Orang Tua Wajib Tahu: Kesalahan yang Bikin Anak Lemah Mental Menurut Psikolog
Psikolog dan psikiater Daniel Amen mengingatkan bahwa salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan orang tua adalah melakukan terlalu banyak hal untuk anak, sehingga menghasilkan anak yang lemah secara mental. Kebiasaan ini dapat membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang kurang tangguh dalam menghadapi tantangan hidup. Orang tua sering kali melakukan terlalu banyak hal untuk anak-anak mereka, sehingga mengurangi kesempatan anak belajar bertanggung jawab, menyelesaikan masalah, dan membangun kemandirian.
Apa yang Terjadi Ketika Orang Tua Terlalu Banyak Melakukan Hal untuk Anak?
Psikiater sekaligus penulis Daniel Amen mencontohkan beberapa kebiasaan yang terlihat sepele, seperti mengerjakan tugas sekolah anak agar nilainya bagus atau selalu memenuhi keinginannya hanya untuk menghentikan tantrum. Ia bilang, tindakan tersebut justru mengurangi kesempatan anak belajar bertanggung jawab, menyelesaikan masalah, dan membangun kemandirian. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa anak yang memiliki ketahanan (resilience) atau ketangguhan mental yang baik cenderung tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih bahagia dan sukses.
Mengapa Orang Tua Harus Membiarkan Anak Membuat Kesalahan?
Menurut Amen, membangun ketangguhan mental bukan berarti orang tua harus menerapkan pola asuh yang keras atau penuh hukuman. Psikolog anak dari Barnard College, Tovah Klein, mengatakan, orang tua tetap perlu menunjukkan empati dan memberikan dukungan ketika anak menghadapi kegagalan atau kesulitan. Ia menekankan, melindungi anak dari setiap rasa kecewa justru tidak membantu mereka menjadi pribadi yang tangguh.
Klein menambahkan bahwa orang tua harus menunjukkan empati dan dukungan kepada anak, namun tidak harus menyelesaikan masalahnya. “Saya melihatnya sebagai pendekatan yang lebih penuh empati dan tetap terhubung. Katakan, ‘Ini mungkin sulit, tapi aku akan ada di sini setelah kamu selesai melaluinya’,” ujar Klein.
Dampak dari Pola Asuh yang Terlalu Protektif
Jika orang tua terlalu banyak melakukan hal untuk anak, maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang kurang tangguh dalam menghadapi tantangan hidup. Anak yang terbiasa dibantu oleh orang tuanya dalam setiap masalahnya akan kesulitan menghadapi tantangan hidup ketika dewasa. Oleh karena itu, orang tua harus memberikan ruang bagi anak untuk memecahkan masalahnya sendiri dan belajar dari kesalahan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dalam membangun ketangguhan mental anak, orang tua harus memiliki pendekatan yang tepat. Orang tua harus menunjukkan empati dan dukungan kepada anak, namun tidak harus menyelesaikan masalahnya. Dengan memberikan ruang bagi anak untuk memecahkan masalahnya sendiri, orang tua dapat membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih tangguh dan mandiri. Oleh karena itu, orang tua harus memahami bahwa membangun ketangguhan mental anak memerlukan waktu dan pendekatan yang tepat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260714160414-33-750758/psikolog-ungkap-kesalahan-orang-tua-yang-bikin-anak-lemah-mental, without altering the facts of the original article.