Namun, setelah unggul, Inggris malah bertahan dan membuat Argentina leluasa membombardir gawang mereka. Enzo Fernandez menyamakan skor di menit ke-85 lewat sepakan jarak jauh yang tidak dapat diantisipasi oleh kiper Inggris. Kemudian, Lautaro Martinez memastikan kemenangan Albiceleste di menit ke-92 dengan skor 2-1.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kekalahan ini membuat Inggris kembali gagal melaju ke final Piala Dunia dan melanjutkan puasa gelar mereka selama enam dekade. Ironisnya, Inggris lagi-lagi terhenti di tangan juara bertahan. Pertama pada 1954, Inggris kalah 2-4 dari Uruguay di perempatfinal. Lalu, delapan tahun kemudian, takluk 1-3 dari Brasil di babak yang sama, sebelum keok 1-2 dari Prancis di perempatfinal 2022. Inggris juga melanjutkan catatan buruk mereka setiap bertemu tim-tim 10 besar di Piala Dunia. Dari tujuh kali kesempatan sejak 1998, Inggris selalu gagal menang.

Dengan kemenangan ini, Argentina melaju ke final kedua beruntun sekaligus berpeluang mempertahankan gelar juara empat tahun lalu. Kemenangan ini juga membuktikan bahwa Argentina masih menjadi tim yang kuat dan berpotensi menjadi juara Piala Dunia untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Inggris masih memiliki jalan panjang untuk menjadi juara Piala Dunia. Mereka harus terus meningkatkan performa dan strategi mereka untuk dapat bersaing dengan tim-tim kuat lainnya. Sementara itu, Argentina akan berusaha mempertahankan gelar juara mereka dan menjadi juara Piala Dunia untuk kedua kalinya secara berturut-turut.

Kekalahan ini tidak hanya berdampak pada Inggris, tetapi juga menjadi pelajaran berharga bagi mereka untuk terus meningkatkan diri dan menjadi tim yang lebih kuat di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.detik.com/juara-bola-dunia-2026/bola-dunia/d-8576149/lagi-lagi-inggris-tak-berdaya-di-hadapan-juara-bertahan-piala-dunia, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *