Sinner Cetak Sejarah, Lolos ke Perempat Final Wimbledon untuk Kelima Kalinya
Jannik Sinner Cetak Sejarah di Wimbledon
Jannik Sinner, petenis nomor satu dunia, mencetak sejarah dengan menjadi petenis ke-11 pada era modern yang mencapai perempat final Wimbledon untuk kelima kalinya secara beruntun. Sinner memastikan tempat di perempat final setelah mengalahkan petenis kualifikasi asal Jepang, Shintaro Mochizuki, dengan skor 6-3, 7-6(0), 6-3 pada babak keempat Wimbledon 2026.
Sinner tampil dominan sepanjang pertandingan, mencatatkan 44 winner dan menggagalkan seluruh lima break point yang dihadapi untuk meredam permainan variatif Mochizuki di lapangan rumput. Kemenangan ini membawa Sinner memiliki catatan menang-kalah 24-4 di Wimbledon.
APA YANG TERJADI
Pada pertandingan babak keempat Wimbledon, Sinner menghadapi Mochizuki untuk pertama kalinya. Sinner sempat menyelamatkan satu break point pada gim kedua sebelum mematahkan servis lawannya dua kali untuk merebut set pembuka. Setelah atap Centre Court ditutup saat kedudukan 4-4 pada set kedua, petenis Italia itu mendominasi tie-break tanpa kehilangan satu poin.
Sinner kemudian memastikan kemenangan dengan satu break lebih awal pada set ketiga. Pertandingan tersebut berlangsung selama dua jam 25 menit. “Dia sangat menyulitkan, terutama di permukaan ini. Permainannya sangat cocok karena posturnya rendah. Namun secara keseluruhan saya mencoba bermain sedikit lebih agresif,” ujar Sinner.
MENGAPA & DAMPAK
Kemenangan ini memiliki dampak besar bagi Sinner, terutama dalam usahanya mempertahankan gelar juara Wimbledon. Sinner menjadi petenis ke-11 pada era modern yang mencapai perempat final Wimbledon untuk kelima kalinya secara beruntun. Di antara petenis yang masih aktif, ia menjadi yang kedua setelah juara tujuh kali Novak Djokovic yang menorehkan pencapaian tersebut.
Pada perempat final, Sinner akan menghadapi Jan-Lennard Struff, yang lolos ke delapan besar setelah Hubert Hurkacz mengundurkan diri ketika Struff memimpin 3-6, 6-7(5), 7-6(2), 7-5, 4-2 pada babak keempat. “Dia pemain yang sangat agresif dan memiliki servis yang sangat keras. Kita lihat nanti. Yang terpenting sekarang adalah beristirahat dan memikirkan pertandingan itu besok,” ujar Sinner.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Sinner masih harus menempuh jalan panjang untuk mencapai gelar juara Wimbledon kedua kalinya. Namun, dengan performa yang semakin meyakinkan, Sinner menjadi salah satu kandidat kuat untuk mengangkat trofi juara. Dengan catatan menang-kalah yang impresif di Wimbledon, Sinner diharapkan dapat terus menunjukkan performa yang baik di turnamen ini.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5636560/sinner-melaju-ke-perempat-final-wimbledon-untuk-kelima-kali-beruntun, without altering the facts of the original article.