7 Mahasiswa Indonesia Terpilih Magang di Shimonoseki Jepang, Pelajari Perikanan Modern
Sebanyak tujuh mahasiswa Indonesia terpilih untuk mengikuti program magang di Shimonoseki, Jepang, guna mempelajari teknik perikanan modern. Mereka akan bekerja dan belajar di atas kapal-kapal penangkap ikan khas Shimonoseki selama tiga tahun. Program ini merupakan bagian dari kerja sama Jepang dan Indonesia dalam bidang ketenagakerjaan sektor perikanan.
Momen Penentu di Menit Akhir
Ketujuh peserta magang tersebut melakukan kunjungan kehormatan kepada Wali Kota Shimonoseki, Prefektur Yamaguchi, pada 10 Juli 2026. Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Shintaro Maeda memberikan semangat kepada para peserta magang yang akan bekerja dan belajar di atas kapal-kapal penangkap ikan khas Shimonoseki. “Silakan pelajari dengan sungguh-sungguh teknik penangkapan ikan pukat dasar lepas pantai yang menjadi kebanggaan Kota Shimonoseki,” ujar Maeda.
Mewakili para peserta magang, Endi menyampaikan tekadnya untuk tidak hanya mempelajari teknik perikanan, tetapi juga mengenal kehidupan masyarakat setempat. “Selama tiga tahun tinggal di Shimonoseki, saya ingin banyak belajar tentang kota ini, sejarahnya, dan kehidupan masyarakatnya. Mohon bimbingannya,” ujar Endi.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Program ini diharapkan dapat memberikan pengalaman hidup dan bekerja di Jepang selama masa pelatihan tiga tahun. Ketua Yamaguchi-ken Ito Kisen Sokobikiami Gyogyo Kyodo Kumiai, Yohei Miyamoto, berharap para peserta magang dapat menjaga kesehatan selama bekerja. “Tahun ini juga diperkirakan akan sangat panas. Terutama pada masa awal bekerja, saya berharap mereka benar-benar menjaga kondisi fisik dan dapat menjalani pelatihan dengan baik,” katanya.
Hingga kini, sebanyak 204 peserta magang telah mengikuti program serupa di Shimonoseki. Program ini merupakan bagian dari kerja sama Jepang dan Indonesia dalam bidang ketenagakerjaan sektor perikanan. Dengan adanya program ini, diharapkan para peserta magang dapat mempelajari teknik perikanan modern dan memperoleh pengalaman hidup dan bekerja di Jepang.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Ketujuh peserta magang tersebut akan mengikuti pelatihan adaptasi kehidupan di Jepang sebelum mulai berlayar pada Agustus, bersamaan dengan dibukanya musim penangkapan ikan pukat dasar lepas pantai. Mereka akan bekerja dan belajar di atas kapal-kapal penangkap ikan khas Shimonoseki selama tiga tahun. Dengan adanya program ini, diharapkan para peserta magang dapat memperoleh pengalaman hidup dan bekerja di Jepang serta mempelajari teknik perikanan modern.
Dengan demikian, program magang di Shimonoseki, Jepang, ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para peserta magang dan meningkatkan kerja sama antara Jepang dan Indonesia dalam bidang ketenagakerjaan sektor perikanan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/internasional/7854308/tujuh-peserta-magang-indonesia-belajar-perikanan-modern-di-shimonoseki-jepang, without altering the facts of the original article.