Kiswah Ka’bah Diganti, Simak Detik-Detik Penggantian Sambut 1448 Hijriah

Kiswah Ka’bah, kain sutra hitam yang menyelimuti Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, diganti untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Prosesi penggantian Kiswah dilakukan pada Senin (15/6/2026) malam waktu setempat, menandai momen sakral bagi umat Islam di seluruh dunia. Kiswah baru dibuat dari 825 kg sutra dan dihiasi benang emas, melanjutkan tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad. Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa tradisi ini mencerminkan komitmen kerajaan dalam merawat situs-situs suci Islam.

Momen Penentu di Menit Akhir

Penggantian Kiswah Ka’bah dilakukan setelah proses persiapan yang panjang. Otoritas Umum Arab Saudi untuk Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyebut proses tersebut sebagai puncak dari pekerjaan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah Suci. Sebelum pemasangan dilakukan, tim khusus terlebih dahulu melepas ornamen bordir, hiasan berlapis emas, serta tirai pintu Ka’bah. Setelah itu, Kiswah lama diturunkan dan diganti dengan yang baru oleh para teknisi dan spesialis Saudi yang telah mendapatkan pelatihan khusus untuk menangani proses pemasangan secara presisi.

Proses pembuatan Kiswah baru melibatkan tahapan produksi yang kompleks, mulai dari persiapan bahan baku, pewarnaan, penenunan, pencetakan, penyulaman, hingga proses perakitan akhir. Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas kain penutup Ka’bah tetap terjaga sesuai standar yang ditetapkan. Kiswah tahun ini dibuat menggunakan sekitar 825 kilogram sutra alami dan 400 kilogram kapas mentah. Selain itu, digunakan pula 60 kilogram perak serta 120 kilogram benang perak berlapis emas untuk menyulam ayat-ayat Al-Qur’an dan berbagai motif dekoratif yang menghiasi kain tersebut.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pemerintah Arab Saudi menegaskan bahwa tradisi penggantian Kiswah setiap tahun mencerminkan komitmen kerajaan dalam merawat situs-situs suci Islam sekaligus menjaga warisan keterampilan tradisional yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Proses tersebut juga memadukan keahlian kerajinan klasik dengan teknologi manufaktur dan rekayasa modern. Selain itu, penggantian Kiswah tahun ini berlangsung beberapa hari setelah berakhirnya musim haji 1447 Hijriah yang diikuti lebih dari 1,7 juta jamaah dari 165 negara.

Pemasangan Kiswah memerlukan perencanaan matang dan keahlian teknis tinggi. Tim khusus menggunakan berbagai peralatan pengangkat serta sistem pengamanan modern guna memastikan setiap panel kain dan ornamen dapat terpasang dengan tepat di sekeliling Ka’bah. Ka’bah telah sepenuhnya diselimuti Kiswah baru yang akan tetap terpasang selama satu tahun ke depan, menjadi simbol penghormatan dan perawatan terhadap situs paling suci bagi umat Islam.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Penggantian Kiswah Ka’bah tidak hanya merupakan tradisi tahunan, tetapi juga menjadi simbol kontinuitas dan komitmen dalam merawat situs-situs suci Islam. Dengan menggunakan teknologi modern dan keahlian tradisional, Arab Saudi menunjukkan kemampuannya dalam menjaga warisan budaya sekaligus memenuhi kebutuhan spiritual umat Islam di seluruh dunia. Momen ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap nilai-nilai spiritual dan budaya yang terkandung dalam tradisi penggantian Kiswah.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah Arab Saudi terus berupaya meningkatkan kualitas dan keamanan situs-situs suci Islam, termasuk Masjidil Haram dan Ka’bah. Dengan demikian, umat Islam di seluruh dunia dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khidmat. Penggantian Kiswah Ka’bah untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momen penting dalam sejarah Islam, mengingatkan kita akan pentingnya merawat warisan budaya dan spiritual umat Islam.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/syariah/20260617075757-30-743215/detik-detik-penggantian-kiswah-kabah-sambut-1448-hijriah, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *