Ribuan Pengunjung Terpikat Wisata Belanja dan Kuliner di Asia Africa Corner Bandung

Ribuan Pengunjung Terpikat Asia Africa Corner Bandung

Asia Africa Corner Bandung kembali memukau ribuan pengunjung pada hari kedua Asia Africa Festival (AAF) di Jalan Braga Pendek, Kota Bandung. Pengunjung dari berbagai daerah memadati kawasan ini untuk menikmati wisata belanja dan kuliner yang disajikan. Mereka disuguhkan berbagai pilihan kuliner dan fashion di tenant-tenant yang tersedia, serta pertunjukan seni yang memeriahkan acara.

Sebanyak ribuan pengunjung memadati Jalan Braga Pendek, Kota Bandung, pada hari kedua Asia Africa Festival (AAF), Minggu (12/7/2026). Mereka hadir untuk menyaksikan rangkaian acara Asia Africa Corner dan Asia Africa Market. Di kawasan Braga Pendek, pengunjung juga dapat menyaksikan penampilan beberapa musisi lokal yang bernyanyi sambil menikmati berbagai macam kuliner dan berbelanja fashion di setiap tenant.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, mengungkapkan bahwa pengunjung yang datang semakin ramai seiring waktu. “Hari kedua, acaranya Asia Africa Corner dan Asia Africa Market. Jadi makin sore ini makin ramai di depan Taman Braga, banyak orang untuk cari kuliner sama fashion,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (12/7/2026).

Adi menjelaskan bahwa kawasan Braga Pendek menjadi lokasi pusat acara untuk Asia Africa Market dan Asia Africa Corner, sehingga pengunjung membludak. “Kalau Braga itu kan memang pusat para pengunjung, wisatawan. Apalagi disajikan juga para musisi dan juga seniman yang daftar karena kita open call, jadi yang daftar itu banyak ya,” kata Adi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Menurut Adi, pengunjung yang datang pada hari pertama Asia Africa Festival diperkirakan mencapai 10 ribu orang, sedangkan jumlah pengunjung pada hari kedua masih dilakukan pendataan. “Saya baru tahu dari panitia jumlah pengunjung kemarin diperkirakan antara 10 ribu orang ya. Nah yang 5 sampai 6 ribu orang tuh ada di Jalan Asia-Africa saja,” ucapnya.

Adi juga mengungkapkan bahwa pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Kota Bandung, tetapi juga dari berbagai daerah lain. “Kalau yang di The Majestic kita bukan mengejar jumlah karena mereka itu register. Jadi pengunjung itu sudah secara digital mereka registrasi, sehingga yang masuk menunjukkan barcode bahwa mereka sudah registrasi karena Majestic kapasitasnya itu cuma 180 orang,” ujar Adi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan kesuksesan Asia Africa Festival, Kota Bandung diharapkan dapat meningkatkan sektor pariwisata dan kebudayaan. “Dengan adanya event seperti ini, kita harapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bandung dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya,” ungkap Adi.

Kota Bandung masih memiliki potensi besar untuk meningkatkan sektor pariwisata dan kebudayaan. Dengan terus mengembangkan event-event seperti Asia Africa Festival, Kota Bandung dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan memiliki daya tarik yang lebih kuat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/metro-bandung/1178302/wisata-belanja-dan-kuliner-di-asia-africa-corner-bandung-sukses-pikat-ribuan-pengunjung, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *