China Tanam 66 Miliar Pohon, Rekor Penanaman Pohon Terbesar di Dunia
China telah melakukan upaya besar-besaran dalam merespon fenomena perubahan iklim dengan menanam sekitar 66 miliar pohon dalam 50 tahun terakhir melalui proyek Great Green Wall. Proyek ini dimulai pada tahun 1978 dan bertujuan untuk menciptakan hutan buatan terbesar di dunia. Hutan buatan ini memiliki dampak signifikan dalam merespon perubahan iklim.
Proyek Great Green Wall: Sebuah Upaya Besar-Besaran
Proyek Great Green Wall adalah sebuah upaya besar-besaran yang dilakukan oleh China untuk mengatasi masalah perubahan iklim. Sejak 1978, proyek ini telah menanam sekitar 66 miliar pohon, menciptakan hutan buatan terbesar di dunia. Hutan buatan ini memiliki luas sekitar 76.700 hektare, dengan 82% tutupan hijau hasil puluhan tahun penghijauan.
Apa yang Terjadi: Fakta dan Kronologi
Proyek Great Green Wall dimulai pada tahun 1978 dan telah berlangsung selama 50 tahun. Dalam waktu tersebut, China telah menanam sekitar 66 miliar pohon, menciptakan hutan buatan terbesar di dunia. Hutan buatan ini memiliki dampak signifikan dalam merespon perubahan iklim. Seorang ahli ekologi lanskap di Universitas Peking, Yuhang Luo, berupaya mencari perbedaan dari hutan buatan ini dengan hutan alami.
Tim peneliti mempelajari keanekaragaman spesies, kepadatan pohon dan usia serta dampaknya pada peningkatan Co2 dan perubahan iklim. Untuk melakukan pelacakan, mereka menggunakan data satelit untuk melacak indeks luas daun, kepadatan kanopi dan penyerapan karbon. Dari hasil analisis ditemukan hutan buatan 66% lebih cepat untuk meningkatkan luas daun dari hutan alami.
Mengapa dan Dampak: Konteks dan Latar Belakang
Proyek Great Green Wall dilakukan sebagai upaya untuk merespon fenomena perubahan iklim. China berupaya untuk mengurangi dampak perubahan iklim dengan menciptakan hutan buatan terbesar di dunia. Hutan buatan ini memiliki dampak signifikan dalam merespon perubahan iklim, seperti meningkatkan luas daun dan penyerapan karbon.
Namun, Luo tetap menekankan keunggulan hutan alami soal penyimpanan karbon dan ketahanan dalam jangka panjang. “Hutan tanaman bisa menjadi alat ampuh dalam jangka pendek untuk menyerap karbon, namun keunggulan ini bersifat sementara. Untuk penyimpanan karbon jangan panjang dan ketahanan, hutan alami tidak tergantikan,” jelasnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Proyek Great Green Wall akan tetap dijalankan dengan pembangunan 34 miliar pohon lagi pada pertengahan abad. Upaya ini diharapkan dapat membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Dengan demikian, manusia dapat memanfaatkan penanaman hutan baru sebagai cara mengurangi dampak perubahan iklim. China akan terus melakukan upaya besar-besaran untuk merespon fenomena perubahan iklim dan menciptakan hutan buatan terbesar di dunia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260706035515-37-748216/china-tanam-66-miliar-pohon-hijau-lebih-cepat-dibanding-hutan-alami, without altering the facts of the original article.