Detik-Detik Horor Penganiayaan Oknum Polisi, Korban: Mama, Suntik Mati Saya
Detik-Detik Horor Penganiayaan Oknum Polisi
Penganiayaan yang dialami oleh seorang wanita, MAN, yang merupakan korban oknum polisi, masih meninggalkan trauma mendalam bagi keluarganya. Ibu korban, Sri, tak mampu menahan air mata saat menceritakan kondisi psikologis anaknya yang kini masih dalam proses pemulihan. Kasus penganiayaan ini telah dilaporkan ke polisi dan kini sedang dalam proses penyelidikan.
Momen Penentu di Menit Akhir
Sri pun membawa putrinya ke kantor kuasa hukum perwakilan Hotman 911 di kawasan Pancuran, Kota Cirebon, Jumat (3/7/2026) petang. Di tempat ini, Sri tak mampu menahan air mata saat menceritakan kondisi psikologis anaknya. Menurut Sri, putrinya pernah menyampaikan kalimat yang membuat hatinya hancur. “Dia tuh sampai pernah ngomong gini sama saya. ‘Mama…’ Saya bilang, ‘Apa, Nduk?’ Terus dia bilang, ‘Mama punya suntikan buat MAN aja? Buat suntikan mati’,” ujar Sri sambil menahan tangis.
Apa yang Terjadi
Mendengar ucapan tersebut, Sri mengaku berusaha menguatkan putrinya agar tetap bertahan demi anak semata wayangnya yang masih berusia empat tahun. “Saya bilang, ‘Kamu enggak kasihan sama (anak kamu)? (Dia) tuh masih ingin sesosok seorang ibu. Kalau enggak ada kamu sama siapa? Mama udah tua, kasihan, anak harus sama mamanya’,” ucapnya. Tangis Sri kembali pecah ketika mengingat kondisi putrinya saat pertama kali melihat langsung luka yang dialami MAN. Ia mengaku hampir pingsan karena tidak sanggup melihat kondisi anaknya saat itu.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Sri mengatakan, saat itu dirinya hanya bisa menangis melihat putrinya datang ke rumahnya dalam kondisi memprihatinkan. “Dia bilang, ‘Mama jangan menangis.’ Ya menangis, anak saya kayak gini masa enggak menangis,” katanya. Sebagai seorang ibu, Sri mengaku tidak pernah menyangka putrinya akan mengalami kondisi seperti sekarang. Apalagi, selama ini MAN dikenal sebagai sosok yang sehat dan ceria.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kasus penganiayaan yang dialami oleh MAN menjadi sorotan masyarakat luas. Banyak yang mempertanyakan keamanan dan perlindungan yang diberikan oleh oknum polisi. Kasus ini juga menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Bagi Sri, kasus ini juga menjadi pengingat bahwa sebagai orang tua, kita harus selalu menjaga dan melindungi anak-anak kita.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Sri juga mengaku sempat memiliki firasat ada sesuatu yang tidak beres dalam hubungan putrinya dengan pria yang kini dilaporkan ke polisi. Kasus penganiayaan ini masih dalam proses penyelidikan dan Sri berharap agar oknum polisi yang terlibat dapat dihukum seberat-beratnya. Bagi Sri, yang terpenting saat ini adalah memulihkan kondisi anaknya dan memastikan bahwa anaknya dapat hidup dengan normal kembali.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/cirebon/1177574/mama-suntik-mati-man-saja-jeritan-pilu-korban-penganiayaan-oknum-polisi-di-cirebon, without altering the facts of the original article.