Boeing 737 Alami Kecelakaan Fatal, Puing-Puing Ditemukan di Dasar Laut
Boeing 737 milik K2 Airways yang hilang setelah lepas landas dari Uni Emirat Arab (UEA) akhirnya ditemukan di dasar Laut Arab, lepas pantai Ormara, Pakistan. Puing-puing pesawat tersebut berhasil diidentifikasi pada Rabu setelah pencarian selama 12 jam oleh angkatan laut dan tim penyelamat maritim Islamabad. Pesawat kargo tersebut diketahui mengangkut lima awak dalam penerbangan dari Sharjah, UEA, menuju Karachi.
Momen Penentu di Menit Akhir
Data radar awal menunjukkan pesawat mengalami masalah sesaat sebelum hilang dari pantauan. Menurut Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan (PAA), Boeing 737 tersebut tiba-tiba kehilangan ketinggian, kemudian berbelok tajam setelah beberapa menit. Layanan pelacakan penerbangan Flightradar24 mencatat pesawat sempat mengalami penurunan ketinggian, kembali naik, lalu mengalami penurunan kedua yang sangat drastis. Transmisi terakhir dari kokpit juga mengindikasikan situasi darurat.
Awak pesawat dilaporkan memberi tahu pengatur lalu lintas udara bahwa pesawat mengalami kondisi “berguling atau mengapung” setelah sebelumnya melaporkan adanya gangguan pada sistem navigasi beberapa menit sebelum kontak terputus. Kontak dengan pesawat hilang sekitar pukul 21.21 WIB ketika berada sekitar 155 mil laut atau sekitar 287 kilometer di sebelah barat Karachi.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Pesawat yang mengalami kecelakaan tersebut diproduksi pada 1999 dan sebelumnya pernah dioperasikan sebagai pesawat penumpang oleh Aeroflot serta Garuda Indonesia sebelum dikonversi menjadi pesawat kargo pada 2012. Boeing 737 itu mulai dioperasikan oleh K2 Airways pada 2024 dan merupakan satu-satunya armada yang dimiliki maskapai tersebut. K2 Airways menyatakan tengah bekerja sama penuh dengan Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan dan seluruh instansi pemerintah yang terlibat dalam investigasi.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Jika seluruh awak dinyatakan meninggal dunia, insiden ini akan menjadi kecelakaan pesawat fatal pertama di Pakistan sejak jatuhnya pesawat Pakistan International Airlines PIA 8303 di Karachi pada 2020 yang menewaskan 97 orang. Pemerintah Pakistan telah memerintahkan otoritas penerbangan sipil, angkatan laut, dan angkatan udara mengerahkan seluruh sumber daya untuk mempercepat operasi pencarian dan penyelamatan. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan belasungkawa atas insiden tersebut dan menyebut peristiwa itu sebagai tragedi.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Upaya sedang dilakukan untuk menemukan awak pesawat yang hilang. Otoritas Penerbangan Sipil Pakistan (PAA) masih terus menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tersebut. Maskapai juga telah mengungkap identitas lima awak pesawat dan menyatakan terus mendoakan keselamatan mereka. Dengan kejadian ini, industri penerbangan diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan melakukan evaluasi terhadap armada pesawat yang beroperasi.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260709074707-4-749332/boeing-737-kecelakaan-usai-lepas-landas-puing-ditemukan-di-laut, without altering the facts of the original article.