China Kian Agresif, Elon Musk Waspada dengan Strategi Baru BYD
China terus menunjukkan agresivitasnya dalam menguasai dominasi di luar angkasa, yang saat ini dimiliki oleh perusahaan asal Amerika Serikat (AS) milik Elon Musk, SpaceX. Salah satu upaya yang dilakukan China adalah melalui proyek SpaceSail, yang bertujuan untuk menempatkan satelit-satelit di orbit Bumi rendah dan menyediakan layanan internet berbasis satelit yang cepat dan andal. Proyek ini dinilai sebagai strategi baru yang dapat mengancam dominasi SpaceX dan Elon Musk.
Strategi Baru China di Luar Angkasa
SpaceX telah menempatkan ribuan satelit Starlink di orbit Bumi rendah dalam beberapa tahun terakhir. Namun, China berencana untuk merebut dominasi ini melalui proyek SpaceSail. Perusahaan Shanghai Satelitte Technology (SSST) yang didirikan pada 2023 dan didukung oleh sejumlah lembaga milik negara, termasuk Akademi Ilmu Pengetahuan China dan Pemerintah kota Shanghai, telah meluncurkan satelit-satelit SpaceSail sejak Agustus 2024. Saat ini, setidaknya 200 satelit aktif yang berada di luar angkasa dan diperkirakan akan ada 648 satelit aktif pada akhir 2026.
Momen Penentu di Menit Akhir
Pada Agustus 2024, SSST meluncurkan 18 satelit panel datar menumpang roket Long March 6A. Dua bulan kemudian, 18 satelit diluncurkan dan dilanjutkan pada Desember dengan 18 satelit kembali dikirimkan. Sebanyak 12 peluncuran telah dilakukan, dengan yang terakhir pada bulan Juni 2026 lalu. Proyek SpaceSail didanai sebesar 6,7 miliar yuan (Rp 17,7 triliun) dari lembaga negara dan pemerintah, serta entitas korporasi atau organisasi ekonomi asal China untuk investasi terbatas.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Proyek SpaceSail memiliki tujuan untuk menyediakan internet broadband dengan kecepatan tinggi, aman, dan andal di seluruh dunia. Selain itu, proyek ini juga mempertimbangkan soal keamanan nasional, termasuk mendukung proyek luar negeri, perdagangan laut, dan misi diplomatik, dengan melepas ketergantungan dengan perusahaan atau infrastruktur negara Barat. Dengan demikian, proyek SpaceSail dapat menjadi ancaman bagi dominasi SpaceX dan Elon Musk di luar angkasa.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Dengan semakin agresifnya China dalam menguasai dominasi di luar angkasa, Elon Musk dan SpaceX harus waspada dan siap menghadapi tantangan baru. Strategi baru BYD yang memanfaatkan subsidi pemerintah untuk mengalahkan Tesla dalam penjualan di ranah global juga dapat menjadi pelajaran bagi SpaceX. Oleh karena itu, SpaceX harus terus meningkatkan kemampuan dan teknologi untuk mempertahankan dominasinya di luar angkasa.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260709052135-37-749321/rils-byd-baru-elon-musk-dipepet-habis-china, without altering the facts of the original article.