China Kalah, Trump Beri Lampu Hijau untuk Perjanjian Dagang

Pemerintah China akhirnya menyerah dalam negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) terkait chip H200 buatan Nvidia. Pejabat pemerintah AS mengatakan kepada Kongres pada Selasa (14/7) waktu setempat, bahwa segelintir chip H200 sudah mulai dikirim ke China. Chip H200 merupakan salah satu prosesor AI tercanggih buatan Nvidia yang sebelumnya dilarang keras dijual ke China.

Momen Penentu di Menit Akhir

Sebelumnya, AS melarang keras chip H200 dijual ke China, sebelum akhirnya Presiden AS Donald Trump melunak dan mengeluarkan izin bersyarat sejak akhir 2025. Kendati demikian, China masih menahan diri untuk mengizinkan chip H200 masuk ke negaranya. Presiden China Xi Jinping belum mengeluarkan pernyataan formal bahwa negaranya akan menyambut chip canggih buatan AS tersebut.

Pada Selasa (14/7), Reuters juga melaporkan bahwa sebuah unit produsen alat telekomunikasi asal China, ZTE, serta dua entitas China lainnya adalah beberapa perusahaan yang mendapat persetujuan AS untuk membeli chip AI buatan Nvidia dan AMD asal AS. Hal ini menunjukkan sikap Trump yang sudah lebih membuka diri dan memberikan lampu hijau untuk perdagangan teknologi canggih AS ke China.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Beberapa sumber menyebut bahwa Alibaba, Tencent, dan ByteDance, merupakan beberapa perusahaan yang masuk daftar persetujuan untuk membeli chip H200. Penjualan chip H200 Nvidia ke China telah menjadi titik panas dalam persaingan teknologi yang lebih luas antara AS dan China. Washington berupaya membatasi akses Beijing terhadap chip mutakhir yang dapat digunakan untuk aplikasi militer.

Anggota DPR AS Gregory Meeks, politisi Demokrat senior di Komite Urusan Luar Negeri DPR, pada Selasa (14/7) mengkritik Kementerian Perdagangan karena tidak memasukkan perusahaan China mana pun ke dalam daftar pengendalian ekspor sejak bulan Oktober. Ini merupakan periode terlama dalam lebih dari satu dekade.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pembukaan akses perizinan teknologi ke China yang kian meluas dinilai bisa melemahkan langkah-langkah perlindungan yang ada. Trump telah menjadikan pengendalian ekspor sebagai alat tawar-menawar dalam negosiasi yang lebih luas dengan China. Dengan demikian, China diharapkan dapat membuka diri lebih lebar terhadap teknologi AS, sehingga dapat meningkatkan kerjasama perdagangan antara kedua negara.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepannya, China dan AS masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kerjasama perdagangan. Walaupun China telah menyambut chip H200, namun masih banyak hal yang harus dibahas dan disepakati antara kedua negara. Dengan perkembangan ini, diharapkan dapat meningkatkan hubungan perdagangan yang lebih baik dan saling menguntungkan antara China dan AS.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260715113316-37-750959/china-akhirnya-menyerah-trump-sudah-kasih-lampu-hijau, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *