Isu Retak dengan Farhan, Erwin: Asmul Tegaskan Fokus pada Visi Misi, Warga Berharap Tak Ada Dampak

Isu retak antara Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dan wakilnya, Erwin, terus berembus. Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi, menegaskan bahwa pihaknya fokus untuk memastikan visi misi Farhan dan Erwin betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat. “Kami fokus bagaimana peran pemerintah kota dampaknya dirasakan oleh masyarakat, itu yang harusnya menjadi poin penting,” ujarnya.

Apa yang Terjadi?

Erwin mengaku tidak dilibatkan dalam urusan pemerintahan oleh Farhan sejak resmi menjabat sebagai wakil wali kota pada 20 Februari 2025. Menurutnya, hampir seluruh kebijakan strategis Pemkot Bandung, mulai dari penyusunan anggaran hingga program kerja daerah, tidak pernah dibahas bersama dirinya. Hal ini sontak membuat sejumlah warga Kota Bandung menyoroti kondisi tersebut.

Warga asal Rancasari, Irsan Septia Nurahman, mengatakan bahwa jika melihat kondisi yang ada, keduanya memang terlihat saling unjuk diri dan seperti berlomba punya citra diri di hati masyarakat. “Bukannya saling menuntaskan persoalan Kota Bandung yang begitu banyak dan kompleks. Seperti banjir, macet, begal, dan kriminalitas lainnya,” ujarnya.

Mengapa dan Dampak

Mengapa kondisi ini terjadi? Menurut Irsan, hal-hal yang terjadi seperti semakin nyata terlihat tidak sehat di mata publik. Harusnya pejabat bukan berlomba membangun citra, tetapi pejabat harus fokus melayani dan mapping menyelesaikan persoalan publik. “Keduanya harusnya bekerja sama untuk menyelesaikan masalah Kota Bandung, bukan malah sibuk dengan citra diri sendiri,” katanya.

Dampak dari kondisi ini? Menurut Asep, pihaknya tidak ingin kondisi ini berdampak pada kinerja pemerintah kota. “Harapan saya insya Allah kalau dengan kedewasaan semua sih bisa memberikan yang terbaik lah buat masyarakat,” katanya. Pihaknya akan terus fokus untuk memastikan visi misi Farhan dan Erwin betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kota Bandung masih memiliki banyak persoalan yang harus diselesaikan. Dari banjir, macet, hingga kriminalitas. Oleh karena itu, pemerintah kota harus bekerja keras untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut. “Kami akan terus mengawasi dan memastikan bahwa pemerintah kota bekerja untuk kepentingan masyarakat,” kata Asep.

Masyarakat Kota Bandung berharap bahwa pemerintah kota dapat bekerja sama untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada. “Kami tidak ingin melihat pejabat yang berlomba membangun citra, tetapi kami ingin melihat pejabat yang bekerja untuk kepentingan masyarakat,” kata Irsan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/metro-bandung/1177882/isu-panas-farhan-erwin-asmul-tetap-fokus-ke-visi-misi-warga-berharap-jangan-sampai-retak, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *