Desa Toyomarto Bertransformasi: Rahasia Sukses Ekonomi dari Teh Daun Kopi
Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, telah mengalami transformasi ekonomi yang signifikan berkat produk inovatif “Sedesa”, teh seduh dari daun kopi robusta. Produk ini merupakan hasil dari program Gema Desa (Gerakan Mengabdi Desa Berlanjut) yang dijalankan oleh Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (Himalogista) Universitas Brawijaya (UB). Program ini berfokus pada peningkatan nilai ekonomis komoditas lokal Desa Toyomarto melalui produk-produk inovatif.
Momen Penentu di Menit Akhir
Pada tahun pertama, tim Himalogista Mengabdi berfokus pada sektor hulu melalui riset formulasi produk bersama dosen pembimbing serta sosialisasi dan pencerdasan intensif kepada masyarakat. Selanjutnya pada tahun kedua, fokus beralih pada pembentukan kelompok produksi di Desa Toyomarto. Saat ini pada tahun ketiga, dilakukannya pembuatan desain kemasan, penguatan merek produk serta uji kelayakan produk di pasar yang lebih luas.
Pada tahun kedua, tim Himalogista Mengabdi mempertajam fokus pada pembuatan kemasan serta pembentukan kelompok produksi di Desa Toyomarto. Pengembangan desain kemasan dibuat informatif agar identitas unik produk “SEDESA” (Seduhan Dari Desa) dapat dilihat dengan jelas dan meningkatkan daya tarik konsumen. Pembentukan kelompok produksi desa melibatkan ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) sebagai penggeraknya.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Desa Toyomarto memiliki potensi perkebunan kopi lokal yang melimpah melalui komoditas Kopi Le Mar (Lembah Arjuno). Namun, potensi pemanfaatan bagian lain dari tanaman kopi, terutama daun kopi, masih belum tergarap secara maksimal. Padahal, daun kopi robusta kaya akan senyawa antioksidan yang baik untuk kesehatan.
Dalam proses pengembangan produk Sedesa, tim Himalogista Mengabdi telah melakukan uji coba pasar secara terbatas dan mendapatkan umpan balik dari melakukan penjualan ke masyarakat umum. Kini, memasuki fase akhir dari program GEMA DESA di tahun ke-3, target akhir dari pengabdian ini pun tercapai.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dengan sertifikasi yang telah dibuat, produk inovasi di Desa Toyomarto ini siap bersaing secara mandiri di tingkat lokal dan nasional, sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan akademis dan pengabdian masyarakat dalam pengelolaan potensi bahan pangan lokal. Produk Sedesa diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Toyomarto dan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi lokal.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah mencapai target, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi oleh kelompok produksi Desa Toyomarto. Mereka harus terus meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pasar untuk meningkatkan penjualan. Namun, dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, produk Sedesa diharapkan dapat menjadi salah satu produk unggulan Desa Toyomarto dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian desa.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260703100116-25-747742/kemandirian-ekonomi-desa-toyomarto-melalui-teh-daun-kopi-sedesa, without altering the facts of the original article.